MAKI Apresiasi Jokowi Singgung Pemberantasan Korupsi dalam Pidatonya Presiden Joko Widodo meneriakkan salam kebangsaan "Merdeka" saat menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR, Selasa (16/8/2022). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj.

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengangkat soal pemberantasan korupsi dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022 di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (16/8).

“Saya kira ini menjadi sesuatu yang memang seharusnya, karena saya kira Presiden menyadari setelah pembangunan-pembangunan yang sifatnya masif seperti jalan tol, bendungan termasuk IKN, maka harus diikuti kemudian dengan penegakan hukum, termasuk khususnya pemberantasan korupsi,” kata Koordinator asyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) di Jakarta, Selasa (16/8).

Menurut Boyamin, pidato kenegaraan tahun ini berbeda dari pidato tahun-tahun sebelumnya, di mana Presiden menaruh perhatian khusus terhadap pemberantasan tindak pidana korupsi yang terus menjadi prioritas utama bagi aparat penegak hukum, kepolisian, kejaksaan dan KPK untuk terus bergerak.

Baca Juga:

Makna Baju Adat Paksian Jokowi di Sidang Tahunan

Pria asal Solo itu menilai, Presiden saat ini sangat peduli dan perhatian terhadap isu pemberantasan korupsi dengan menyebut capaian penanganan korupsi yang ditangani oleh aparat penegak hukum seperti kasus mega-korupsi Asabri, Jiwasraya, Garuda hingga BLBI yang cukup lama terkatung-katung penanganannya kini mulai disita aset-aset obligatornya.

“Saya kira pidato ini menjadi pemicu penegak hukum dan juga Satgas BLBI Kemenkuham untuk mencari lebih banyak lagi aset-aset terkait BLBI,” kata Boyamin, seperti dikutip Antara.

Di sisi lain, lanjut Boyamin, pidato Presiden menjadi pemicu bagi KPK, Kejagung dan kepolisian untuk semakin meningkatkan proses penegakan hukum pemberantasan korupsi, sekaligus pencegahan yang lebih sistemik, masif dan terukur.

Menurut dia, pencegahan korupsi selama ini hanya model trial by error atau sekedar coba-coba. Untuk itu, melalui pidato Presiden di Sidang Tahunan MPR RI tahun ini menjadi momentum, pemacu, pemicu sekaligus pelecut untuk penegakan hukum yang lebih berkeadilan dan juga berkepastian hukum serta kemanfaatan.

Karena, kata dia, dalam proses hukum korupsi yang utama adalah termasuk juga pemulihan kerugian (recovery asset) bukan sekedar memenjarakan orang.

“Saya memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada Pak Jokowi yang akhirnya ingat kembali bahwa pemberantasan korupsi adalah sesuatu yang utama dan harus diprioritaskan,” katanya.

Baca Juga:

Pidato Lengkap Jokowi Yang Singgung Krisis Global sampai Polarisasi Pemilu 2024

Boyamin berharap di sisa masa jabatan Presiden Jokowi betul-betul mengupayakan percepatan penanganan kasus hukum yang melindungi rakyat dari korupsi. Karena, korupsi adalah dimensinya seharusnya pada korban yaitu seluruh rakyat Indonesia, bukan semata-maka perlindungan terhadap pelaku yaitu azas praduga tak bersalah.

Presiden, kata Boyamin, harusnya menjadi panglima tertinggi pemberantasan korupsi.

“Karena Presiden diamanati untuk menjaga uang negara, uang rakyat digunakan semaksimal mungkin untuk kesejahteraan rakyat, rupiah demi rupiahnya untuk rakyat bukan dikorupsi dan memperkaya oknum pejabat,” kata Boyamin.

Presiden Joko Widodo dalam sidang tahunan MPR RI menyebutkan, keamanan, ketertiban sosial, dan stabilitas politik adalah kunci. Rasa aman dan rasa keadilan harus dijamin oleh negara, khususnya oleh aparat penegak hukum dan lembaga peradilan. Demikian juga dengan pemberantasan korupsi juga terus menjadi prioritas utama.

