Mabes Polri Ungkap Temuan Terkini Terkait Isu Kartel Pemain Harga Minyak Goreng Minyak goreng. (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Minyak goreng belakangan ini tengah menjadi sorotan. Selain sulit ditemukan di pasaran, harganya pun tergolong tak wajar.

Kasatgas Pangan Mabes Polri Irjen Helmy Santika menyebut, sampai dengan saat ini belum ditemukan adanya kartel atau oknum yang memainkan harga minyak goreng satu harga di pasaran.

"Saat ini belum ditemukan kartel atau permainan harga," kata Helmy saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (2/2).

Baca Juga:

Minyak Goreng di Toko Kosong, Pemerintah Ingatkan Pengusaha

Menurut Helmy, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Ditjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PTKN) Kemendag RI dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dalam memonitoring minyak goreng di pasaran.

Adapun kenaikan harga minyak goreng itu disebabkan oleh mekanisme pasar serta naiknya bahan utama minyak goreng yakni CPO (crude palm oil) secara internasional.

Bursa pasarnya ada di Rooterdam, harga CPO mengalami kenaikan yang cukup besar. Yakni lebih dari 100 persen dari harga awal 550-600 USD/MT menjadi 1.300-1.500 USD/MT.

"Ini yang kemudian menjadi faktor kenaikan harga minyak goreng," jelasnya.

Baca Juga:

Pedagang Mengaku Rugi Jual Minyak Goreng Sesuai Ketentuan Pemerintah

Seperti diketahui, mulai Senin (1/2) telah diberlakukan secara serentak harga eceran tertinggi (HET) baru untuk produk minyak goreng yang berlaku baik di retail modern maupun pasar tradisional.

Berdasarkan Permendag No 6 tahun 2022, mulai 1 Februari 2022 berlaku HET minyak goreng sesuai jenis sebagai berikut; minyak goreng kemasan premium Rp 14.000/liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500/liter, dan minyak goreng curah Rp 11.500/liter. (*)

Baca Juga:

Polri Peringatkan Peritel Tak Naikkan Harga Minyak Goreng Per 1 Februari

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pernyataan ST Burhanuddin Tuai Kontroversi, Kejagung Beri Klarifikasi
Indonesia
Pernyataan ST Burhanuddin Tuai Kontroversi, Kejagung Beri Klarifikasi

Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan klarifikasi atas pernyataan Jaksa Agung melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak.

Idul Fitri 2022 Jatuh pada Esok Hari 2 Mei
Indonesia
Idul Fitri 2022 Jatuh pada Esok Hari 2 Mei

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menetapkan 1 Syawal 1443 Hijriah atau Hari Raya Lebaran Idul Fitri 2022 jatuh pada Senin (2/5) besok.

Kabareskrim Jamin Obat Terapi COVID-19 Masih Terkendali
Indonesia
Kabareskrim Jamin Obat Terapi COVID-19 Masih Terkendali

Kami mohon atensinya dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Kemenag Didesak Netral di Pemilihan Ketua Umum PBNU
Indonesia
Kawasan yang Berpotensi Timbulkan Keramaian di Kemayoran Bakal Ditutup
Indonesia
Kawasan yang Berpotensi Timbulkan Keramaian di Kemayoran Bakal Ditutup

Anwar merinci ruas jalan mana saja yang akan dialihkan

M. Taufik Berencana Mundur dari DPRD DKI Jakarta
Indonesia
M. Taufik Berencana Mundur dari DPRD DKI Jakarta

Mulai hari ini Mohammad Taufik resmi dilengserkan tidak lagi menduduki jabatan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

Polemik Celeng Vs Banteng di PDIP, Aria Bima: Kader Jangan Kebablasan
Indonesia
Polemik Celeng Vs Banteng di PDIP, Aria Bima: Kader Jangan Kebablasan

"Dinamika politik itu hal biasa, tetapi jangan kebablasan," kata dia.

SBY Ingatkan Kader Hanya Ada Satu Matahari di Partai Demokrat
Indonesia
SBY Ingatkan Kader Hanya Ada Satu Matahari di Partai Demokrat

Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah berada di jalur yang benar.

Pesan Jokowi ke Jenderal Andika Perkasa
Indonesia
Pesan Jokowi ke Jenderal Andika Perkasa

Jenderal Andika siap untuk mengikuti dan melakukan apa yang harus dilakukan

Hindari Bentrok Warga, Ormas PP Minta Negara Tangani Kesejahteraan Sosial
Indonesia
Hindari Bentrok Warga, Ormas PP Minta Negara Tangani Kesejahteraan Sosial

Permasalahan kesejahteraan sosial yang berkembang dewasa ini menunjukkan bahwa ada warga negara yang belum terpenuhi hak atas kebutuhan dasarnya.