Majelis Hakim Vonis Agus Nurpatria Eks Anak Buah Sambo 2 Tahun Penjara Terdakwa kasus dugaan perintangan penyidikan pembunuhan Brigadir J, Agus Nurpatria (kanan), saat mengikuti sidang, Jumat (20/1/2023). (ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww)

MerahPutih.com - Wajah Mantan Kaden A Biro Paminal Divpropam Polri Agus Nurpatria langsung lesu pasca divonis bersalah dalam kasus perintangan penyidikan kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat. Ia hanya bisa menatap kosong hakim.

Hakim menyatakan Agus itu bersalah karena terlibat perusakan CCTV yang membuat terhalanginya penyidikan kasus pembunuhan mantan ajudan Ferdy Sambo itu.

Baca Juga:

Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria Dituntut 3 Tahun Penjara

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Agus Nurpatria dengan pidana penjara selama 2 tahun," imbuh Hakim ketua Ahmad Suhel saat membacakan amar putusan di PN Jaksel, Senin (27/2).

Agus dinyatakan bersalah melanggar Pasal 48 juncto Pasal 32 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Agus juga dijatuhi denda Rp 20 juta subsider 3 bulan kurungan.

Agus dinyatakan terbukti memerintahkan AKP Irfan Widyanto untuk memeriksa dan mengamankan DVR CCTV di kompleks rumah dinas Ferdy Sambo usai Yosua tewas. Padahal, AKP Irfan bukan anggotanya.

Hakim menyatakan mantan Polisi berpangkat Kombes itu terbukti memerintahkan untuk memindahkan informasi elektronik milik publik secara bersama-sama. Hakim juga menyatakan tak ada alasan pemaaf dalam perbuatan Agus.

Dalam menjatuhkan putusan, hakim turut mempertimbangkan sejumlah alasan memberatkan dan meringankan untuk Agus.

Baca Juga:

Mantan Wakapolri Beri Kesaksian Ringankan Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria

Hal memberatkan, Agus dinilai tidak berterus terang dalam memberikan keterangan, tidak profesional dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Polri.

Sedangkan hal meringankan yakni terdakwa belum pernah dipidana dan masih mempunyai tanggungan keluarga.

Putusan ini lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum yang menginginkan Agus dihukum dengan pidana tiga tahun penjara dan denda Rp 20 juta subsider tiga bulan kurungan.

Perintangan penyidikan terkait penanganan perkara pembunuhan berencana Brigadir Yosua dilakukan Agus bersama-sama dengan Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan, Arif Rachman Arifin, Irfan Widyanto, Chuck Putranto, dan Baiquni Wibowo.

Sambo telah divonis hukuman pidana mati oleh majelis hakim PN Jakarta Selatan karena dinilai terbukti melakukan pembunuhan berencana dan tanpa hak melakukan perbuatan yang menyebabkan sistem elektronik tidak berfungsi sebagaimana mestinya. (Knu)

Baca Juga:

Kesaksian Ferdy Sambo Tentukan Nasib Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kejagung Tetapkan 2 Orang Tersangka Kasus Korupsi SKEPB Daging Sapi dan Rajungan
Indonesia
Kejagung Tetapkan 2 Orang Tersangka Kasus Korupsi SKEPB Daging Sapi dan Rajungan

Kedua tersangka itu merupakan mantan pimpinan PT Surveyor Indonesia, yakni Bambang Isworo selaku Direktur Operasi periode 2016—2018 dan Kepala Sektor Bisnis PIK, Anjar Niryawan di periode yang sama.

PPP bakal Gelar Mukernas Akhir Tahun 2022, Tentukan Capres-Cawapres
Indonesia
PPP bakal Gelar Mukernas Akhir Tahun 2022, Tentukan Capres-Cawapres

Dalam mukernas, partai berlambang ka’bah ini bakal memunculkan nama capres dan cawapres yang akan diusung untuk Pilpres 2024.

KPK Sebut Rafael Trisambodo Punya Saham di 6 Perusahaan
Indonesia
KPK Sebut Rafael Trisambodo Punya Saham di 6 Perusahaan

“Detailnya ya itu tadi, saham di 6 perusahaan,” kata Pahala kepada awak media, Rabu (1/3).

KA Pertama di Pulau Sulawesi Mulai Lakukan Uji Coba
Indonesia
KA Pertama di Pulau Sulawesi Mulai Lakukan Uji Coba

Kereta api di Sulawesi ini akan mampu melesat lebih cepat dan lebih nyaman daripada kereta api di Pulau Jawa.

Balita Obesitas di Bekasi Dirujuk ke RSCM Jakarta
Indonesia
Balita Obesitas di Bekasi Dirujuk ke RSCM Jakarta

Balita obesitas dengan bobot 27 kilogram Muhammad Kenzi Alfaro (16 bulan) terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta usai menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Hermina Kota Bekasi.

Penghapusan Data Kendaraan Bodong, Korlantas Gencarkan Sosialisai Taat Bayar Pajak
Indonesia
Penghapusan Data Kendaraan Bodong, Korlantas Gencarkan Sosialisai Taat Bayar Pajak

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri pun terus mensosialisasikan ke masyarakat soal pentingnya kewajiban pajak.

Sri Mulyani Jawab Kritik Ketidakpatuhan Pegawai Lapor Kekayaan
Indonesia
Sri Mulyani Jawab Kritik Ketidakpatuhan Pegawai Lapor Kekayaan

Per 23 Februari 2022 sudah terdapat 18.306 pegawai Kemenkeu atau 56,87 persen yang sudah melapor dan 13.885 pegawai atau 43,13 persen yang belum melapor.

RUU Kesehatan Bakal Bikin Mundur BPJS Kesehatan
Indonesia
RUU Kesehatan Bakal Bikin Mundur BPJS Kesehatan

Program JKN akan kembali berpotensi mengalami defisit karena penggunaan iuran masyarakat yang dikumpulkan di BPJS Kesehatan digunakan untuk kepentingan Kemenkes.

Warga Sekitar Polsek Astanaanyar Dapat Layanan Trauma Healing
Indonesia
Warga Sekitar Polsek Astanaanyar Dapat Layanan Trauma Healing

Salah satu warga yang menjadi korban kini sudah dipulangkan ke rumah. Meski kondisinya masih belum sembuh total.

Gibran Sesalkan Gagalnya Mediasi Kedua Kubu Keraton Solo
Indonesia
Gibran Sesalkan Gagalnya Mediasi Kedua Kubu Keraton Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyayangkan gagalnya mediasi untuk mendamaikan masalah internal Keraton Surakarta.