MAKI Minta Lili Pintauli Mengundurkan Diri dari KPK Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat menjalani sidang pembacaan putusan pelanggaran etik di hadapan majelis etik di gedung KPK Jakarta, Senin (30/8) (Humas KPK)

MerahPutih.com - Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) meminta Lili Pintauli Siregar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua KPK.

Permintaan ini disampaikan MAKI menyusul putusan Dewan Pengawas (Dewas) KPK yang menyatakan Lili terbukti melanggar etik.

"Menghormati putusan Dewas KPK yang menyatakan Lili Pintauli Siregar bersalah melanggar kode etik berat dan sanksi pemotongan gaji 40 persen selama 12 bulan," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman dalam keterangannya, Senin (30/8).

Baca Juga:

Lili Pintauli Masih Kantongi Rp 87 Juta Per Bulan Meski Gaji Dipotong 40 Persen

Boyamin menilai, putusan Dewas KPK belum memenuhi rasa keadilan masyarakat. Semestinya sanksi yang dijatuhkan terhadap Lili berupa pemecatan. Untuk itu, MAKI meminta Lili mengundurkan diri dari jabatannya demi kebaikan KPK dan upaya pemberantasan korupsi.

"MAKI meminta Lili Pintauli Siregar untuk mengundurkan diri dari pimpinan KPK demi kebaikan KPK dan demi kebaikan pemberantasan korupsi serta demi kebaikan NKRI," tegas dia.

Boyamin melanjutkan, pengunduran diri Lili Pintauli untuk menjaga kehormatan KPK. Ia khawatir tanpa pengunduran diri, pelanggaran etik yang dilakukan Lili akan menjadi noda yang selalu menyandera KPK.

"Sehingga KPK akan kesulitan melakukan pemberantasan korupsi," pungkasnya.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. (Antara/HO-Humas KPK)
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. (Antara/HO-Humas KPK)

Diketahui, Dewas KPK memutuskan Lili Pintauli terbukti bersalah melakukan pelanggaran kode etik. Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean menegaskan mantan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) itu juga dijatuhi sanksi berat berupa pemotongan gaji pokok 40 persen selama 12 bulan.

"Mengadili menyatakan terperiksa lili pintauli siregar bersalah melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku berupa penyalahgunaan pengaruh pimpinan KPK untuk kepentingan pribadi dan berhubungan langsung dengan pihak yang perkaranya sedang ditangani oleh KPK," kata Tumpak saat membacakan amar putusan, Senin (30/8).

Baca Juga:

Pemkot Yogyakarta Operasikan Mobil Vaksinasi Keliling di Seluruh Kecamatan

Dalam menjatuhkan sanksi Dewas KPK mempertimbangkan hal meringankan dan memberatkan. Untuk hal meringankan Lili dianggap mengakui perbuatannya dan belum pernah dijatuhi sanksi etik. Sementara untuk hal yang memberatkan Lili disebut tidak menunjukkan penyesalan atas perbuatannya.

"Terperiksa selaku pimpinan KPK seharusnya menjadi contoh dan teladan dalam pelaksanaan IS KPK. Namun terperiksa melakukan sebaliknya," kata anggota Dewas KPK Albertina Ho. (Pon)

Baca Juga:

Langgar Kode Etik, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Terima Putusan Dewas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gibran Hentikan Pembelajaran Tatap Muka Selama Sepekan
Indonesia
Gibran Hentikan Pembelajaran Tatap Muka Selama Sepekan

Penyebaran COVID-19 di Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah melonjak dalam beberapa hari terakhir.

Pasien COVID-19 Bertambah 1.954
Indonesia
Pasien COVID-19 Bertambah 1.954

Kasus positif COVID-19 di tanah air kembali bertambah. Tercatat pada 29 September 2021 bertambah 1.954 kasus.

Pemerintah Kejar Target 10 Ribu Kasus COVID-19 per Hari di Bulan Agustus
Indonesia
Pemerintah Kejar Target 10 Ribu Kasus COVID-19 per Hari di Bulan Agustus

Pemerintah mengejar target penurunan laju penurunan 10 ribu kasus COVID-19 per hari di bulan Agustus dengan meningkatkan 3T testing, tracing, dan treatment.

1,4 Juta Toko di Jakarta Sudah Gunakan QR Code Buat Transaksi
Indonesia
1,4 Juta Toko di Jakarta Sudah Gunakan QR Code Buat Transaksi

Bank sentral mengakui masih mengalami sejumlah kendala penerapan QRIS di DKI Jakarta, di antaranya terkait sinyal terutama usaha yang berada di lantai bawah tanah. Sehingga, BI bikin penguat sinyal.

BMKG Perkirakan Kota-Kota Ini Alami Hujan Disertai Petir
Indonesia
BMKG Perkirakan Kota-Kota Ini Alami Hujan Disertai Petir

Kisaran suhu di kota-kota tersebut ada pada skala 23 sampai 34 derajat celcius

Logo Halal Tuai Kontroversi, Gus Choi Sarankan Diubah Lagi Sesuai Keinginan Publik
Indonesia
Logo Halal Tuai Kontroversi, Gus Choi Sarankan Diubah Lagi Sesuai Keinginan Publik

Perubahan logo halal yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) menuai kontroversi di masyarakat.

Bangun Pintu Air Rp80 Miliar, Menteri Basuki Janjikan Solo Tidak Banjir
Indonesia
Bangun Pintu Air Rp80 Miliar, Menteri Basuki Janjikan Solo Tidak Banjir

Nantinya, akan ada enam pompa dapat dioperasikan untuk memompa air dari Kali Pepe dimana lima diantaranya pompa utama dan satu pompa cadangan.

Lakukan Gelar Perkara Kedua Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi: Akan Ada Tersangka Baru
Indonesia
Lakukan Gelar Perkara Kedua Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi: Akan Ada Tersangka Baru

Gelar perkara kedua yang fokus pada dua pasal tersebut merupakan tindak lanjut dari gelar perkara pertama

Pemerintah Gelar Sayembara Perancangan Istana Wapres sampai Kompleks Peribadatan IKN
Indonesia
Pemerintah Gelar Sayembara Perancangan Istana Wapres sampai Kompleks Peribadatan IKN

Pemerintah mengajak partisipasi publik dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

KPK Periksa Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Periksa Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Azis bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap penanganan perkara yang menjerat mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju.