Mabes Polri Segera Terbitkan Red Notice Jozeph Paul Zhang Jozeph Paul Zhang. (Tangkapan Layar)

MerahPutih.com - Mabes Polri akan mengupayakan pengajuan red notice kepada pihak Interpol terkait pencarian tersangka Joseph Paul Zhang, yang telah masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Kemarin dari hasil rapat imigrasi, dengan berbagai pertimbangan tetap kita upayakan mengajukan red notice ke Interpol. Nanti di Lyon akan dibahas apakah bisa masuk red notice atau tidak kemudian akan kita lakukan," ujar Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto kepada wartawan, Rabu (21/4).

Pengajuan red notice diharapkan bisa disetujui sehingga bisa mempersempit ruang gerak Joseph berpindah-pindah negara yang masuk dalam keanggotaan Interpol.

"Ya mudah-mudahan kalau nanti red notice disetujui, kalau dia mau negara-negara yang masuk Interpol akan menolak, kalau misalnya yang bersangkutan masuk ke sana," ungkapnya.

Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto. Foto: ANTARA

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, pencarian tersangka Joseph masih terus dilakukan.

"Masih berjalan untuk JPZ terus dilakukan kerja keras Polri bersama instansi terkait lainnya, untuk dapat memastikan keberadaan JPZ tersebut. Masih berproses," katanya.

Bareskrim Polri telah menetapkan Joseph Paul Zhang, sebagai tersangka terkait kasus penodaan agama dan pelanggaran Undang-undang ITE, serta memasukannya ke dalam daftar pencarian orang (DPO).

Seperti diberitakan, dalam video yang viral di akun Youtube-nya, Zhang mengakui dirinya sebagai nabi ke-26 setelah Nabi Muhammad dan melakukan beberapa penghinaan.

Tak hanya itu, dalam Youtube tersebut juga terdapat beberapa video berisikan pertemuan dengan aplikasi Zoom dan membahas beberapa ajaran yang menurutnya benar. Belum jelas apa motifnya melakukan penghinaan.

Paul Zhang diduga telah meninggalkan Indonesia sejak Januari 2018. Polri berjanji akan mencari pelaku dan akan dilakukan koordinasi dengan semua otoritas untuk menangkapnya.

Joseph Paul Zhang ternyata hanya merupakan nama akun. Pria yang mengaku sebagai nabi ke-26 itu disebut memiliki nama asli Shindy Paul Soerjomoelyono (SPS).

Berdasarkan penelusuran, Shindy Paul Soerjomoelyono belum pernah berganti kewarganegaraan alias masih merupakan warga negara Indonesia (WNI). (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kelompok Buruh Serukan Perlawanan Terhadap Israel
Indonesia
Kelompok Buruh Serukan Perlawanan Terhadap Israel

Massa aksi terpantau menyerukan penghentian kekerasan terhadap rakyat Palestina oleh Zionis-Israel yang masih berlangsung hingga hari ini

Dishub DKI Belum Bahas SIKM Larangan Mudik Lebaran
Indonesia
Dishub DKI Belum Bahas SIKM Larangan Mudik Lebaran

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengaku belum ada rencana untuk membahas penerapan kembali Surat Izin Keluar Masuk Jakarta (SIKM).

Besok, Jokowi Berencana Jajal KRL Yogyakarta-Klaten
Indonesia
Besok, Jokowi Berencana Jajal KRL Yogyakarta-Klaten

Setelah melakukan peninjauan vaksinasi massal, mantan Wali Kota Solo ini berencana menjajal Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Yogyakarta-Klaten.

Ahli Bahasa tidak Hadir, Sidang Jumhur Hidayat Ditunda
Indonesia
Ahli Bahasa tidak Hadir, Sidang Jumhur Hidayat Ditunda

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan di Jakarta, Kamis, menunda sidang kasus penyebaran berita bohong dengan terdakwa Jumhur Hidayat karena jaksa penuntut umum (JPU) belum dapat menghadirkan ahli bahasa sebagaimana telah dijadwalkan dalam persidangan sebelumnya, Senin (5/4).

Penolakan Bakal Jadi Tantangan Terberat Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Penolakan Bakal Jadi Tantangan Terberat Vaksinasi COVID-19

Salah satu sukses vaksin ialah terjadinya eradikasi di mana tidak ada lagi kasus penularan seperti yang terjadi pada cacar bopeng pada 1979.

39 Santriwati Positif COVID-19, Pemkot Solo Tetap Lanjutkan Belajar Tatap Muka
Indonesia
39 Santriwati Positif COVID-19, Pemkot Solo Tetap Lanjutkan Belajar Tatap Muka

Sebanyak 39 santriwati di salah satu pondok pesantren di Kelurahan Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah terpapar COVID-19.

Kronologis Meninggalnya Maaher At-Thuwailibi Versi Polisi
Indonesia
Kronologis Meninggalnya Maaher At-Thuwailibi Versi Polisi

Maaher sepenuhnya menjadi kewenangan Jaksa karena berkasnya sudah dilimpahkan atau masuk tahap 2 dan menjadi tahanan jaksa.

Arus Balik, KAI Ingatkan Penumpang Pakai Lengan Panjang
Indonesia
Arus Balik, KAI Ingatkan Penumpang Pakai Lengan Panjang

Sejak 21 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021 terdapat sekitar 40 ribu calon pengguna yang melakukan rapid di Stasiun Gambir dan Pasar Senen.

Ledakan Besar di Lebanon, 78 Orang Dinyatakan Tewas
Dunia
Ledakan Besar di Lebanon, 78 Orang Dinyatakan Tewas

Ledakan ini mengingatkan gubernur Lebanon terhadap ledakan Hiroshima dan Nagasaki

Pandemi COVID-19, Sekaten Keraton Surakarta Ditiadakan?
Indonesia
Pandemi COVID-19, Sekaten Keraton Surakarta Ditiadakan?

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tinggal dua pekan lagi atau tepatnya pada tanggal 29 Oktober.