Mahfud MD Tegaskan Pemerintah Buru Kelompok Teroris Bukan Orang Papua Aparat TNI-Polri melakukan pengejaran KKB yang melakukan aksi penembakan guru di Beoga Kabupaten Puncak, Jumat. (ANTARA News Papua/Satgas Humas Ops Nemangkawi)

MerahPutih.com - Pemerintah akan memburu para teroris dalam rangka menegakkan hukum dan keamanan di Papua. Namun, ditegaskan, Pemerintah tidak akan memburu organisasi-organisasi di Papua, namun mengejar kelompok teroris yang melakukan teror.

“Kita memburu para teroris, bukan organisasi Papua tetapi orang-orang Papua yang melakukan teror, by name,” kata Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD dalam konferensi pers, Rabu (19/5).

Baca Juga

Mahfud MD Sesumbar Kantongi Nama Teroris Kerap Picu Konflik di Papua

Mahfud menekankan, saat ini pemerintah sudah memiliki sejumlah nama teroris yang sedang diburu. Namun, Mahfud tidak menyebutkan lebih rinci siapa nama-nama teroris tersebut. Ia hanya menjamin pemerintah tidak akan sembarang menyasar orang asli Papua.

“Ada nama-nama, ada nama-nama yang disebut, bukan sembarang orang Papua, ada nama sehingga bahwa orang ini memang yang selalu melakukan teror dan dikenal oleh publik melalui berita-berita dan statement terbukanya,” tegasnya.

Selain itu, Mahfud mengatakan, pemerintah hingga saat ini masih melakukan pendekatan damai tanpa kekerasan kepada Papua.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD (Antaranews.com)

Hal itu menurutnya tertuang dalam Inpres Nomor 9 Tahun 2020 yang berisi instruksi penanganan Papua dengan pendekatan kesejahteraan melalui pembangunan yang komprehensif dan multi dimensi.

“Pemerintah secara umum menggunakan pendekatan kesejahteraan, pendekatan damai, tanpa kekerasan, tanpa senjata,” ucapnya.

Hanya saja, dalam beberapa waktu terakhir segelintir kelompok yang menebar teror di wilayah Papua kerap melancarkan serangan.

Sehingga, kata dia, pemerintah pun harus mengambil langkah hukum untuk melakukan penindakan terhadap mereka.

Hal itu juga kemudian mendasari penetapan sejumlah kelompok tersebut sebagai teroris. (Knu)

Baca Juga

KKB Papua Sergap TNI, 2 Prajurit Gugur dan Senapan Serbu Dibawa Kabur

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bertemu Kepala BNPT, Ustaz Gunawan Serahkan Rompi Panglima Kelompok Radikal JAS
Indonesia
Bertemu Kepala BNPT, Ustaz Gunawan Serahkan Rompi Panglima Kelompok Radikal JAS

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar menemui eks panglima Jamaah Ansharusy Syariah (JAS) Gunawan, Jumat (25/9) pagi.

RS Polri Jakarta Ambil DNA Kakak Beradik Asal Sragen Korban Sriwijaya Air
Indonesia
RS Polri Jakarta Ambil DNA Kakak Beradik Asal Sragen Korban Sriwijaya Air

Rumah Sakit (RS) Polri Jakarta telah mengambil sample keluarga dari Suyanto dan Riyanto yang tercatat masuk manifes pesawat Sriwijaya SJ 182 yang mengalami kecelakaan di Kepulauan Seribu pada tanggal 9 Januari lalu.

15.202 Meter Persegi Lahan Milik Warga Terancam Tergusur Mega Proyek Gibran
Indonesia
15.202 Meter Persegi Lahan Milik Warga Terancam Tergusur Mega Proyek Gibran

"Penataan simpang tujuh Palang Joglo dengan pembangunan elevated rail harus segera dieksekusi," ujar Gibran

KSPI Bakal Gelar Aksi Unjuk Rasa di 18 Daerah Secara Serentak
Indonesia
KSPI Bakal Gelar Aksi Unjuk Rasa di 18 Daerah Secara Serentak

Aksi tanggal 29 Desember besok sudah ada pemberitahuan kepada Kepolisian

Indonesia Alami Gelombang Panas 40 Derajat, Simak Penjelasan BMKG
Indonesia
Indonesia Alami Gelombang Panas 40 Derajat, Simak Penjelasan BMKG

karena kondisi suhu panas dan terik saat ini tidak tergolong sebagai gelombang panas.

Dugaan Kredit Fiktif Rp 39,5 Miliar di BTN Medan, Ini Pernyataan Manajemen
Indonesia
Dugaan Kredit Fiktif Rp 39,5 Miliar di BTN Medan, Ini Pernyataan Manajemen

PT Bank Tabungan Negara (Persero) menghormati proses hukum yang saat saat ini sedang berjalan di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan akan bekerja sama dalam menyelesaikan permasalahan hukum.

KPK Ikut Gelar Perkara Kasus Penghapusan Red Notice Kalau Diundang Bareskrim
Indonesia
KPK Ikut Gelar Perkara Kasus Penghapusan Red Notice Kalau Diundang Bareskrim

Gelar perkara kasus tersebut dijadwalkan akan dilakukan pekan depan

Plafon KUR Tanpa Jaminan Naik Jadi Rp100 Juta
Indonesia
Plafon KUR Tanpa Jaminan Naik Jadi Rp100 Juta

Sebelumnya, pemerintah menurunkan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 6 persen per tahun, dari semula 7 persen.

Bank Salurkan Kredit Rp280 Triliun Dari Dana Pemerintah Rp66 Triliun
Indonesia
Bank Salurkan Kredit Rp280 Triliun Dari Dana Pemerintah Rp66 Triliun

Data per 9 November 2020, perbankan telah melaksanakan restrukturisasi kepada 7,5 juta debitur senilai Rp936 triliun.

Pemprov DKI Tutup TPU, Warga Dilarang Ziarah Kubur
Indonesia
Pemprov DKI Tutup TPU, Warga Dilarang Ziarah Kubur

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melarang warga melakukan ziarah kubur pada periode 12 sampai 16 Mei. Hal ini untuk mencegah penyebaran COVID-19.