MAKI Minta KPK Usut Delapan Orang Dalam Azis Syamsuddin Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin memakai rompi jingga usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

MerahPutih.com - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut orang kepercayaan mantan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin.

Diketahui dalam persidangan perkara dugaan suap penanganan perkara kasus Tanjungbalai terungkap fakta, Azis memiliki delapan orang dalam di KPK.

"Iya (akan minta KPK usut orang kepercayaan Azis Syamsuddin)," kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman saat dikonfirmasi, Selasa (5/9).

Baca Juga

Permainan Golkar Untuk Azis Syamsuddin

Boyamin menduga, mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju tidak bermain sendiri dalam penanganan kasus dugaan suap Tanjungbalai. Dia menduga, ada keterlibatan pihak lain yang membantu permainan Robin.

"Rasanya tidak mungkin bermain sendiri, tapi aku belum punya bukti siapa-siapa lainnya," ujar Boyamin.

Sebelumnya Azis Syamsuddin disebut mempunyai delapan orang dalam di KPK. Kedelapan orang tersebut diduga bertugas untuk mengamankan perkara yang berkaitan dengan mantan Wakil Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Hal tersebut diketahui dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Sekretaris Daerah Tanjungbalai Yusmada. BAP dimaksud berisi percakapan antara Yusmada dengan Wali Kota Tanjungbalai nonaktif, M. Syahrial, yang dibacakan jaksa dalam persidangan dengan terdakwa Stepanus Robin Pattuju dan Maskur Husain, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (4/10).

Ketua DPR RI Azis Syamsuddin di gedung KPK (Ist)
Mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin di gedung KPK (Ist)

"BAP Nomor 19, paragraf 2, saudara menerangkan bahwa M. Syahrial mengatakan dirinya bisa kenal dengan Robin karena dibantu dengan Azis Syamsuddin Wakil Ketua DPR RI karena dipertemukan di rumah Azis di Jakarta. M. Syahrial juga mengatakan bahwa Azis punya 8 orang di KPK yang bisa digerakkan oleh Azis untuk kepentingan Azis, OTT atau amankan perkara. Salah satunya Robin," kata Jaksa.

Jaksa kemudian menanyakan maksud dalam BAP tersebut, terutama terkait dengan tujuan mengamankan perkara.

"Perkara apa?" tanya jaksa.

"Enggak ada disampaikan," jawab Yusmada.

Baca Juga

Azis Syamsuddin Disebut Punya 8 Orang Dalam di KPK

Yusmada menerangkan informasi tersebut keluar dari mulut Syahrial. Ia mengaku tidak mendalami lebih lanjut.

"Cuma ngomong untuk kepentingan Azis Syamsuddin aja?," lanjut jaksa.

"Iya pak," ujar Yusmada. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gerindra Apresiasi Sandiaga dan Jokowi soal Penyelenggaraan MotoGP Mandalika
Indonesia
Gerindra Apresiasi Sandiaga dan Jokowi soal Penyelenggaraan MotoGP Mandalika

"Kita semua patut ucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan juga Pak Sandi sebagai Menteri Pariwisata karena komitmennya NTB menjadi daerah tujuan wisata utama para turis dan wisatawan lokal," ujarnya

Demokrat: Istana Beralih Fungsi Jadi Markas Paguyuban Parpol Pro Jokowi
Indonesia
Demokrat: Istana Beralih Fungsi Jadi Markas Paguyuban Parpol Pro Jokowi

"Saya tidak faham, apakah Istana sudah beralih fungsi menjadi markas paguyuban parpol pendukung Jokowi," kata Ketua DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution kepada wartawan, Kamis (26/8).

Pemerintah Dinilai Belum Punya Solusi Dampak Dihapusnya Tenaga Honorer
Indonesia
Pemerintah Dinilai Belum Punya Solusi Dampak Dihapusnya Tenaga Honorer

Menurut Netty, jika tidak segera dicarikan solusinya, maka penghentian nakes honorer, misalnya, akan berdampak pada kolapsnya pelayanan kesehatan masyarakat.

Anggota DPR Minta Wacana Legalisasi Ganja Perlu Kehati-hatian
Indonesia
Anggota DPR Minta Wacana Legalisasi Ganja Perlu Kehati-hatian

Wacana legalisasi ganja untuk kebutuhan medis sempat mencuat dan menuai pro kontra.

[HOAKS atau FAKTA]: Ramuan Daun Pepaya Tua dan Jahe Obat Ampuh Atasi Omicron
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Ramuan Daun Pepaya Tua dan Jahe Obat Ampuh Atasi Omicron

Daun pepaya tua maupun muda serta jahe, memang diketahui memiliki sifat sebagai imunostimulan

Mulai Hari Ini, 12 Produk Sawit dan Turunannya Hanya Boleh Dijual di Dalam Negeri
Indonesia
Mulai Hari Ini, 12 Produk Sawit dan Turunannya Hanya Boleh Dijual di Dalam Negeri

Presiden Joko Widodo meminta para pelaku usaha minyak sawit untuk lebih jernih dalam menyikapi kebijakan larangan ekspor minyak goreng dan bahan bakunya yang akan berlaku secara resmi mulai Kamis (28/4).

Jokowi Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet pada Bulan Ini
Indonesia
Jokowi Tanggapi Isu Reshuffle Kabinet pada Bulan Ini

"Belum, belum (ada reshuffle kabinet di Juni 2022)," kata Jokowi

DPR Minta Menhub Evaluasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat
Indonesia
DPR Minta Menhub Evaluasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Anggota Komisi V DPR RI, Irwan, mengkritik kenaikan harga tiket pesawat itu. Menurutnya, belum ada langkah konkret yang dilakukan pemerintah atas persoalan tersebut.

PT INKA Optimistis LRT Jabodebek Tetap Beroperasi Agustus 2022
Indonesia
PT INKA Optimistis LRT Jabodebek Tetap Beroperasi Agustus 2022

Keyakinan pencapaian target tersebut seiring dengan kesiapan dalam pengerjaan proyek LRT Jabodebek.

Indonesia Kebagian 100.051 Kuota Jamaah Haji Tahun Ini
Indonesia
Indonesia Kebagian 100.051 Kuota Jamaah Haji Tahun Ini

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan kuota jamaah haji untuk Indonesia pada penyelenggaraan ibadah haji 1443 Hijriah/2022 Masehi sebanyak 100.051 orang. Pemberangkatan jemaah haji ini merupakan yang pertama kali setelah dunia dihantam badai pandemi COVID-19 sejak 2020 lalu. Selama dua tahun, Indonesia tidak bisa memberangkatkan jemaah haji.