Untuk itu, Polri, Kejaksaan, dan KPK terus bergerak, lanjut Presiden, korupsi besar di Jiwasraya, ASABRI, dan Garuda berhasil dibongkar, dan pembenahan total telah dimulai. Penyelamatan aset negara yang tertunda, seperti kasus BLBI, terus dikejar, dan sudah menunjukkan hasil.

“Skor Indeks Persepsi Korupsi dari Transparansi Internasional, naik dari 37 menjadi 38 di tahun 2021. Indeks Perilaku Anti Korupsi dari BPS juga meningkat, dari 3,88 ke 3,93 di tahun 2022,” kata Jokowi saat berpidato pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022 di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa. (*)

Baca Juga:

APBN 2022 Surplus, Jokowi Berani Beri Subsidi Energi Rp 502 Triliun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PPN Resmi Naik Jadi 11 Persen, KSP Bilang untuk Kurangi Ketimpangan
Indonesia
PPN Resmi Naik Jadi 11 Persen, KSP Bilang untuk Kurangi Ketimpangan

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Edy Priyono mengklaim, kenaikan PPN sebesar 11 persen tersebut, sesuai prinsip bahwa pembayaran pajak termasuk PPN akan diredistribusikan kepada kelompok masyarakat kurang mampu dalam bentuk bantuan sosial.

Irjen Fadil Imran soal Pj Gubernur DKI: Saya Tidak Berminat, Catat Itu!
Indonesia
Irjen Fadil Imran soal Pj Gubernur DKI: Saya Tidak Berminat, Catat Itu!

"Saya tidak berminat. Catat itu!" ucap Fadil di Gedung BPMJ Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/5).

Pemprov DKI Upayakan Ketersediaan Minyak Goreng Jelang Ramadan
Indonesia
Pemprov DKI Upayakan Ketersediaan Minyak Goreng Jelang Ramadan

"Insya Allah kita berupaya terus pemerintah pusat pemerintah daerah bersama sama memastikan ketersediaan minyak goreng," ucap Riza di Jakarta, Selasa (29/3).

Irjen Napoleon Bantah Dirinya Koruptor lewat Surat Terbuka, Ini Tanggapan Mabes Polri
Indonesia
Irjen Napoleon Bantah Dirinya Koruptor lewat Surat Terbuka, Ini Tanggapan Mabes Polri

Terpidana kasus suap Napoleon Bonaparte kembali mengeluarkan surat terbuka dari dalam Rutan Bareskrim Polri.

Jokowi Langsung Jalani Karantina agar Tak Langgar Aturan Perjalanan
Indonesia
Jokowi Langsung Jalani Karantina agar Tak Langgar Aturan Perjalanan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut tengah menjalani karantina sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Penemuan Helipad di Pulau Seribu, Anak Buah Anies Dipanggil DPRD
Indonesia
Penemuan Helipad di Pulau Seribu, Anak Buah Anies Dipanggil DPRD

Bupati Kepulauan Seribu Junaedi bakal mempertanggungjawabkan hal itu di hadapan Komisi A DPRD DKI untuk menjelaskan adanya helipad tersebut.

Cerita Keluarga Nakes tentang Monumen Pejuang COVID-19
Indonesia
Cerita Keluarga Nakes tentang Monumen Pejuang COVID-19

Rohaetin terkonfirmasi positif COVID-19 ketika ia mulai melahirkan

Wagub DKI Minta Warganya Tetap di Rumah saat Libur Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Wagub DKI Minta Warganya Tetap di Rumah saat Libur Natal dan Tahun Baru

Dikhawatirkan jika warga lalai menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan liburan, tren kasus corona bakal melonjak kembali.

Sopir Truk Penabrak Anggota Patwal Polda Metro Terancam 6 Tahun Penjara
Indonesia
Sopir Truk Penabrak Anggota Patwal Polda Metro Terancam 6 Tahun Penjara

"Bisa terancam Pasal 310 ayat 4, karena kelalaian mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman enam tahun penjara," terangnya.

Hanya Partai Garuda yang Daftar ke KPU Hari Ini
Indonesia
Hanya Partai Garuda yang Daftar ke KPU Hari Ini

Partai Garda Perubahan Indonesia atau Partai Garuda akan mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Rabu (3/8).