Maknai Lebaran, Menteri Susi Berusaha Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Laut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti mengadakan open house pada hari kedua Lebaran 2019 di Kompleks Widya Chandra, Senayan, Jakarta Selatan.

Susi berharap momentum Lebaran dapat merekatkan masyarakat untuk membangun bangsa Indonesia.

"Saya pikir harus kita jaga tradisi kebersamaan seperti ini karena dalam community itu harus to have something untuk seseorang, karena kalau tidak ya maka hidup tidak ada artinya. Orang jadi punya semangat, spirit, excitement, maka mereka bisa bahagia. Puluhan juta orang sehat maka bangsa ini akan sehat," paparnya kepada wartawan, Kamis, (6/6).

Lebih lanjut Susi berpesan kepada masyarakat dengan Lebaran semoga jiwa 'mindset'-nya lebih sehat, senang.

"Saya berharap akan merekatkan seluruh bangsa ini ke depan membangun Indonesia," tambah dia.

Menteri Susi memaknai lebaran sebagai kesempatan untuk tingkatkan pengelolaan sumber daya laut
Menteri Susi memaknai lebaran sebagai kesempatan untuk meningkatkan pengelolaan sumber daya laut (Foto: antaranews)

Menteri Susi berkeinginan membenahi kinerja PNS di jajarannya agar sektor kelautan dan perikanan nasional makin melesat.

"Saya ingin membawa birokrasi ke level good governance (tata kelola pemerintahan yang baik)," kata Susi.

Menurut Susi, saat ini sejumlah program seperti golden shake hand atau terkait dengan permintaan pensiun dini juga masih belum terekrut dengan baik.

Susi Pudjiastuti mengemukakan, pihaknya ingin merekrut lulusan yang mendapatkan nilai cum laude.

"Ini untuk memperbaiki kualitas PNS," kata Susi.

Selain itu, ia berencana membuat sistem akselerasi atau percepatan sehingga pegawai muda yang baru dan berkualitas dapat naik tingkat dengan baik dan cepat.

Hal tersebut dinilai akan memperbaiki kinerja Kementerian Kelautan dan Perikanan sehingga makin baik dalam melakukan pembenahan atau reformasi sektor kelautan dan perikanan nasional.

"Saya belajar bahwa bekerja di perusahaan sendiri dan di pemerintah berbeda," ucapnya.

Menteri Susi berencana membenahi kinerja PNS di lingkungan KKP
Menteri Susi berencana untuk membenahi kualitas dan kinerja PNS di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) (Foto: antaranews)

Ia juga mengatakan sudah ada 30 kapal yang telah diputus bersalah oleh pengadilan dan bekekuatan hukum tetap.

"Masih ada (penenggelaman kapal) di beberapa tempat. Ada di Batam, Tarempa, Natuna, Bitung, dan Pontianak juga ada," ujar Susi.

Menurutnya, jumlah kapal yang ditenggelamkan kemungkinan bertambah dalam sebulan ke depan apabila sudah ada putusan pengadilan. Saat ini, tuturnya, ada sekitar 90 kasus kapal bermasalah yang masih menjalani sidang di pengadilan Indonesia.

"Ada 90 yang belum inkracht (berkekuatan hukum tetap) kemarin. Kalau bulan ini selesai 30 yah berarti 60 kapal lagi," ujarnya.

BACA JUGA: Isi Liburan di Yogyakarta, Presiden Jokowi Ajak Jan Ethes ke Mal

AHY dan Ibas Bersilaturahmi ke Kediaman Ibu Sinta Nuriyah

Susi yang terkenal sebagai penenggelam kapal, memang telah menyatakan perang terhadap pelaut asing yang mencuri ikan dari laut Indonesia.

Menteri Susi juga berharap agar laut Indonesia menjadi lebih baik, berkualitas dan bermanfaat. Sehingga bisa dinikmati semua lapisan rakyat Indonesia. Caranya, dengan menjaga bersama dan mengelolanya dengan baik.(Knu)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH