Madun: KPK Gelapkan Dana Gempa Padang dan BKKBN Madun Haryadi. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Aktivis dari Gerakan Penyelamat Harta Negara (GPHN), Madun Hariyadi mengungkapkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kerap melakukan penggelapan data kasus korupsi yang ditanganinya.

Menurutnya, KPK telah melakukan penggelapan data kasus korupsi dana gempa Padang dan BKKBN. Ia juga mengaku pernah membuat pelaporan terkait kasus korupsi gempa Padang senilai Rp 6,4 triliun pada saat KPK masih dipimpin oleh Abraham Samad. Namun, ketika rekannya, Safinawati mengecek data tersebut sebulan lalu, data tersebut sudah hilang.

"Kita dulu laporkan kasusnya di KPK. Sekarang dokumen terkait kota Padang beberapa hari lalu ditanyakan ibu Safinawati katanya hilang di KPK. Padahal kan tanda terima dari KPK, pada saat ketuanya Abraham Samad ada semua," kata Madun di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Rabu (11/10).

Lebih lanjut, menurut Madun, Ketua KPK saat ini yang menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas hilangnya data-data tersebut.

"Yang jelas kalau kita dulu laporan, sekarang yang tanggung jawab di KPK siapa, ya jelas pimpinan KPK," ungkap Madun

Sementara itu, Safinawati mempertanyakan perihal hilangnya data tersebut kepada KPK. Padahal, kata Safinawati kerugian yang diterima oleh negara akibat kasus tersebut sangat luar biasa.

"Kerugian negara disebut tidak ada padahal itu saya perlihatkan hasil audit BPK sangat luar biasa," tandasnya (Asp)

Baca juga berita terkait Aktivis dari Gerakan Penyelamat Harta Negara dalam artikel berikut: Madun Haryadi Datangi Kembali Bareskrim Polri

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH