Menu Buka Puasa Khas Negara-Negara Arab, Mana yang Paling Bikin Ngiler? Mahsi menu berbuka puasa khas Mesir. (Foto: Pixabay/vag534)

BULAN Ramadan tak bisa lepas dari makanan. Biasanya bermunculan kuliner-kuliner khas Ramadan terutama untuk berbuka puasa. Bahkan, ada sajian yang hanya kita temukan di bulan suci ini sehingga sangat istimewa.

Ramadan juga selalu menjadi bulan dan ditunggu-tunggu seluruh muslim di seluruh dunia. Orang Arab selalu menganggap Ramadan sebagai "tamu", tamu yang berkunjung setahun sekali. Itulah yang membuatnya begitu istimewa dan disambut dengan perayaan, kegembiraan, dan kegembiraan.

Untuk mengenal lebih negara-negara Arab saat bulan Ramadan, dikutip etoninstitute.com, berikut makanan berbuka puasa khas negara-negara padang pasir ini.

1. Harees, UEA

Harees makanan kha Ramadan dari Uni Emirat Arab. (Foto: Screeshot Youtube)
Harees makanan kha Ramadan dari Uni Emirat Arab. (Foto: Youtube/Titlis Busy Kitchen)

Harees atau Jareesh merupakan hidangan gandum rebus yang dicampur dengan daing. Harees dianggap sebagai bagian dari tradisi Ramadan di UEA.

Hidangan buka puasa tradisional dan sangat populer ini juga salah satu hidangan yang akan kamu temukan di setiap acara khusus di wilayah Teluk.


2. Harira, Moroko

Harira khas Maroko. (Foto: youtube/cookingwithalia)
Harira khas Maroko. (Foto: youtube/cookingwithalia)

Sup kaya serat dan protein ini dikonsumsi orang Maroko untuk berbuka puasa di bulan Ramadhan. Harira adalah sup berbahan dasar tomat yang terbuat dari lentil, buncis, dan daging (domba atau sapi).


3. Shorbet adas, Irak

Shorbet adas. (Foto:  Youtube/Look And Cook)
Shorbet adas. (Foto: Youtube/Look And Cook)

Di Irak, Ramadan terasa bukan Ramadan tanpa shorbet adas. Makanan bergizi dan sangat mudah dibuat ini benar-benar disajikan setiap hari selama Ramadan untuk sebagian besar warga Irak. Bakso, wortel, dan mi kadang-kadang ditambahkan ke sup.


4. Mahshi, Mesir

Mahsi menu berbuka puasa khas Mesir. (Foto: Youtube/ Cooking With Ammoon)
Mahsi menu berbuka puasa khas Mesir. (Foto: Youtube/ Cooking With Ammoon)

Mahshi merupakan favorit keluarga untuk buka puasa di Mesir. Daun anggur, terong, sumsum, dan paprika capsicum semuanya digunakan untuk membuat mahshi dan dimasak bersama atau terpisah. Dalam bahasa Arab, mahshi berarti diisi.


5. Sambusa, Arab Saudi

Sambusi makanan berbuka khas Arab Saudi. (Foto: Youtube/ Cunto Reerxamar)
Sambusi makanan berbuka khas Arab Saudi. (Foto: Youtube/ Cunto Reerxamar)

Sambusa atau sambusak biasanya dimakan setelah berbuka puasa dengan kurma. Parsel renyah ini terbuat dari filo pastry atau adonan buatan sendiri dengan keju, daging cincang, atau isian sayur campuran.


6. Mahshi melfouf, Lebanon

Mahshi menu khas buka puasa di Mesir. (Foto: Youtube/Doaa Fouda)
Mahshi menu khas buka puasa di Lebanon. (Foto: Youtube/Doaa Fouda)

Melfouf atau roti gulung isi adalah hidangan tradisional menggugah selera dari daun kol gulung, diisi dengan nasi dan daging giling. Kata melfouf dapat berarti kubis dan gulung.


7. Mansaf, Jordania

Mansaf makanan berbuka puasa khas . (Foto: Youtube/COOKING FOR FUN)
Mansaf makanan berbuka puasa khas . (Foto: Youtube/COOKING FOR FUN)

Makanan keluarga ini biasanya disajikan dalam satu hidangan besar dan dimakan dengan tangan, bukan dengan sendok. Mansaf adalah hidangan khas Ramadan dari Yordania yang dibuat dengan nasi dan daging domba atau ayam. Daging dimasak dalam yogurt kering, disajikan di atas roti Arab dan dihiasi dengan almond goreng. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Tiga Resep Olahan Ayam Pas untuk Buka Puasa

Kredit : zulfikar


Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH