Mahfud MD Sarankan Agar Kasus UAS Tetap Dilanjutkan Ustaz Abdul Somad. (Foto: Net)

MerahPutih.com - Mantan Ketua MK Mahfud MD mendesak agar pelaporan kasus dugaan penistaan agama Ustaz Abdul Somad untuk terus melanjutkan kasus itu. Menurutnya, jika sudah ada laporan, maka penyidik berkewajiban untuk mempelajari dan menganalisis.

"Seberapa urgensinya untuk diteruskan. Kan ada mens rea (sikap batin pelaku ketika melakukam pidana), kemudian ada actus reus (perbuatan yang melanggar pidana). Itu akan bisa ditemukan ada mens rea atau tidak. Itu tugasnya yang menerima laporan," kata Mahfud kepada wartawan di kawasan Jakarta, Jumat (23/8).

Baca Juga: Ade Armando Pertanyakan Rujukan UAS Sebut Ada Setan dan Jin Kafir di Salib

Ia melanjutkan, kasus ini seharusnya jangan digoreng ke sana kemari. Sehingga kini proses hukumlah yang berjalan bukan kepentingan politik. "Saya kira seruan Majelis Ulama (Indonesia) itu sudah kita anggap cukup. Sudah jangan diperpanjang. UAS juga sudah menjelaskan posisinya," jelas Mahfud.

Mahfud MD di Keraton Yogyakarta (Foto: Teresa Ika)
Mahfud MD di Keraton Yogyakarta (Foto: Teresa Ika)

Mahfud beranggapan, seharusnya UAS meminta maaf. Hal itu lebih baik mengingat ada jiwa besar yang ditujukkan sang Uztad. "Tapi kalau mau minta maaf bagus juga. Minta maaf dan memberikan maaf itu kan ajaran agama ya," jelas Mahfud.

"Yang kedua, orang yang benar tapi disalahpahami. Itu minta maaf. Ndak apa-apa minta maaf. Kalau saya sih minta maaf ndak apa-apa. Dia merasa benar karena menimbulkan kesalahpahaman ya minta maaf," pungkas Mahfud.

Baca Juga: Polisi Bisa Proses Hukum UAS dengan UU Penistaan Agama

Sebelumnya, Polda Metro Jaya tengah melakukan penyelidikan atas laporan organinasasi masyarakat Horas Bangso Batak (HBB) terhadap Ustaz Abdul Somad. UAS dilaporkan atas pernyataan soal salib.

Organisasi Horas Bangso Batak (HBB) melaporkan Ustaz Abdul Somad ke Polda Metro Jaya. HBB melaporkan Ustad Somad terkait ceramahnya yang membahas salib dan viral di media sosial.

Kuasa hukum HBB, Erwin Situmorang mengatakan, pihaknya mendatangi Polda Metro Jaya agar tak terulang kembali para ulama atau pendeta yang menghina agama dengan ceramahnya.

Laporan tersebut sudah tertuang pada nomor laporan polisi LP/5087/VIII/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 19 Agustus 2019. Pelapor dalam hal ini Netty, dan terlapor adalah Ustad Abdul Somad. Pasal yang dilaporkan yakni Pasal 156 KUHP. (Knu)

Baca Juga: MUI Sudah Menduga Ceramah UAS Akan Viral

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Bubarkan Ribuan Anggota Pesilat yang Berkerumun, 5 Orang Diamankan
Indonesia
Polisi Bubarkan Ribuan Anggota Pesilat yang Berkerumun, 5 Orang Diamankan

Pembubaran massa dilakukan dengan memberikan tembakan peringatan sebanyak satu kali. Polisi juga menangkap lima orang yang dianggap sebagai penggerak massa sekaligus memprovokasi massa.

Pekerja WFH, Gedung Kementerian dan Perkantoran Tetap Buka
Indonesia
Pekerja WFH, Gedung Kementerian dan Perkantoran Tetap Buka

Hari pertama kerja di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, sejumlah gedung perkantoran dan kementerian di Jakarta Pusat tetap buka pada Senin (5/7).

Wagub DKI Klaim tak Ada Masalah soal Lahan Makam COVID-19
Indonesia
Wagub DKI Klaim tak Ada Masalah soal Lahan Makam COVID-19

"Insha Allah tempat pemakaman tidak ada masalah," terang Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta ini

Menaker Tegaskan Penyaluran Subsidi Gaji Lebih dari 98 Persen
Indonesia
Menaker Tegaskan Penyaluran Subsidi Gaji Lebih dari 98 Persen

Sementara, pekerja/buruh yang belum menerima BSU bisa dikarenakan kesalahan atau ketidakvalidan data, seperti nomor rekening dan NIK sekitar 150 ribu orang

Ganjil Genap Diberlakukan, Kendaraan Masuk Bogor Berkurang
Indonesia
Ganjil Genap Diberlakukan, Kendaraan Masuk Bogor Berkurang

"Pada pekan depan ada 'long weekend', yakni hari libur Imlek, pada Jumat (12/2), sehingga penjagaannya harus lebih maksimal," kata Bima Arya.

Jokowi Tantang Kreativitas Perguruan Tinggi di Dies Natalis Ke-45 UNS
Indonesia
Jokowi Tantang Kreativitas Perguruan Tinggi di Dies Natalis Ke-45 UNS

Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam Dies Natalis ke-45 UNS tersebut menyinggung soal banyaknya tantangan yang harus dijawab UNS di era disrupsi digital ini.

Hitungan BMKG, Besok Masih Puasa
Indonesia
Hitungan BMKG, Besok Masih Puasa

Secara astronomi, tinggi hilal sore hari ini di seluruh Indonesia adalah minus

JK Buka Opsi Dialog Pemerintah Afganistan dan Taliban di Jakarta
Indonesia
JK Buka Opsi Dialog Pemerintah Afganistan dan Taliban di Jakarta

JK akan mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk ikut andil dalam dialog antara Pemerintah Afghanistan dan kelompok Taliban.

Buronan Kasus Korupsi Jember Ditangkap di Hotel Berbintang Jakarta Pusat
Indonesia
Buronan Kasus Korupsi Jember Ditangkap di Hotel Berbintang Jakarta Pusat

Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksanaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat telah menangkap buronan dugaan korupsi Pasar Manggisan, Jember, Jawa Timur.

Ini Tanggapan Asita atas Penunjukan Sandiaga Uno Jadi Menparekraf
Indonesia
Ini Tanggapan Asita atas Penunjukan Sandiaga Uno Jadi Menparekraf

sosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia menilai penunjukan Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pilihan tepat.