Mahfud MD: Pemilu 2019 Merepotkan Mahfud MD saat mencoblos di TPS 105 Dusun Sambilegi Lor, Sleman, Yogyakarta. Foto: MP/Teresa Ika

MerahPutih.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai proses pelaksanaan pemilu kali ini terasa lebih merepotkan dibandingkan pemilu 2014. Hal ini terjadi karena masyarakat lebih banyak memilih calon pemimpin dan legislatif.

Pada pemilu 2014, masyarakat hanya memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden. Sementara pemilu 2019 ini, masyarakat turut memilih empat calon wakil rakyat yakni Dewan Perwakilan Daerah (DPD), DPR RI, DPRD DIY dan DPRD Kabupaten dan Kota

“Pemilu tahun ini lebih repot. Banyak calonnya (wakil rakyat). Banyak juga yang belum dikenal.” jelas Mahfud usai mencoblos di TPS 105 Dusun Sambilegi Lor, Sleman.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD. (ANTARA FOTO/R Rekotomo)

Disamping itu banyaknya kandidat caleg membuat seseorang bingung untuk memilih dan lebih teliti .

“Waktu nyoblos harus berfikir. Cari satu-satu yang dikenal dan bayangkan rekam jejaknya.” jelas Mahfud.

Mantan Ketua Badan Pemenangan Prabowo- Hatta pada PIlpress 2014 ini mengaku membutuhkan waktu sekitar lima menit untuk memilih. Padahal saat pemilu 2014, ia hanya membutuhkan waktu kurang dari satu menit saja.

Selain itu proses perhitungan suara lebih lama dan rumit. Lantaran jenis surat yangterdiri dari lima jenis. Namun Mahfud MD memuji kinerja petugas TPS. Ia menilai para petugas lebih siap dan mengerti tugas dan tanggung jawab yang mereka pikul.

“Pemilu tahun ini persiapannya dan pengamaman lebih siap. Contohnya dikampung saya ini,” pungkas Mahfud.

Berita ini merupakan laporan Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Kredit : patricia

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH