Mahfud MD Dukung Usulan PDIP Soal Pemilu Proporsional Tertutup Menkopolhukam Mahfud MD. (ANTARA/HO-Humas Kemenko Polhukam).

MerahPutih.com - PDI Perjuangan (PDIP) sedang mengkaji dan mengusulkan agar kembali diterapkan Pemilihan Legislatif (Pileg) dengan sistem proporsional tertutup pasca Pemilu 2024.

Menkopolhukam, Mahfud MD mendukung usulan PDIP agar Pileg kembali ke sistem proporsional tertutup. Dengan sistem ini, maka masyarakat saat Pileg hanya memilih partai politik, bukan para calegnya.

Baca Juga:

Target Partai Demokrat DKI pada Pemilu 2024

Hal itu disampaikan Mahfud saat menjadi pembicara di acara FGD bertajuk 'Reformasi Sistem Hukum Nasional: Pendekatan Ideologi, Konstitusi dan Budaya Hukum' yang digelar di Gedung Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Kamis (13/10).

"Saya ingin tambahkan dukungan dulu kepada PDIP salah satunya agar Pemilu itu kembali ke sistem proporsional tertutup. Kalau dikembalikan tertutup itu bagus. Diubah saja," kata Mahfud.

Menurut Mahfud, Mahkamah Konstitusi (MK) tidak pernah memutuskan agar pileg dilaksanakan dengan sistem proporsional terbuka. Termasuk, MK tidak pernah memutuskan bahwa pileg dengan sistem proporsional tertutup inkonstitusional.

Baca Juga:

PM Malaysia Bubarkan Parlemen, Pemilu Segera Digelar

"MK hanya coret frasa disebutkan yang jadi anggota DPR terpilih itu adalah yang dapat suara terbanyak di atas 35 persen. Karena kalau 50 persen enggak ada yang dapat suara terbanyak. Calonnya 10, dibagi 10 ya 10 persen," jelas dia.

Mahfud mengungkapkan pemilu dengan sistem proporsional terbuka dibuat oleh proses politik di DPR. MK, menurut dia, tidak boleh mengatur sistem pemilihan yang diterapkan di Indonesia.

"Yang buat sistem itu adalah DPR. Kita hanya coret syaratnya. Kan MK tak boleh mengatur, menyatakan tertutup atau terbuka, itu bukan MK," tegasnya. (Pon)

Baca Juga:

Megawati Bertemu Jokowi di Istana Batu Tulis, Bahas Pemilu hingga Krisis Pangan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Bupati Langkat, KPK Sita Duit Rp 2,1 Miliar
Indonesia
Kasus Bupati Langkat, KPK Sita Duit Rp 2,1 Miliar

KPK terus mengusut kasus dugaan suap terkait proyek infrastuktur di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat, Sumatera Utara.

Bertemu Langsung, Komnas HAM Ungkap Kondisi Kesehatan Lukas Enembe
Indonesia
Bertemu Langsung, Komnas HAM Ungkap Kondisi Kesehatan Lukas Enembe

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik menemui Gubernur Papua Lukas Enembe.

Volume Kendaraan pada Mudik Lebaran 2022 Diprediksi Naik 10-15 Persen
Indonesia
Volume Kendaraan pada Mudik Lebaran 2022 Diprediksi Naik 10-15 Persen

"Naik antara 10-15 persen dibandingkan dengan mudik tahun 2019," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo

Bos Hyundai Janji Ekspansi Mobil Listrik di Indonesia
Indonesia
Bos Hyundai Janji Ekspansi Mobil Listrik di Indonesia

Dalam pertemuan tersebut, Chairman Hyundai menyampaikan bahwa mereka akan melakukan ekspansi untuk mobil listrik serta penelitian dan pengembangannya di Indonesia.

Jokowi Direncanakan Berkemah di Titik Nol IKN Nusantara
Indonesia
Jokowi Direncanakan Berkemah di Titik Nol IKN Nusantara

Gubernur Isran sudah mendapat kepastian

Hitungan Indef, Kenaikan Tarif Ojol Bikin Upah Tenaga Kerja Turun
Indonesia
Hitungan Indef, Kenaikan Tarif Ojol Bikin Upah Tenaga Kerja Turun

Sektor transportasi merupakan penyumbang inflasi tertinggi kedua setelah makanan, minuman dan tembakau.

Pemprov DKI Akui Proyek Halte Bundaran HI Lewati Objek Diduga Cagar Budaya
Indonesia
Pemprov DKI Akui Proyek Halte Bundaran HI Lewati Objek Diduga Cagar Budaya

Pembanguna revitalisasi halte TransJakarta Bundaran Hotel Indonesia (HI) disebut melewati batas kawasan objek diduga cagar budaya (ODCB).

Singapura Daftarkan Kebaya Ke UNESCO, Ganjar: Semua Bisa Mengklaim
Indonesia
Singapura Daftarkan Kebaya Ke UNESCO, Ganjar: Semua Bisa Mengklaim

Dalam mendaftarkan kebaya ini, sebenarnya semua akan bisa mengklaim. Hal itu sama dengan apa yang terjadi saat Indonesia mendaftarkan batik.

Gibran Ungkap Alasan Telat Dampingi Jokowi dan Hanya Pakai Kaos Olahraga
Indonesia
Gibran Ungkap Alasan Telat Dampingi Jokowi dan Hanya Pakai Kaos Olahraga

Presiden Jokowi melakukan kunjungan bersama lima menteri ke Pura Mangkunegaran, Solo, Minggu (16/10).

[HOAKS atau FAKTA]: Cacar Monyet Bagian Latihan Serangan Biologis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Cacar Monyet Bagian Latihan Serangan Biologis

Pada 13 Mei 2022, WHO menerima laporan dari 12 negara di luar wilayah endemik cacar monyet.