Makanan Sehat Ini Sebenarnya Bisa Menjadi Buruk Untuk Kamu. Loh Kok? Makanan sehat belum tentu memang sehat. (Foto: Unsplash/olamishchenko).

MAKANAN sehat, tidak sehat? Bagaimana bisa? Lewat serangkaian kalimat manis penarik, banyak orang-orang yang terjebak mengonsumsi makanan yang dianggap sehat. Laman brightside mengungkapkan bahwa makanan sehat belum tentu sehat.

Dengan kesadaran tinggi pada pola hidup sehat belakangan ini, ramai-ramai orang-orang mencari makanan sehat. Namun dalam era industri ini, masih ada produsen yang tega membohongi publik.

Baca Juga:

Alasan Pulang Kerja Sebelum Jam 5 Sore Bagus Untuk Kesehatan Mental dan Fisik


1. Jus buah

buah
Sebaiknya makan buah langsung ketimbang jus. (Foto: Pexels/PhotoMIX Ltd)

Selama beberapa dekade, industri makanan telah menjual jus buah dengan mulut manisnya yang dilabeli dengan alternatif dari buah. Padahal produk jus buah ini memiliki kandungan gula yang sama jumlahnya dengan minuman berkarbonasi. Tak hanya itu nilai vitaminnya tidak ada bahkan kalorinya kosong yang tentunya tidak akan memberikan kamu energi.

Jadi sebaiknya kamu makan buah langsung ketimbang minum jus. Jika kamu benar-benar menyukai jus, buatlah sendiri dari buah kesukaan kamu. Namun kamu harus ingat bahwa jus itu masih mengandung lebih banyak gula daripada makan buah secara langsung.

2. Susu

makan
Jangan minum susu berlebihan. (Foto: Pexels/Pixabay)


Minumlah susu dalam takaran yang disarankan oleh para ahli gizi. Segala sesuatu yang berlebihan tentunya tidak baik. Susu tetap dikonsumsi karena mengandung vitamin D, protein dan kalsium yang berguna bagi tubuh.


3. Roti gandum secara utuh

makan
Roti gandum mengandung gula gula dan rendahnya vitamin. (Foto Pixabay/Couleur)

Roti memiliki nilai kalori yang tinggi sayangnya jumlah vitamin dan seratnya rendah. Roti putih yang diiris sudah mengandung hingga 3 gram gula. Sayangnya roti gandum biasanya dilapisi gula lebih banyak untuk menutupi kepahitan tepung gandum.

Sebagai gantinya, roti dalam jumlah sedang adalah pelengkap yang baik untuk diet kamu. Jadi akan lebih baik jika kamu dapat membeli roti tanpa tambahan gula, terutama jika itu gandum utuh. Roti-roti seperti itu sering dijual di toko roti lokal dan bukan di supermarket.


Baca Juga:

Agar Kamu Tak Pingsan Saat Diet

4. Ikan tuna

makan
Ikan tuna tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. (Foto: Pixabay/27707)

Pemerintah Spanyol baru-baru ini merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi tuna dalam bentuk apa pun untuk anak-anak di bawah 10 tahun dan wanita hamil. Karena dalam ikan tuna mengandung kadar merkuri yang tinggi. Merkuri merupakan logam berat yang dapat menyebabkan penyakit saraf, pencernaan, atau kekebalan tubuh.

5. Ikan salmon

makan
Salmon mengandung petisida yang berbahaya untuk tubuh. (Foto: Pixabay/cattalin)


Salmon adalah sumber lemak sehat dan omega-3. Menurut laman brightside, ikan salmon yang dibudidayakan mengandung banyak pestisida yang merusak kesehatan manusia. Meskipun berbagai negara mengembangkan jenis pakan yang lebih baik, kemudian mengontrol penggunaan pestisida sayangnya pengembangan budi daya ini seperti lepas kendali. Meningkatnya permintaan pasar menyebabkan tambak ikan tumbuh berkembang pesat. Alhasil pada gilirannya menciptakan lingkungan yang sempurna untuk kutu laut. Celakanya upaya pembudidaya ikan salmon menggunakan bahan kimia untuk melawan kutu. (arb)


Baca Juga:

Stop! Jangan Lakukan 4 Kegiatan Ini Setelah Makan!


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH