Makanan yang Dianggap Tidak Sehat Masih Memberikan Nilai Positif Bir dikonsumsi dalam wajar akan memberikan manfaat kesehatan. (Foto: independent)

MESKIPUN tidak bisa menjadi justifikasi, namun makanan dan minuman ini masih dianggap memberikan nilai positifnya.

Banyak yang beranggapan makanan dan minuman ini sebagai makanan tiudak sehat. Kemudian para ahli mengungkapkan kalau beberapa manfaat masih bisa diraih dari makanan ini. Meskipun demikian masih ada batasan mengonsumsinya tidak baik berlebihan.

Dari laman Dailymail diungkapkan manfaat yang diberikan makanan dan minuman tidak sehat itu sangat baik. Makanan dan minuman itu mampu melawan kanker.

Whiskey

whikey
(Foto: Montpelier Liquors)

Mengonsumsi whiskey berlebihan tidaklah baik, bukan hanya memabukan, namun juga berisiko pada lever dan memicu kanker. Tapi Jessica Cording dari Jessica Cording Nutrition mengatakan mengonsumsi dalam batasan wajar, empat gelas seminggu, dapat membuat rasa nyaman dan membangkitkan nafsu makan yang lebih baik.

Cording juga menyebutkan dalam Dailymail, bahwa whiskey mengandung asam ellagik yakni antioksidan yang dapat menghancurkan sel penyebab kanker dan sakit jantung.

School of Public Health di Harvard University menyebutkan mengonsumsi alkohol dalam jumlah wajar dapat menaikan kadar high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik. Ini berarti menurunkan risiko sakit jantung. US Dietary Guidelines menyarankan konsumsi alkohol satu gelas perhari untuk perempuan dan dua gelas per hari bagi pria.


Cokelat

cokelat
(Foto: Britannica)

Panganan ini dianggap menyumbangkan bbobot badan yang bertambah dan penyebab tersumbatnya arteri. Namun hal itu tidak akan terjadi bila dikonsumsi dalam batasan wajar.

Cokelat mengandung antioksidan yang sangat kuat, yakni flavanol yang mampu melawan terbentuknya sel-sel kanker.

Riset dari BMJ di tahun 2015 menuliskan bahwa orang yang memakan cokelat bar sehari satu ternyata memiliki kencenderungan 11% rendah risiko terkena penyakit kardiovaskular dan 23% terhindar dari risiko stroke.

Cording menambahkan bahwa cokelat yang mengandung magnesium mampu menaikan energi di dalam tubuh dan mencegah migrain.


Donat

donat
(Foto: High Snobiety)

Makan donat sangat menyenangkan dan mengenyangkan. Mengonsumsi dalam jumlah banyak sebenarnya tidak baik, menaikan jumlah kalori di dalam tubuh. Namun meskipun demikian donat masih memberikan keuntungan bagi tubuh. Dengan karakternya yang mengenyangkan akan membuat seseorang tidak berkeinginan makan lagi dalam jumlah banyak.


Bir

bir
(Foto: menshealth)

Bir selalu dianggap sebagai penyebab perut seseorang membuncit dan menambah bobot badan. Namun sekali lagi hal itu tidak menjadi masalah asal dikonsumsi dalam batas kewajaran.

Riset yang dimuat dalam Scientific Reports menyebutkan jika bir mampu membuat tekanan darah turun, mencegah diabetes dan mampu menolong menurunkan berat badan. Mereka menyebutkan jika Xanthohumol adalah kuncinya yang mampu mengembalikan kerusakan yang disebabkan oleh lemak jenuh.

Bir juga mengandung vitamin B seperti niacin, riboflavin, B6 dan B12 dan folate.

Harvard School of Public Health menyebutkan jika bir dikonsumsi sewajarnya dapat menurunkan risiko sakit jantung sampai 30-35 %.
According to the Harvard School of Public Health, drinking beer in moderation can also cut the risk of heart disease by 30 to 35 percent.


Steak

steak
(Foto: Simple Sweet Savory)

Bukan rahasia lagi jika daging merah yang dibuat steak dianggap sebagai salah satu penyumbang berat badan yang naik, menaikan risiko kanker usus, sakit alzheimer dan karddiovaskular.

Meskipun demikian daging merah masih menyimpan berbagai manfaat lain karena kandungan di dalamnya. Seperti zat besi, protein dan vitamin B12, yang menyehatkan bagi syaraf dan sel darah merah.

Pada riset yang dimuat pada Journal of Nutrition tahun 2015, menyebutkan bahwa memakan steak 75 gram per hari dapat menyehatkan jantung. (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH