MAKI Nilai Ketua KPK Berpotensi Langgar UU Temui Lukas Enembe Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Boyamin Saiman. ANTARA/Nikolas Panama

MerahPutih.com - Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menilai tidak ada yang salah dengan momen keakraban yang ditunjukkan Ketua KPK Firli Bahuri saat mendampingi penyidik memeriksa Gubernur Papua Lukas Enembe, namun tindakan itu berpotensi melanggar aturan UU KPK.

“Undang-Undang KPK yang baru maupun lama Pasal 36 bahwa pimpinan KPK dilarang bertemu dengan orang-orang yang sedang diperiksa KPK dan bahkan itu ancaman hukumannya lima tahun,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman, dikutip dari Antara, Kamis (3/11).

Baca Juga:

Ketua KPK Pimpin Langsung Pemeriksaan Lukas Enembe

Menurut Boyamin, Pasal 36 tidak terlalu berlaku tetapi bisa jadi perdebatan karena Firli sebagai pimpinan KPK tidak boleh bertemu terperiksa, baik saksi ataupun tersangka karena tidak pernah ada sejarah pimpinan KPK menemui orang yang diperiksa di ruangan-ruangan di kantor antirasuah itu.

Pimpinan KPK, kata dia, hanya memantau dari laptop dan internet saja.

“Artinya bisa diduga melanggar Pasal 36 bahwa pimpinan KPK dilarang menemui terperiksa baik dalam saksi maupun tersangka. Apalagi (Lukas Enembe) ini tersangka,” ujarnya.

Melihat peristiwa itu, Boyamin berpendapat bahwa Firli Bahuri memahami ketentuan pasal-pasal di UU KPK lama yang menyebutkan bahwa pimpinan KPK adalah penyidik dan penuntut. Sedangkan dalam UU Revisi KPK Nomor 19 Tahun 2019 (UU Nomor 30 Tahun 2002) ketentuan itu tidak dihapus.

“Ini Pak Firli kapasitasnya bukan sebagai penyidik lagi, meskipun dia memang polisi, tetapi secara undang-undang dia bukan penuntut dan penyidik lagi. Jadi tidak ada urgensinya sebenarnya menemui Lukas Enembe,” katanya.

Baca Juga:

Johanis Tanak Resmi Jabat Wakil Ketua KPK

Boyamin mengartikan pertemuan Firli Bahuri dengan Lukas Enembe dalam rangka mendampingi penyidik dan tim kesehatan melakukan pemeriksaan sebagai kabar gembira bahwa Ketua KPK akan mengembalikan UU KPK yang lama dengan mengurus dan memperjuangkan pembatalan revisi UU KPK.

“Saya sangat gembira dengan adanya berita Pak Firli bertemu dengan Lukas Enembe hari ini karena ini artinya Pak Firli setuju kembali ke UU KPK yang lama berarti setuju UU KPK Nomor 19 Tahun 2019 dibatalkan,” katanya.

Menurut Boyamin, alasannya bahwa UU KPK lama yang mengatakan pimpinan KPK adalah penyidik dan penuntut.

“Artinya Pak Firli boleh datang ke tempatnya Lukas Enembe bersama penyidik dalam konteks sebagai penyidik, itu artinya harus kembali ke UU lama,” kata Boyamin.

Untuk itu, Boyamin akan meminta Firli Bahuri memperjuangkan pembatalan revisi UU KPK untuk mengesahkan tindakannya hari ini (Kamis) bertemu Lukas Enembe sebagai tim dari rombongan penyidik. (*)

Baca Juga:

MAKI Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kardus Durian

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Airlangga Bertemu Prabowo Bahas Strategi dan Sinergi
Indonesia
Airlangga Bertemu Prabowo Bahas Strategi dan Sinergi

Airlangga mengaku pertemuannya dengan Prabowo membahas seputar isu-isu global dan tantangan yang sedang dihadapi dunia

Demokrat DKI Nilai Kenaikan BBM Bersubsidi Bikin Rakyat Semakin Sengsara
Indonesia
Demokrat DKI Nilai Kenaikan BBM Bersubsidi Bikin Rakyat Semakin Sengsara

"BBM bersubsidi ini digunakan secara luas oleh masyarakat kecil, baik angkutan umum, pengemudi ojek online, nelayan dan lainnya. Naiknya harga BBM bersubsidi akan menghasilkan kesengsaraan pada masyarakat menengah ke bawah," katanya.

PRJ 2022 Sudah Dibuka, Berikut Jadwal Band dan Penyanyi yang Tampil
Indonesia
PRJ 2022 Sudah Dibuka, Berikut Jadwal Band dan Penyanyi yang Tampil

Untuk menghibur masyarakat, PRJ menyajikan sejumlah band dan penyanyi papan atas Indonesia.

Jangan Cemas! Pasokan Minyak Goreng di Jakarta Dikirim Sepekan Dua Kali
Indonesia
Jangan Cemas! Pasokan Minyak Goreng di Jakarta Dikirim Sepekan Dua Kali

Mendag Lutfi telah memutuskan untuk merubah kebijakan domestic market obligation (DMO) minyak goreng dari yang sebelumnya 20 persen menjadi 30 persen.

NATO Gelar Pertemuan Bikin Kesepakatan Kirim Tambahan Senjata Bagi Ukraina
Dunia
NATO Gelar Pertemuan Bikin Kesepakatan Kirim Tambahan Senjata Bagi Ukraina

Ukraina dikabarkan memerlukan 1.000 howitzer, 500 tank dan 1.000 pesawat nirawak (drone), dan senjata berat lain.

Jokowi Puji Sinergisitas Pusat dan Daerah dalam Penanganan COVID-19
Indonesia
Jokowi Puji Sinergisitas Pusat dan Daerah dalam Penanganan COVID-19

Jokowi menyampaikan apresiasi kepada anak buahnya dalam menangani pandemi COVID-19.

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan
Indonesia
BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan

Berlanjut pada siang harinya, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan mengguyur Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Barat.

Jusuf Kalla Kaget Dengar Ferry Mursyidan Meninggal
Indonesia
Jusuf Kalla Kaget Dengar Ferry Mursyidan Meninggal

"Saya ketemu di acara Palang Merah, dan dia masih sehat. Saya kaget waktu dikabari dia sudah meninggal. Saya mendapat kabar pas baru pulang Salat Jumat," kata JK kepada wartawan.

149 Orang Meninggal di Pesta Halloween Itaewon, Termasuk 2 Warga Asing
Dunia
149 Orang Meninggal di Pesta Halloween Itaewon, Termasuk 2 Warga Asing

Presiden Yoon Suk Yeol mengadakan pertemuan darurat di pusat manajemen krisis kantor kepresidenan. Presiden kemudian pindah ke Balai Kota Seoul.

Jokowi Turun Langsung Kunjungi Kasus Stunting yang Tinggi di NTT
Indonesia
Jokowi Turun Langsung Kunjungi Kasus Stunting yang Tinggi di NTT

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi prioritas penanganan stunting dengan prevalensi 37,8 persen di tahun 2021. Presiden Joko Widodo mengunjungi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melihat kondisi warga disana.