Mabes Polri: Pemanggilan Novel Bukan Terkait Kepentingan Polri Sudah dua kali pihak Kabareskrim melakukan pemanggilan terhadap Komisaris Polisi. (Foto: Bartolomeus Papu))

MerahPutih Nasional - Kadiv Humas Mabes Polri akhirnya angkat bicara mengenai Novel Baswedan yang tidak memenuhi panggilan kabareskrim Mabes Polri untuk yang kedua kalinya, pada Kamis, (26/2). Sudah dua kali pihak Kabareskrim melakukan pemanggilan terhadap Komisaris Polisi (Kompol) Novel Baswedan terkait kasus yang membelitnya pada beberapa waktu lalu.

"Dalam penanganan Kasus Novel Baswedan itu, bukan untuk menghalangi dalam penagnan kasus-kasus korupsi itu yang paling pentig," ungkap Kadiv humas Mabes Polri Roni F. Sompie, kepada merahputih di Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (26/02). (Baca: Atas Perintah Plt Ketua KPK, Novel tidak Diizinkan Datang ke Bareskrim)

Dikatakan bahwa pemanggilan kedua ini ditujukan untuk menindaklanjuti dan melakukan pemeriksaan, karena sampai saat ini, pihak pelapor atau korban yang ditembak masih menuntut hak asasinya. (Baca: Bareskrim Ungkap Kembali Kasus Novel Baswedan)

Ketika ditanya mengapa kasus ini dinaikin lagi, roni menjawab,"Karena adanya permintan dari pihak korban, bukan karena pihak kepolsian yang ingin menaikannya, Sebab kalau ditunda sampai tahun depan, berarti kasus tersebut masuk dalam kadarluarsa jadi, kalau dibiarkan maka kasus itu tidak bsia lagi diproses," katanya.

Kehadiran Novel itu berdasarkan PLT KPK,"Tanya sama Plt KPK. Kan, mekanisme itu merupakan bagian dari prosedural Hukum acara pidana. "ya, tentu Novel penegakan hukum juga memahami resiko-resikonya, kita ikuti saja, apa yang bisa dilakukan oleh penyidik, karena proses penyidikan dan pemanggilan Novel itu, tujuannya untuk melengkapi proses penyelidikan dan pembuktiannya juga. Ia menegaskan bahwa panggilan yang dilayangkan oleh kabareskrim ini, terhadap Novel, bukan untuk kepentingan Polri namun semuanya demi penegakan hukum," tutupnya, (gms).


Tags Artikel Ini

Fadhli

LAINNYA DARI MERAH PUTIH