Main di Warnet 50 Jam Nonstop, Pria Ini Terkena Stroke Hingga Lumpuh Sebuah kejadian misterius menimpa pria yang bermain di Warnet 50 jam nonstop (Foto: pixabay/rpf70)

DIKABARKAN seorang pria berusia 42 tahun asal Shenzen Tiongkok, terkena stroke gara-gara selama 50 jam berada di depan layar komputer.

Pria tersebut dilarikan ke rumah sakit karena terserang stroke di warnet. Petugas warnet mendapati pria itu belum bangun dari tempat duduknya selama 50 jam.

Menurut rekaman CCTV, pria yang tak disebutkan namanya itu, tiba di Warnet pada pagi hari pada tanggal 31 Maret lalu. Dia terlihat tak bangkit dari kursi selama 50 jam setelah itu.

Barulah pada malam hari tanggal 2 April, petugas warnget memeriksa kamera CCTV dan memperhatikan jika pria itu rupanya sudah ada disana selama lebih dari 2 hari, seperti yang dilansir dari laman odditycentral.

Ketika petugas warnet memeriksanya, mereka menemukan pria itu lumpuh, tak dapat berbicara dan menderita Inkontinensia (tidak dapat mengontrol buang air kecil).

Pria tersebut terekam cctv (Foto: cctv)

Saat pria tersebut dibawa ke Rumah Sakit Distrik Longhua, dia hampir tak sadar dan tak bisa menggerakan anggota badan di sisi kanan tubuhnya.

Dokter mendiagnosis dia dengan infark otak besar di ganglia basal kiri dan lobus frontotemporal atau yang lebih dikenal dengan stroke.

Belum jelas kapan stroke itu terjadi. Namun usai memeriksa rekaman CCTV yang diberikan oleh dokter, polisi menyimpulkan itu terjadi setidaknya 24 jam sebelum pria itu dibawa ke rumah sakit.

Rupanya pada video CCTV tersebut, menunjukan pria itu dalam posisi yang persis sama, duduk dikursinya dengan tangan kiri bersandar di pelipis selama sekitar 24 jam.

Video itu juga menunjukan pria tersebut lumpuh jauh sebelum ada yang melihat kejanggalan yang terjadi padanya.

Baca juga: Viral! Krisis Listrik, Bocah 12 Tahun ini Kerjakan PR di Bawah Lampu Penerangan Jalan

Tim dokter mengatakan, jika pria itu dibawa ke rumah sakit dalam waktu 3 hingga 6 jam usai menderita stroke. Tim dokter bisa mencegah sebagian besar kerusakan otaknya dengan trombolisis atau operasi intervensi.

Sementara itu penyebab stroke sendiri masih belum ditentukan. Tim Dokter mengatakan jika duduk untuk waktu yang lama, dan kurang tidur dapat meningkatkan risiko stroke, bahkan bagi anak muda. (ryn)

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH