Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan Pilwalkot Ternate Gedung MK. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk menolak permohonan sengketa hasil pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Ternate Tahun 2020.

Gugatan ini diajukan oleh pasangan calon nomor urut 3, Muhammad Hasan Bay-Mohammad Asgar Saleh. Alasannya, majelis hakim MK menilai dalil permohonan pemohon tidak beralasan menurut hukum.

Baca Juga

Mahkamah Konstitusi Tolak 23 Gugatan Sengketa Pilkada Serentak 2020

"Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua MK, Anwar Usman dalam sidang yang disiarkan secara daring, Senin (22/3).

Adapun beberapa dalil pemohon yakni ada pemilih yang mencoblos tidak sesuai dengan domisili e-KTP. Kemudian, ada pemilih yang menggunakan hak pilihnya lebih dari satu kali dan adanya pemilih masih di bawah umur.

Mahkamah menilai memang benar ada beberapa pemilih yang menggunakan hak pilihnya lebih dari satu kali di tempat pemungutan suara (TPS) di Kelurahan Makassar Timur.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate, Maluku Utara, Rabu sore (16/12), menetapkan Pasangan Calon Nomor Urut 2 M. Tauhid Soleman dan Jasri Usman (TULUS) sebagai pemenang Pilkada Kota Ternate 2020. Pilkada Kota Ternate diikuti empat pasangan calon, dengan hasil perolehan suara yang ketat.  (Harmoko Minggu/Chairul Fajri/Edwar Mukti Laksana)
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate, Maluku Utara, Rabu sore (16/12), menetapkan Pasangan Calon Nomor Urut 2 M. Tauhid Soleman dan Jasri Usman (TULUS) sebagai pemenang Pilkada Kota Ternate 2020. Pilkada Kota Ternate diikuti empat pasangan calon, dengan hasil perolehan suara yang ketat. (Harmoko Minggu/Chairul Fajri/Edwar Mukti Laksana)

Maka dari itu mahkamah menilai perlu dilakukan pemungutan suara ulang di TPS 01 sebanyak dua pemilih, TPS 05 sebanyak enam pemilih, pemilihan TPS 06 sebanyak dua pemilih dan TPS 12 sebanyak dua pemilih.

Namun, mahkamah menimbang jika dilakukan pemungutan suara ulang pun suara pemohon tidak bertambah signifikan. Lalu tidak melebihi pasangan calon dengan perolehan suara terbanyak.

MK menilai tidak perlu dilakukan pemungutan suara ulang untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate Tahun 2020.

"Demikian diputus dalam rapat permusyawaratan hakim oleh sembilan hakim konstitusi," ucap Anwar.

Atas putusan tersebut, sehingga paslon Muhammad Tauhid Soleman-Jasri Usman (TULUS) dipastikan melenggang mulus memimpin Kota Ternate. (Knu)

Baca Juga

MK Perintahkan Pemungutan Ulang Pilkada Kalsel, Denny Indrayana Bernapas Panjang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Djoko Tjandra Kabur, ICW Desak Jokowi Evaluasi Kinerja Intelijen
Indonesia
Djoko Tjandra Kabur, ICW Desak Jokowi Evaluasi Kinerja Intelijen

BIN sempat memulangkan dua buronan kasus korupsi

Anies Dipanggil Polisi karena Rizieq Shihab, ini Tanggapan Wagub DKI
Indonesia
Anies Dipanggil Polisi karena Rizieq Shihab, ini Tanggapan Wagub DKI

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dipanggil Polda Metro Jaya terkait kegiatan Maulid Nabi dan resepsi pernikahan putri Imam Besar FPI, Rizieq Shihab

Garuda Manfaatkan Momen Saat 70 Persen Pesawatnya 'Grounded'
Indonesia
Garuda Manfaatkan Momen Saat 70 Persen Pesawatnya 'Grounded'

Para teknisi dari GMF AeroAsia bekerja siang dan malam merawat pesawat di darat

ICW Nilai KPK Tak Berani Ambil Alih Kasus Djoko Tjandra
Indonesia
ICW Nilai KPK Tak Berani Ambil Alih Kasus Djoko Tjandra

ICW berpandangan Komisi Pemberantasan Korupsi tidak berani untuk mengambil alih seluruh penanganan perkara yang melibatkan Djoko S Tjandra.

Pengacara Terdakwa Kasus Jiwasraya Sebut Dakwaan Jaksa Cacat
Indonesia
Pengacara Terdakwa Kasus Jiwasraya Sebut Dakwaan Jaksa Cacat

Perbuatan yang dituduhkan tim jaksa merupakan domain atau ranah pasar modal bukan tindak pidana korupsi.

KPK Tahan "Tangan Kanan" Eks Bupati Malang
Indonesia
KPK Tahan "Tangan Kanan" Eks Bupati Malang

Ia bakal mendekam di sel tahanan setidaknya selama 20 hari pertama terhitung sejak 30 Juli hingga 18 Agustus 2020.

1.272.958 Orang Berhasil Sembuh dari COVID-19
Indonesia
1.272.958 Orang Berhasil Sembuh dari COVID-19

Data kasus positif, sembuh, dan meninggal dunia akibat virus corona yang menyebabkan COVID-19 di Indonesia masih terus bertambah.

KAMI Bantah Tunggangi Aksi Rusuh Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
KAMI Bantah Tunggangi Aksi Rusuh Tolak UU Cipta Kerja

KAMI membantah adanya tudingan mengikuti aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker), Kamis (8/10).

Update Kasus Corona DKI Senin (10/8): 26.193 Positif, 16.446 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Senin (10/8): 26.193 Positif, 16.446 Orang Sembuh

Jumlah kasus konfirmasi COVID-19 secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 26.193 kasus.

Bertarung Lawan Calon Usungan PDIP, 5 Kader Jateng Dipecat Partai
Indonesia
Bertarung Lawan Calon Usungan PDIP, 5 Kader Jateng Dipecat Partai

Pemecatan lima kader PDIP sekaligus sebagai bentuk peringatan pada lainnya untuk tegak lurus menjalankan keputusan partai.