Mabes Polri Tarik Tiga Anggotanya dari KPK Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono, Selasa (11/5/2021). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri/am.

MerahPutih.com - Sebanyak tiga perwira menengah (pamen) Polri yang bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditarik Mabes Polri.

Keputusan Itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1109/V/KEP/2021 tertanggal 31 Mei 2021 yang ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri Irjen Sutrisno Yudi Hermawan.

Pamen yang ditarik yakni Kompol Edwar Zulkarnain, Kompol Petrus Parningotan Silalahi dimutasi menjadi pamen Polda Metro Jaya. Dan Kompol Ardian Rahayudi menjadi pamen SSDM Polri.

Baca Juga:

Izin Keramaian Liga 1 dan 2 di Tangan Menpora, Kapolri Sindir Kerumunan Jak Mania

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono membenarkan ihwal penarikan tiga perwiranya dari KPK ini.

“Ya benar,” ucapnya kepada wartawan, Rabu (2/6).

Kendati demikian, dalam telegram kali ini tidak ada penarikan terhadap AKP Stepanus Robin Pattuju.

Dia diketahui penyidik Polri yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan suap dari Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Syahrial.

Sebelumnya, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap Wali Kota Tanjung Balai.

Mereka yakni penyidik asal kepolisian Stepanus Robbin Pattuju (SRP), Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Syahrial (MS) dan pengacaranya Maskur Husain (MH) sebagai tersangka.

Tersangka Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (kiri) berjalan usai menjalani pemeriksaan perdana di Gedung KPK, Jakarta, Senin (26/4/2021). (Foto: Antara)
Tersangka Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (kiri) berjalan usai menjalani pemeriksaan perdana di Gedung KPK, Jakarta, Senin (26/4/2021). (Foto: Antara)

KPK menduga, penyidik asal Korps Bhayangkara Stepanus menerima suap untuk mengurus perkara yang menjerat Syahrial.

Stepanus yang merupakan penyidik KPK bersama dengan Maskur Husain menyepakati agar perkara dugaan korupsi yang menjerat Syahrial di KPK tidak lagi dilanjutkan. Kesepakatan itu dengan komitmen uang sebesar Rp 1,5 miliar.

Syahrial lantas menyanggupi permintaan uang itu dengan kesepakatan kasusnya tidak dilanjutkan ke tahap penyidikan.

Baca Juga:

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Kawal Pemulihan Ekonomi

Terlebih KPK juga sampai saat ini belum mengumumkan sejumlah pihak yang ditetapkan tersangka dalam kasus lelang jabatan di Kota Tanjungbalai.

Syahrial memberikan uang itu secara bertahap sebanyak 59 kali melalui rekening bank milik Riefka Amalia (RA) teman dari Stepanus. Uang itu baru diserahkan dengan total Rp 1,3 miliar.

Steppanus dan Maskur disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 dan pasal 12B UU No 31 Tahun 1999 UU No 20 sebagaimana yang telah diubah dan ditambah UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan Syahrial disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 UU No 31 Tahun 1999 UU No 20 sebagaimana yang telah diubah dan ditambah UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (Knu)

Baca Juga:

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Fokus Penanganan COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Nabung 3 Tahun, Buruh Tani di Magetan Beli Motor Pakai Uang Receh
Indonesia
Nabung 3 Tahun, Buruh Tani di Magetan Beli Motor Pakai Uang Receh

"Ya uang receh Rp 1.000 ini saya tabung dan saya kumpulkan di ember biar nanti bisa buat beli sepeda motor," tuturnya saat dikonfirmasi, Kamis (25/3).

Putri Maradona Laporkan Dugaan Ayahnya 'Tidak Sengaja' Terbunuh Dokter Pribadi
Dunia
Putri Maradona Laporkan Dugaan Ayahnya 'Tidak Sengaja' Terbunuh Dokter Pribadi

Dokter Luque sempat mengunggah foto dengan Maradona.

Perpanjangan SIM Kini Bisa Online Hanya dari Rumah
Indonesia
Perpanjangan SIM Kini Bisa Online Hanya dari Rumah

Sudah saatnya Polri menampilkan polisi lalu lintas (polantas) yang berwibawa

Densus Tangkap Sejumlah Terduga Teroris di Merauke
Indonesia
Densus Tangkap Sejumlah Terduga Teroris di Merauke

Sejumlah terduga teroris ditangkap di Merauke terindikasi masuk dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Hadapi Dakwaan, Rizieq Tolak Sidang Secara Virtual
Indonesia
Hadapi Dakwaan, Rizieq Tolak Sidang Secara Virtual

Rizieq menginginkan, agar dihadirkan di persidangan secara langsung sebagaimana yang disebutkan Rizieq dalam BAP-nya. Bahkan, tak mau menjawab bila dalam persidangan itu hanya dihadirkan melalui zoom.

22 Terduga Teroris 'Kelompok Fahim' Berlatih di Bromo untuk Serang Polisi
Indonesia
22 Terduga Teroris 'Kelompok Fahim' Berlatih di Bromo untuk Serang Polisi

Penangkapan terhadap 22 terduga teroris itu dilakukan dalam waktu yang berbeda-beda

Kementerian ATR/BPN Janji Gandeng Polri Sikat Mafia Tanah
Indonesia
Kementerian ATR/BPN Janji Gandeng Polri Sikat Mafia Tanah

Buzzer-buzzer membuat 'kegaduhan' dan memutarbalikkan fakta

Update Kasus Corona DKI Selasa (27/10): 102.678 Positif, 89.060 Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Selasa (27/10): 102.678 Positif, 89.060 Sembuh

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 312 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 11.423 (orang yang masih dirawat / isolasi)," kata Dwi

Jokowi Bakal Gabungkan BUMN Pariwisata dan Penerbangan
Indonesia
Jokowi Bakal Gabungkan BUMN Pariwisata dan Penerbangan

Indonesia mengklaim memiliki 30 bandara internasional. Bahkan, negara lain yang tidak memiliki bandara internasional sebanyak Indonesia.