Mahathir Dirikan Partai Lagi Mantan PM Malaysia Mahathir Muhammad. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Setelah tidak menjabat PM dan didepak dari partai sebelumnya Partai Pribumi Bersatu Malaysia (Bersatu/PPBM), Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad membentuk lagi partai baru. Namun Mahathir masih merahasiakan nama partai tersebut.

"Kami sadar Malaysia sudah ada banyak partai politik, terutama di kalangan orang Melayu. Bukanlah niat kami untuk menambah kepada jumlah yang sudah ada. Tetapi kami menghadapi masalah luar biasa," katanya.

Mahathir menegaskan, partai politik yang ia dulu dirikan, PBBM, dengan tujuan menjatuhkan pemerintahan Najib Razak, telah dibajak oleh presiden Bersatu.

Baca Juga:

Pemprov DKI Wajibkan Pesepeda Pakai Helm dan Masker

"Kami teruskan perjuangan asal kami, terpaksalah kami membebaskan diri atau menjadi anggota partai yang baru. Diharapkan anggota biasa yang memilih untuk bersama kami akan menjadi anggota dalam partai baru ini," katanya.

Mahathir mengatakan, partai barunya ini, akan berasas pada perjuangan untuk orang Melayu dan Pribumi. Dan partainya bersifat inklusif dan moderat, serta berjanji akan memperlihatkan kepada bangsa-bangsa lain orang Melayu adalah bangsa yang berpegang pada janji dan tidak menolak kerja sama yang tulus dan berprinsip.

Awal tahun, politik Malaysia memanas setelah Mahathir mundur dari Perdana Menteri (PM) Malaysia. Namun, bukan koleganya Anwar Ibrahim yang menjadi PM tetapi, Muhyiddin Yassin yang mengambil alih partai dan menjadi PM.

Baca Juga:

Kasus COVID-19 di Prancis Kembali Melonjak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kecewa dengan Pemprov DKI, Orang Tua Siswa: PPDB Kejamnya Melebihi Corona
Indonesia
Kecewa dengan Pemprov DKI, Orang Tua Siswa: PPDB Kejamnya Melebihi Corona

Kekecewaan itu mereka sampaikan melalui karangan bunga yang terpajang di depan kantor Gubernur Anies Baswedan Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (6/7).

Kecelakaan di Tol Semarang-Solo, Mercedez Bens Ludes Terbakar dan 2 Orang Tewas
Indonesia
Kecelakaan di Tol Semarang-Solo, Mercedez Bens Ludes Terbakar dan 2 Orang Tewas

Kanit Laka Kanit Laka Satlantas Polres Boyolali Ipda Utomo, mengungkapkan kecelakaan tersebut melibatkan empat kendaraan

 WP KPK Nilai Usul Yasona Bebaskan Koruptor Bahayakan Pemberantasan Korupsi
Indonesia
WP KPK Nilai Usul Yasona Bebaskan Koruptor Bahayakan Pemberantasan Korupsi

"Wadah Pegawai KPK menilai terdapat beberapa argumentasi mengapa inisiatif tersebut sangat berbahaya bagi cita pemberantasan korupsi dan harus ditolak," kata Yudi

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Bakal Jual Gedung Pemerintah Pusat jika Ibu Kota Pindah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Bakal Jual Gedung Pemerintah Pusat jika Ibu Kota Pindah

Hasil penelusuran Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), klaim bahwa Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan menjual gedung pemerintah pusat jika Ibu Kota pindah adalah klaim yang salah.

Pimpinan KPK Yakin Hakim Vonis Peneror Novel Baswedan dengan Adil
Indonesia
Pimpinan KPK Yakin Hakim Vonis Peneror Novel Baswedan dengan Adil

Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis akan menjalani sidang vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Utara hari ini.

Universitas Binawan Fokus Pada Teknologi Digital
Indonesia
Universitas Binawan Fokus Pada Teknologi Digital

Illah menyatakan siap menjadikan Universitas Binawan sebagai kampus yang berakhlak, berbasis digital, dan berdaya saing internasional.

[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Resmi Perbolehkan PKI Hidup Kembali di Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Resmi Perbolehkan PKI Hidup Kembali di Indonesia

Berdasarkan penelusuran, foto tersebut merupakan informasi bohong yang lama bersemi kembali dan sudah pernah diperiksa faktanya oleh mafindo pada 8 Desember 2019.

Ini Kekhawatiran Polisi Soal PA 212 Cs Gelar Apel Siaga "Ganyang Komunis"
Indonesia
Ini Kekhawatiran Polisi Soal PA 212 Cs Gelar Apel Siaga "Ganyang Komunis"

Apel siaga tersebut digelar saat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB masa transisi.

Vaksinasi Berikan Sentimen Positif Bagi Ekonomi
Indonesia
Vaksinasi Berikan Sentimen Positif Bagi Ekonomi

Indonesia mendapatkan proyeksi utang paling rendah dibandingkan negara lain.

Ini Cara Buat Dapat Rumah Subsidi Dengan Bantuan Rp40 Juta dari Pemerintah
KPR
Ini Cara Buat Dapat Rumah Subsidi Dengan Bantuan Rp40 Juta dari Pemerintah

KPR BP2BT melengkapi fasilitas KPR subsidi yang bisa dimanfaatkan MBR untuk memiliki hunian, baik rumah tapak dan rumah yang dibangun secara swadaya.