Makna Paskah Bagi Sekjen PDIP Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (4/8).Foto: MP/Ponco

MerahPutih.com - Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memiliki kesan tersendiri saat perayaan Paskah bagi seluruh umat Kristiani.

Hasto menyatakan, peringatan Tri Hari Suci Paskah tidak hanya mengungkapkan karya penyelamatan Allah melalui jalan pengorbanan penuh kasih Yesus Kristus.

Baca Juga

Soal Impor Beras, Sekjen PDIP Serang Mendag M. Luthfi

Perayaan Paskah sekaligus jalan pembebasan dan solidaritas bagi sesama manusia agar hidup digerakkan oleh cinta dan semangat berkorban.

"Semangat ini sangat penting bagi seluruh bangsa Indonesia yang saat ini sedang berjuang menghadapi pandemi COVID-19," kata Hasto kepada wartawan, Minggu (4/4)

Bagi PDIP, di tengah berbagai dampak pandemi terhadap kehidupan, khususnya di bidang perekonomian, maka memerjuangkan kepentingan umum, berkorban bagi kepentingan bangsa dan negara, sangat penting.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (4/8).Foto: MP/Ponco
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (4/8).Foto: MP/Ponco

Langkah ini agar bangsa Indonesia secara bergotong royong bisa secepatnya mengatasi pandemi tersebut.

PDIP menyatakan peringatan Paskah, sama halnya dengan peringatan hari-hari besar agama lainnya, menggelorakan semangat untuk menebar kebaikan di Indonesia.

Hasto yakin, di dalam Pancasila itulah, bangsa Indonesia saling menghormati, penuh toleransi, dan menjalankan seluruh tradisi keagamaan dan kepercayaan pada Tuhan.

"Ini sesuai dengan tradisi kebudayaan bangsa," pungkas Hasto Kristiyanto. (Knu)

Baca Juga

Jokowi Disebut Bakal Disuntik Vaksin Rabu Depan, Ini Kata Sekjen PDIP

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
TransJakarta Hadirkan JAK 88 Tanjung Priok - Ancol Barat
Indonesia
TransJakarta Hadirkan JAK 88 Tanjung Priok - Ancol Barat

Di sepanjang rute terdapat sekitar 60 titik pemberhentian bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanannya baik untuk pulang maupun pergi.

Euforia Berlebihan Pemenang Pilkada Serentak Picu Gangguan Keamanan
Indonesia
Euforia Berlebihan Pemenang Pilkada Serentak Picu Gangguan Keamanan

Sebab, euforia yang berlebihan bisa menimbulkan gangguan keamanan. Apalagi, saat ini sedang dalam keadaan Pandemi COVID-19.

Cek Kemanjuran Vaksin COVID-19 Sinovac, Darah Relawan Uji Klinis Dicek Balitbangkes
Indonesia
Cek Kemanjuran Vaksin COVID-19 Sinovac, Darah Relawan Uji Klinis Dicek Balitbangkes

Pemilihan vaksin COVID-19 harus memenuhi beberapa faktor, antara lain, memenuhi unsur keamanan, harus cepat, dan harus juga mandiri.

Jakarta Diprakirakan Hujan Disertai Petir, Masyarakat Diminta Waspada
Indonesia
Jakarta Diprakirakan Hujan Disertai Petir, Masyarakat Diminta Waspada

Pada malam hingga dini hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan berawan

Dinkes DKI Temukan 33 Kasus COVID-19 Varian Baru Masuk Jakarta
Indonesia
Dinkes DKI Temukan 33 Kasus COVID-19 Varian Baru Masuk Jakarta

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menemukan sebanyak 33 kasus COVID-19 varian baru yang masuk ke ibu kota.

Berkendara di Jakarta Tetap Diwajibkan Bawa STRP
Indonesia
Berkendara di Jakarta Tetap Diwajibkan Bawa STRP

Setiap hari di masa formal ada ratusan ribu kendaraan bergerak masuk ke Jakarta

Jokowi: Vaksinasi untuk Anak-anak Segera Dimulai
Indonesia
Jokowi: Vaksinasi untuk Anak-anak Segera Dimulai

Vaksinasi kepada anak-anak diberikan karena belakangan ini jumlah anak-anak tertular COVID-19 semakin meningkat.

Pelajar Ditangkap karena Ikut Demo, Kapolda Metro Panggil Seluruh Kepala Sekolah
Indonesia
Pelajar Ditangkap karena Ikut Demo, Kapolda Metro Panggil Seluruh Kepala Sekolah

Kepolisian mengamankan sekitar 2.667 orang yang didominasi 70% para pelajar dari Bogor, Subang, Jakarta, Bekasi, Tangerang, maupun Cilegon dalam demonstrasi menolak Undang-undang Cipta Kerja

Satgas COVID-19 Mewanti-wanti Gelombang Kedua COVID-19
Indonesia
Satgas COVID-19 Mewanti-wanti Gelombang Kedua COVID-19

Doni meminta agar seluruh daerah mengantisipasi lonjakan mobilitas warga dalam jumlah besar