Mabes Polri soal Kasus Peretasan Awak Redaksi Narasi TV Ilustrasi peretasan (Antara/Pixabay)

MerahPutih.com - Mabes Polri telah memperoleh informasi mengenai kasus peretasan yang dialami oleh karyawan Mata Najwa dan Narasi TV.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dedi Prasetyo menyebutkan tidak ada anggota kepolisian yang terlibat peretasan akun digital milik sejumlah awak redaksi Narasi TV seperti yang diduga oleh Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid.

Baca Juga

Dugaan Peretasan terhadap Puluhan Awak Redaksi Narasi Harus Diusut Tuntas

"Kalau dugaan (peretasan) tidak ada," ucap Dedi Prasetyo di Jakarta, Kamis (29/9).

Dedi mengaku telah berkoordinasi dengan Dewan Pers mengenai kasus peretasan itu dan meminta para korban peretasan untuk membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya.

"Sudah saya koordinasikan dengan Dewan Pers untuk dapat melaporkan ke polda terkait peretasan tersebut," ujar Dedi.

Secara terpisah, Kabagpenum Polri, Kombes Pol. Nurul Azizah mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap upaya peretasan yang marak terjadi akhir-akhir ini dengan melakukan pengamanan terhadap data pribadinya.

"Masyarakat juga untuk waspada dengan melakukan langkah-langkah mengamankan data pribadinya," kata Nurul.

Baca Juga

Indonesia Hindari Narasi Politik Saat Presidensi G20

Sebelumnya pada Rabu (28/9), Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid meminta Polri mengusut dugaan anggotanya yang melakukan peretasan terhadap data milik Najwa Shihab dan sejumlah karyawan Narasi TV.

Bahkan, menurut Usman Hamid, dalam perkara ini, informasi yang beredar itu cukup serius bahwa Narasi TV diserang karena mengkritisi kepolisian dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dan juga mengkritisi Ferdy Sambo.

Ramai diberitakan sebanyak 34 awak redaksi Narasi TV terkena peretasan massal. Hal ini diketahui pertama kali pada Sabtu (24/9), peretas berupaya mengambil alih akun media sosial milik redaksi Narasi, seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Telegram.

Dewan Pers meminta aparat penegak hukum untuk proaktif menyelidiki kasus peretasan terhadap akun digital awak redaksi Narasi yang terjadi sejak 24 September 2022.

"Meminta aparat penegak hukum supaya proaktif untuk menyelidiki kejadian peretasan ini dan segera menemukan pelakunya serta mengusut tuntas," kata Wakil Ketua Dewan Pers M. Agung Dharmajaya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (28/9).

Dewan Pers menerima laporan dari beberapa konstituen bahwa telah terjadi peretasan terhadap akun digital puluhan awak redaksi Narasi. Kejadian ini merupakan peristiwa peretasan terbesar yang pernah dialami awak media nasional. (*)

Baca Juga

Komisi I DPR Dorong Kasus Peretasan Awak Redaksi Narasi Diusut Tuntas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mendagri Peringatkan Tegas Pejabat Pemerintah soal Kasus COVID-19
Indonesia
Mendagri Peringatkan Tegas Pejabat Pemerintah soal Kasus COVID-19

Kasus COVID-19 di Indonesia terus mengalami pelandaian. Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menilai, melandainya kasus COVID-19 di Indonesia bukan berarti situasi pandemi telah hilang.

Keluarga Jokowi Resmi Daftarkan Pernikahan Ida dan Ketua MK ke KUA Banjarsari
Indonesia
Keluarga Jokowi Resmi Daftarkan Pernikahan Ida dan Ketua MK ke KUA Banjarsari

Kantor Urusan Agama (KUA) Banjarsari Solo, Jawa resmi menerima berkas pendaftaran nikahnya adiknya Jokowi dengan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman. Acara pernikahan akan dilaksanakan pada tanggal 26 Mei.

Penambahan Harian Kasus COVID-19 di Bawah Angka 6 Ribuan Per Hari
Indonesia
Penambahan Harian Kasus COVID-19 di Bawah Angka 6 Ribuan Per Hari

Penambahan kasus harian COVID-19 mengalami penurunan dibawah angka 6 ribu. Per Jumat (29/7), kasus harian COVI-19 di Indonesia mencapai 5.831 kasus, sehingga total kasus COVID-19 tercatat 6.197.495.

Pasca Demo soal Gubernur Lukas Enembe, Kondisi Jayapura Aman dan Kondusif
Indonesia
Pasca Demo soal Gubernur Lukas Enembe, Kondisi Jayapura Aman dan Kondusif

Aksi Demonstrasi Koalisi Rakyat Papua (KRP) Save Gubernur Lukas Enembe yang berlangsung di Kota Jayapura, Papua, Selasa (20/9) telah berakhir.

Pabrik Baru BUMD DKI Direncanakan Ambil Suplai Minyak Goreng dari PTPN Holding
Indonesia
Pabrik Baru BUMD DKI Direncanakan Ambil Suplai Minyak Goreng dari PTPN Holding

Dirut BUMD PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo mengatakan, sejauh ini pembangunan pabrik tersebut masih dalam tahap diskusi awal dengan Direksi Agro Jawa Barat (Jabar), Direksi BUMD Jawa Tengah (Jateng) dan Direksi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Holding.

Meninggal, Walkot Bandung Oded M. Danial Terindikasi Serangan Jantung
Indonesia
Meninggal, Walkot Bandung Oded M. Danial Terindikasi Serangan Jantung

Walau sudah jadi Politisi, satu kegiatan yang tetap dilakukan adalah menjadi imam salat Jumat di masjid-masjid yang ada di Kota Bandung.

Mangkunegaran Pastikan Resepsi Pernikahan Kaesang Tak Langgar Pakem Adat
Indonesia
Mangkunegaran Pastikan Resepsi Pernikahan Kaesang Tak Langgar Pakem Adat

Acara ngunduh mantu dan resepsi akan dilakukan di Rumah Dinas (Rumdin) Wali Kota Solo Loji Gandrung dan Pura Mangkunegaran, Minggu (11/12).

Dua Bus Tabrakan di Purworejo, 1 Orang Meninggal Dunia
Indonesia
Dua Bus Tabrakan di Purworejo, 1 Orang Meninggal Dunia

Terjadi peristiwa tabrakan antara bus Murni Jaya bernomor polisi A 7790 KL dengan bus Efisiensi dengan nomor polisi AA 7023 OD di Jalan Purworejo-Yogyakarta tepatnya di Desa Jenar Wetan, Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis. Kejadian tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia. Dia adalah pengemudi bus Murni Jaya atas nama Slamet Heru Subagyo. Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara, sedangkan pengemudi bus Efisiensi atas nama Rudi Ruspendi mengalami luka berat

Jokowi Bertemu Teman Kuliah, Ditunjukkan Momen Wisuda dan Naik Gunung
Indonesia
Jokowi Bertemu Teman Kuliah, Ditunjukkan Momen Wisuda dan Naik Gunung

"Waktu itu Pak Jokowi wisudanya dengan beberapa teman angkatan, November 1985. Masuknya 1980, wisudanya 1985," ujar Tommy.

Jokowi Turun Langsung Kunjungi Kasus Stunting yang Tinggi di NTT
Indonesia
Jokowi Turun Langsung Kunjungi Kasus Stunting yang Tinggi di NTT

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi prioritas penanganan stunting dengan prevalensi 37,8 persen di tahun 2021. Presiden Joko Widodo mengunjungi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melihat kondisi warga disana.