Mahasiswa IPB Tertular Virus Corona di Jakarta Wali Kota Bogor Bima Arya (ANTARA/Riza Harahap)

MerahPutih.com - Seorang mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) positif virus corona. Ia tinggal di Kelurahan Sempur, Bogor Tengah, Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, ia sudah dievakuasi di Jakarta.

Baca Juga:

Kukuh Minta Pasien Bergejala Corona Isolasi Diri, Pemerintah Harap Keluarga Ikhlas

Diduga, ia terpapar dari ayahnya di Jakarta karena kontak dengan pasien positif.

"Pemkot sedang koordinasi dengan semua pihak untuk telusuri riwayat interaksi dari yang bersangkutan dan lakukan pemantauan ketat," kata Bima kepada wartawan, Selasa (17/3).

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr Sri Nowo Retno, MARS. ANTARA/HO/Pemkot Bogor
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr Sri Nowo Retno, MARS. ANTARA/HO/Pemkot Bogor

Bima menjelaskan, pasien tersebut diindikasi sempat berada di Bogor dan berinteraksi dengan lingkungan kost dan kampusnya.

Baca Juga:

Suplemen Bisa Mencegah Virus Corona, Yakin?

Oleh karena itu, dia menjelaskan, pihaknya berupaya untuk melakukan penelusuran aktivitas pasien.

IPB membenarkan pasien tersebut mahasiswa aktif IPB. Sejak mengetahui ayahnya positif corona, IPB langsung berkoordinasi dengan Dinkes Kota dan Kabupaten Bogor.

IPB bersama Dinkes telah melakukan penelusuran dan menjalankan protokol yang berlaku untuk menangani kondisi tersebut. (Knu)

Baca Juga:

Di Tengah Wabah Corona, Ketua DPRD Pastikan Pemilihan Wagub Sesuai Jadwal

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hasil Survei, Komunikasi Pemerintah Tangani COVID-19 Mengecewakan
Indonesia
Hasil Survei, Komunikasi Pemerintah Tangani COVID-19 Mengecewakan

Hanya 37,2 persen elite yang percaya Terawan bisa bekerja baik dalam menangani COVID-19. Sementara 37,1 persen tidak percaya, 25 persen biasa saja, dan 0,7 tidak menjawab.

Jika Besok Mangkir Lagi, Anita Kolopaking Bisa Dijemput Paksa Bareskim
Indonesia
Jika Besok Mangkir Lagi, Anita Kolopaking Bisa Dijemput Paksa Bareskim

Anita Kolopaking telah dijadikan tersangka dengan jeratan Pasal 263 ayat (2) KUHP terkait penggunaan surat palsu

Ketua MPR Sebut Nasib Industri Pariwisata Terancam jika Tak Diperhatikan Pemerintah
Indonesia
Ketua MPR Sebut Nasib Industri Pariwisata Terancam jika Tak Diperhatikan Pemerintah

Pemerintah harus memberikan bantuan keringanan biaya kepada industri yang harus mendapatkan bahan baku dari luar.

Temui Kapolri, Sandiaga Uno Bahas Rencana Membangkitkan Ekonomi
Indonesia
Temui Kapolri, Sandiaga Uno Bahas Rencana Membangkitkan Ekonomi

Pemberlakuan 3T dan 3M di setiap pintu masuk dan hotel juga memiliki dampak yang signifikan

8 Wartawan Gadungan Ditangkap Usai Peras Kepala Sekolah Hingga Ratusan Juta
Indonesia
8 Wartawan Gadungan Ditangkap Usai Peras Kepala Sekolah Hingga Ratusan Juta

Pelaku PS (51) dan FS (38) berperan mendatangi korban ke salah satu sekolah

Komnas HAM: Ada 18 Luka Tembak di Tubuh Enam Laskar FPI
Indonesia
Komnas HAM: Ada 18 Luka Tembak di Tubuh Enam Laskar FPI

Tim Penyelidikan dan Pemantauan Komnas HAM melakukan pendalaman dari ahli kedokteran forensik dan mendapat keterangan terdapat 18 luka tembak pada enam jenazah laskar FPI.

Pemerintah Dinilai tidak Punya Niat Tangkap Djoko Tjandra
Indonesia
Pemerintah Dinilai tidak Punya Niat Tangkap Djoko Tjandra

Seturut dengan itu, Menkopolhukam harus mendorong adanya sanksi yang berat kepada para pelaku

Daya Beli Kian Lesu
Indonesia
Daya Beli Kian Lesu

Pandemi COVID-19 telah mempengaruhi daya beli karena mampu menekan pendapatan masyarakat dan mengurangi permintaan atas barang konsumsi.

Ribut-Ribut PPDB di DKI Dominasi Aduan ke KPAI
Indonesia
Ribut-Ribut PPDB di DKI Dominasi Aduan ke KPAI

Anak yang diterima pada wilayah terebut paling muda berusia 12 tahun 5 bulan 8 hari

Polisi Tangkap Fredy Kusnadi Terkait Kasus Mafia Tanah yang Rugikan Ibu Dino Patti
Indonesia
Polisi Tangkap Fredy Kusnadi Terkait Kasus Mafia Tanah yang Rugikan Ibu Dino Patti

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menangkap Fredy Kusnadi alias FK terkait kasus mafia tanah yang dilaporkan keluarga Dino Patti Djalal.