Mahfud MD Enggak Mau Kejadian 'Brebes Exit' Terulang Menko Polhukam Mahfud MD saat pembukaan Ngayogjazz (MP/Teresa Ika)

Merahputih.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD tak ingin insiden kemacetan parah di Tol Brebes pada 2016 terulang. Kejadian yang dikenal sebagai 'Brebes Exit' itu memakan puluhan jiwa karena berbagai faktor.

"Jalan, bandara, dan pelabuhan untuk mendorong mobilitas masyarakat di antaranya jalan tol Bakauheni-Terbanggi. Juga bandara NYIA (Kulon Progo),” kata Mahfud dalam rapat kesiapan Operasi Lilin di PTIK Jumat (13/12).

Baca Juga:

Mulai Maret 2020 Penerbangan Bandara Adisutjipto Bakal Dipindahkan

Kehadiran infrastruktur ini, supaya kejadian Brexit tidak terulang lagi. Untuk memperlancar arus transportasi Natal dan tahun baru, pemerintah juga berencana membuka tol secara fungsional untuk beberapa ruas.

“Di antaranya ruas Tol Balikpapan, ruas Tol Manado, dan Jakarta Cikampek elevated. Ekspektasi masyarakat tinggi terhadap pembukaan ruas tol sehingga tidak mungkin itu dapat menimbulkan kemacetan parah,” ingatnya.

ilustrasi kemacetan di jalan tol (foto Antara)

“Ekspektasi masyarakat tinggi terhadap pembukaan ruas tol sehingga tidak menimbulkan kemacetan parah," sambung dia.

Mahfud MD menegaskan, seluruh jajaran kementerian, Polri, dan lembaga terkait hendaknya bersinergi menjalankan pengamanan.

Baca Juga:

Tahun ini, Djaduk Ferianto 'Dipaksa' Tidur Jelang Ngayogjazz

Di antaranya meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi, memastikan kesiapan di lapangan melalui operasi patuh, rekayasa lalu lintas dan melaksanakan penegakan hukum terhadap seluruh tindak pidana yang mengganggu.

"Demi terselenggaranya perayaan natal dan tahun baru yang penuh cinta damai, mari kita pastikan bahwa penyelanggaraan ibadah keagamaan penuh toleransi, aman dan damai di seluruh tanah air. Tujuannya adalah agar tercipta sebagai cerminan kerukunan hidup beragama masyarakat Indonesia," jelas dia. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH