Mahasiswa Unair Bikin Sensor Saturasi Oksigen Terintegrasi Internet of Things Ilustrasi cara kerja sensor saturasi oksigen terintegrasi Internet of Things (IoT) karya mahasiswa UNAIR Program Studi Rekayasa Nanoteknologi 2020. (Foto: Humas Unair)

MerahPutih.com - Masa pandemi belum berlalu, empat mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisplin (FTMM) Universitas Airlangga (UNAIR), hadirkan sensor saturasi oksigen terintegrasi Internet of Things (IoT).

Pembuatan alat tersebut dibesut dengan material nanomaterial berupa lapisan tipis (thin film) material MXene. Setidaknya inovasi ini diyakini mampu menjawab problem minimnya pengawasan saturasi oksigen pasien isoman (isolasi mandiri).

Baca Juga:

Pelaku UMKM di Bandung Diharap Tak Berhenti Berinovasi di Tengah Pandemi

Keempat mahasiswa Program Studi Rekayasa Nanoteknologi 2020 tersebut diantaranya, Diva Meisya Maulina Dewi, Agustina Oktafiani, Fajar Sukamto Putra, dan Zuhra Mumtazah.

Diva Meisya sebagai ketua tim mengatakan, terpikir dari kasus isoman yang tingkat saturasinya tiba-tiba di bawah 90 persen tanpa gejala sesak, menjadi konsen utama untuk menciptakan inovasi ini.

"Sensor langsung terintegrasi ke RS atau fasilitas kesehatan terdekat sehingga akan cepat memberikan pertolongan pertama pada pasien," papar Diva saat dikonfirmasi, Minggu (08/08/2021).

Ia menjelaskan, sensor saturasi oksigen berfungsi sebagai telemedicine dan kontroling. Kemudian sensor yang tersusun dari lapisan Thin film MXene terakit dengan alat elektronik berupa mikrokontroler dan wifi module bermodel seperti cincin. Sensor dipasang di jari tangan tersebut akan mendeteksi saturasi oksigen dalam darah. Signal kemudian diterima mikrokontroler untuk diteruskan ke database sehingga bisa diakses oleh user.

"Cara MXene mendeteksi saturasi oksigen, menurut penelitian Khan et al, (2018) tiap pixel dari ROA terdiri atas Red OLED, NIR dan OPD yang masing-masing akan terkoneksi pada Analog Front End (AFE). Semua komponen tersebut terkoneksi pada mikrokontroler untuk diakses oleh user,” terang Diva.

Oksigen medis. (Foto: Antara)
Ilustrasi cara kerja
sensor saturasi oksigen terintegrasi Internet of Things (IoT) karya mahasiswa UNAIR Program Studi Rekayasa Nanoteknologi 2020. Dok humas-ist

Secara detail, Red OLED, NIR dan OPD merupakan sinar bergelombang tertentu yang nantinya menerima data terlait oksihemoglobin dan deoksihemoglobin. Semua komponen ini terhubung pada mikrokontroler sebagai penerima sinyal untuk diteruskan ke pengguna.

Atas bimbingan dosen FTMM Ilma Amalina dan Tahta Amrillah, tim tersebut menargetkan pendanaan sehingga bisa terealisasi.

Hasil karya mereka berhasil menyabet Juara Kedua kategori Diagnostic/Supporting Tools pada lomba Idea Competition ‘Innovation for Infectious Disease (I4I)’ tingkat international yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran (FK) UNAIR. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga:

Kepala Daerah Diminta Jangan Ragu Lahirkan Ide, Gagasan dan Inovasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Balik ke Indonesia dari AS, Jokowi Transit di UEA Buat Sampaikan Duka Cita
Indonesia
Balik ke Indonesia dari AS, Jokowi Transit di UEA Buat Sampaikan Duka Cita

Pesawat Garuda Indonesia GIA-1 yang membawa Presiden Jokowi dan rombongan lepas landas dari Pangkalan Militer Andrews, Washington DC Sabtu, pukul 17.38 waktu setempat setelah 5 hari di AS.

Pemprov DKI Prediksi Harga Minyak Goreng Naik 100 Persen saat Puasa
Indonesia
Pemprov DKI Prediksi Harga Minyak Goreng Naik 100 Persen saat Puasa

DKPKP DKI Jakarta memprediksi akan terjadi kenaikan harga minyak goreng selama bulan puasa dan Idulfitri 1444 Hijriah/2022.

Putin Ingin Segera Akhiri Perang, Ukraina Beri Respons Berbeda
Dunia
Putin Ingin Segera Akhiri Perang, Ukraina Beri Respons Berbeda

Presiden Rusia Vladimir Putin mengaku akan mengakhiri perang di Ukraina sesegera mungkin.

Disdukcapil DKI Sebut 959 Warga DKI Ganti KTP Imbas Perubahan Nama Jalan
Indonesia
Disdukcapil DKI Sebut 959 Warga DKI Ganti KTP Imbas Perubahan Nama Jalan

Disdukcapil Jakarta mencatat 959 warga dari 2.909 orang yang menyesuaikan data kependudukan setelah perubahan nama jalan.

Jika Pertalite Naik, Inflasi Bisa Meningkat Lebih Dari 1 Persen
Indonesia
Jika Pertalite Naik, Inflasi Bisa Meningkat Lebih Dari 1 Persen

Presiden Joko Widodo menjelaskan gejolak ekonomi global telah berdampak pada aspek moneter dan fiskal negara sehingga perlu menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.

Mabes Polri Tanggapi Viral #PercumaAdaPolri di Twitter
Indonesia
Mabes Polri Tanggapi Viral #PercumaAdaPolri di Twitter

Jagat media sosial Twitter kembali ramai dengan kemunculan tagar #PercumaAdaPolri yang jadi trending topic.

Wagub DKI Dukung Penghapusan Syarat Tes PCR Penumpang Pesawat
Indonesia
Wagub DKI Dukung Penghapusan Syarat Tes PCR Penumpang Pesawat

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung keputusan pemerintah pusat menghapus syarat wajib tes PCR bagi calon penumpang pesawat.

Pemprov DKI Belum Putuskan Nasib PTM saat PPKM Level 2
Indonesia
Pemprov DKI Belum Putuskan Nasib PTM saat PPKM Level 2

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jabodetabek turun dari Level 3 menjadi Level 2.

Aturan Tes PCR Berubah, Anggota DPR Ingatkan Hati-Hati Bikin Kebijakan
Indonesia
Aturan Tes PCR Berubah, Anggota DPR Ingatkan Hati-Hati Bikin Kebijakan

Perubahan syarat naik pesawat dari wajib tes PCR menjadi boleh tes antigen baru diambil setelah ketentuan itu menuai polemik di masyarakat.

PSI Kritisi Pekan Gerakan Jakarta Sadar Sampah
Indonesia
PSI Kritisi Pekan Gerakan Jakarta Sadar Sampah

August Hamonangan mengatakan, bahwa Pemprov DKI harus menyadari bahwa masih banyak pekerjaan rumah terkait pengelolaan sampah di Jakarta.