Mahfud MD Sebut Kapolri Sudah Tegas dan Transparan dalam Tangani Kasus Brigadir J Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD di Jakarta, Jumat (16/9). ANTARA/Tri M Ameliya

MerahPutih.com - Mabes Polri masih memproses sejumlah anggotanya yang terlibat dalam kasus pembunuhan dan menghalangi penyidikan perkara Brigadir J.

Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Mahfud MD menyebut masyarakat memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mengungkap kasus yang didalangi Ferdy Sambo ini.

Baca Juga

Permohonan Banding Ferdy Sambo Ditolak

"Semua masyarakat Indonesia memberi apresiasi terhadap Polri, karena bisa masuk ke dalam fakta-fakta pendahuluan tentang terjadinya pembunuhan, bukan tembak-menembak," ucap Mahfud MD di Jakarta, Rabu (21/9).

Menurut Menteri Koordinator Bidang Politik,Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) ini, Kapolri sangat tegas dalam mengungkap kasus Brigadir J. Bahkan, Kapolri cepat menetapkan tersangka terhadap Ferdy Sambo dan pasal persangkaannya.

"Kapolri tegas, begitu ditemukan fakta itu dilakukan langkah-langkah hukum dan penersangkaan secara cepat. Dan bukan main main, itu langsung menersangkakan dengan Pasal 340," ucap Mahfud MD.

Baca Juga

Selangkah Lagi, Berkas Perkara Ferdy Sambo Cs P-21

Mahfud meyakini, penanganan kasus yang melibatkan anggota Polri ini sudah tepat. Dia menilai penetapan tersangka dan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) Ferdy Sambo sudah memenuhi rasa keadilan masyarakat.

"Di sini publik come on sense, rasa keadilan itu ditangkap oleh Kapolri, lalu diambil langkah-langkah yang sekarang menurut saya sudah benar lah tracknya," tutup dia.

Pada kasus ini, Polri menetapkan lima tersangka, yakni Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, Putri Candrawathi, Bripka RR, dan Kuat Ma'ruf.

Kelimanya disangkakan perbuatan pembunuhan berencana dan dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Ancaman pidananya maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya 20 tahun. (Knu)

Baca Juga

Hari Ini, Ferdy Sambo Jalani Sidang Banding Pemberhentian Tidak Hormat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Krisis Guru Hantui Kota Solo
Indonesia
Krisis Guru Hantui Kota Solo

Pada 2021, Solo memberikan formasi PPPK guru sebanyak 296. Sedangkan yang lolos hanya 272 guru dari berbagai jenjang pendidikan. Total, Solo masih kurang 24 guru PPPK dari total usulan.

Penerimaan Pajak Lampaui Target Setelah 12 Tahun
Indonesia
Penerimaan Pajak Lampaui Target Setelah 12 Tahun

"Di saat pemulihan ekonomi masih berlangsung, Anda mampu mencapai target 100 persen bahkan sebelum tutup tahun," kata Menkeu.

Hati-Hati Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Kembali Naik
Indonesia
Hati-Hati Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Kembali Naik

Positivity rate di Jakarta kembali melewati standar organisasi kesehatan dunia (WHO).

Terapkan Asas Kehati-hatian, Bank BUMN Diminta Berhenti Danai Perusahaan Batubara
Indonesia
Terapkan Asas Kehati-hatian, Bank BUMN Diminta Berhenti Danai Perusahaan Batubara

Petisi dari Aksi Anak Muda Agar BNI Peduli Iklim ini, telah ditandatangi sekitar 9.552 orang dari target 10 ribu orang.

Terdampak Pergantian Nama Jalan di DKI, Tak Perlu Memburu-buru Ganti Paspor
Indonesia
Terdampak Pergantian Nama Jalan di DKI, Tak Perlu Memburu-buru Ganti Paspor

Imigrasi akan menyesuaikan dengan dokumen identitas diri yang dilampirkan antara lain kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK).

Demokrat Ingatkan Luhut Jangan Jerumuskan Jokowi
Indonesia
Demokrat Ingatkan Luhut Jangan Jerumuskan Jokowi

Demokrat menyarankan Luhut belajar dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

BLT BBM Sasar Kelompok Masyarakat Miskin dan Hampir Miskin
Indonesia
BLT BBM Sasar Kelompok Masyarakat Miskin dan Hampir Miskin

KSP akan memastikan bantuan sosial tepat sasaran, pemerintah telah melakukan beberapa perbaikan.

PSI Sebut Formula E di Jakarta Perlu Pawang Anggaran
Indonesia
PSI Sebut Formula E di Jakarta Perlu Pawang Anggaran

Ada persamaan antara perhelatan MotoGP dan Formula E yang rencananya akan digelar di Ancol, Jakarta.

Mendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Kirim Uang Tunai ke Cianjur
Indonesia
Mendagri Minta Seluruh Pemerintah Daerah Kirim Uang Tunai ke Cianjur

Saat ini dana Belanja Tak Terduga (BTT) Pemkab Cianjur tersisa Rp 5 miliar, sedangkan anggaran BTT Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersisa Rp 20 miliar.

Minyak Goreng Mahal dan Langka, Satgas Mafia Pangan Solo Siapkan Operasi
Indonesia
Minyak Goreng Mahal dan Langka, Satgas Mafia Pangan Solo Siapkan Operasi

"Kita tetap telusuri penyebab mahalnya minyak goreng. Pedagang dan pembeli kita pantau," kata Kompol Djohan.