Mahfud Minta Polri Transparan Usut Kasus Brigjen Prasetijo Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD saat menjadi pembicara Acara Standarisasi Kompetensi Dai, di Gedung MUI, Jakarta Pusat, Kamis. (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - Menko Polhukam Mahfud MD menyerahkan ke internal Polri untuk memberi sanksi kepada oknum polisi yang memberikan surat jalan ke buronan Djoko Tjandra.

Kepala Biro Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim Brigjen Pol Prasetijo Utomo yang membantu pelarian Djoko S Tjandra dicopot dari jabatannya. Mahfud mengingatkan agar Polri memprosesnya secara transparan.

Baca Juga

Usai Dicopot, Brigjen Pol Prasetijo Utomo Dipenjara 14 Hari di Sel Khusus

“Zaman sekarang menyelesaikannya harus terbuka, enggak bisa akal-akalan karena masyarakat juga sudah pinter. Kita tunggu aja tindakan dari Polri,” kata Mahfud kepada wartawan, Rabu (15/7)

Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Pol Prasetijo Utomo (tengah). Foto: Istimewa
Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Pol Prasetijo Utomo (tengah). Foto: Istimewa

Setelah Lurah Grogol Selatan dicopot karena menyalahi aturan telah menyediakan KTP bagi Djoko Tjandra, kini giliran publik dibuat terpana karena dia diketahui mengantongi surat jalan yang diterbitkan oleh Mabes Polri.

Status buron agaknya tidak menghalangi Djoko Tjandra bebas berkeliaran di Indonesia.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan bahwa, Divisi Propam sedang melakukan pemeriksaan ke personel yang mengerjakan pembuatan red notice, salah satunya yang ada dijajaran Hubinter Polri.

Baca Juga

Kapolri Copot Brigjen Pol Prasetijo Utomo Terkait Surat Jalan Djoko Tjandra

"Tentunya setelah pemeriksaan, kemudian nanti siapa-siapa saja yang akan diperiksa yang ada kaitannya," kata Argo dalam jumpa pers di Mabes Polri. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH