Mahasiswa ITS Gagas Masker Kain Dengan Filter Limbah Lontar Test COVID-19. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Banyaknya limbah masker karena pemakaian yang masif akibat penyebaran COVID-19, mengerakan mahasiswi ITS, Eunike Rhiza Febriana Setyadi, melalui esainya menggagas masker kain dengan lapis tengahnya disisipi filter khusus berbahan dasar limbah tempurung buah siwalan atau lontar.

"Limbah masker medis memang sulit terurai dan memerlukan sumber daya yang cukup besar untuk mengelolanya,” tutur Ike panggilan akrabnya melalui keterangannya, Minggu, (02/4).

Baca Juga:

Viral Jemaah Tak Boleh Pakai Masker di Masjid Kawasan Bekasi, Ini Respons Polisi

Dengan esai tema “Potensi Active Carbon Sheet Mask Ramah Lingkungan dari Limbah Tempurung Siwalan guna Mengurangi Penyebaran Covid-19 di Indonesia”, Ike mendorong idenya agar masker kain lapisan tengahnya disisipi filter khusus berupa lembaran karbon aktif.

Lapisan karbon aktif diyakini bisa memaksimalkan efektivitas penyaringan kotoran terutama virus. Jika karbon aktif bisa didapat dari kandungan selulosa yang sangat tinggi pada tempurung siwalan yakni mencapai 89,2 persen. Buah ini mudah ditemukan, khususnya di Kabupaten Tuban.

"Selain harganya terjangkau, pemanfaatan buah lontar juga bisa membantu perekonomian warga,” ucap Ike.

Tempurung buah lontar yang sudah menjadi karbon aktif lalu dibentuk menjadi lembaran tipis. Maka, karbon aktif pun perlu ditambahkan bubuk kitosan yang sudah dilarutkan dalam asam asetat.

"Hasil pencampuran keduanya akan menghasilkan lembaran karbon aktif dengan ukuran pori-pori sebesar 3,702 nanometer. Ukuran pori ini efektif menyaring berbagai macam debu, udara beracun, bakteri, virus yang berukuran sekitar 125 nanometer, bahkan Corona virus yang ada saat ini," jelasnya.

Dan filter karbon aktif ini bisa digunakan sebagai filter masker kain dalam waktu 4-7 hari pemakaian.

Masker dengan filter. (Foto: ITS)
Masker dengan filter. (Foto: ITS)

Alhasil, inovasi ini berhasil meraih juara 2 saat perlombaan esai nasional Forum Komunikasi Mahasiswa Politeknik Indonesia (FKMPI) Lampung waktu lalu.

Kurangnya penelitian terkait proses pengubahan karbon aktif menjadi lembaran tipis merupakan kendala utama.

“Hingga kini saya belum menemukan penelitian mengenai hal tersebut,” tegasnya.

Ia berharap, esai yang digagasnya ini bisa diteliti lebih lanjut, khususnya saat menguji langsung keefektifan masker ini.

"Harapannya ide ini nantinya bisa ditindak lanjuti dan diimplementasikan di masyarakat umum," ujarnya. (Andika Eldon/ Surabaya)

Baca Juga:

YouTuber Asing di Bali Diancam Deportasi Akibat Prank Masker

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Minta Jokowi Abaikan Suara yang Perkeruh Suasana, Prabowo: Kita Sudah di Jalan Benar
Indonesia
Kapolres Jakarta Pusat Sebut Narkoba Pangkal dari Segala Kejahatan
Indonesia
Kapolres Jakarta Pusat Sebut Narkoba Pangkal dari Segala Kejahatan

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi mengungkapkan, rata-rata pelaku kejahatan kriminal juga terungkap menjadi pengguna narkoba.

Jejak Komisioner KPK Lili Pantauli di Kasus Walkot Tanjungbalai
Indonesia
Jejak Komisioner KPK Lili Pantauli di Kasus Walkot Tanjungbalai

Perkenalan antara Lili dan Syahrial disebut telah terjadi sebelum berkas perkara Syahrial tiba di meja Lili

Anies Bertemu Rizieq Shihab, Gerindra: Jangan Dipersoalkan
Indonesia
Anies Bertemu Rizieq Shihab, Gerindra: Jangan Dipersoalkan

"Saya kira pertemuan itu biasa aja, jangan dipersoalkan," ucap M. Taufik

[HOAKS atau FAKTA]: Mendagri Tito Sahkan FPI Baru
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mendagri Tito Sahkan FPI Baru

TITO KE MARKAS FP1, SAHKAN FP1 BARU

Begini Alokasi Anggaran Anyar Buat Insentif Nakes dan Bantuan Sosial
Indonesia
Begini Alokasi Anggaran Anyar Buat Insentif Nakes dan Bantuan Sosial

"Nanti percepatan untuk pencairan Bapak Menteri Kesehatan yang bisa menjelaskan, tapi kita sudah sediakan anggarannya," kata Sri Mulyani.

Koalisi Partai Islam 2024 Akan Perkuat Politik Aliran di Indonesia
Indonesia
Koalisi Partai Islam 2024 Akan Perkuat Politik Aliran di Indonesia

Selain itu, harus memikirkan bagaimana agar kita tidak lagi bergantung pada impor pangan

Polisi Temukan Hal Aneh dalam Kasus Perempuan Bawa Bensin ke Kantor Anies
Indonesia
Polisi Temukan Hal Aneh dalam Kasus Perempuan Bawa Bensin ke Kantor Anies

Penyidik kepolisian menemukan ada yang aneh dalam kasus seorang wanita membawa bensin menyelinap ke dalam kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Polisi Usut Kerumunan dan Intimidasi Satpol PP Saat Tertibkan Pasar Klitikan Solo
Indonesia
Polisi Usut Kerumunan dan Intimidasi Satpol PP Saat Tertibkan Pasar Klitikan Solo

Pihak yang mengintimidasi tersebut disangka melanggar Pasal 335 ayat (1) ke-1 atau Pasal 212 KUHP, dan atau Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular atau Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Korupsi Asabri, Kejagung Sita Ratusan Bidang Tanah di Lebak
Indonesia
Korupsi Asabri, Kejagung Sita Ratusan Bidang Tanah di Lebak

Kejaksaan Agung kembali melakukan penyitaan barang bukti dalam perkara tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asabri.