Mabes Polri Luncurkan SP2HP Online, Pantau Pengusutan Perkara Bisa Lewat Gadget Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung me-launching SP2HP di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/4). (Foto: MP/Divisi Humas Polri)

MerahPutih.com - Mabes Polri melakukan peluncuran Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) online dan e-PPNS.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung me-launching SP2HP di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/4).

SP2HP merupakan bentuk jaminan akuntabilitas dan transparansi penyelidikan/penyidikan.

Baca Juga:

Bareskrim Polri Ajukan Permohonan Ekstradisi Jozeph Paul Zhang

“Diharapkan dengan adanya aplikasi SP2HP online, tidak ada lagi sumbatan komunikasi atau informasi,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis.

SP2HP ialah layanan kepolisian yang memberikan informasi kepada masyarakat sampai sejauh mana perkembangan perkara yang ditangani.

Dalam SP2HP online ini, kata Sigit, masyarakat atau pelapor bisa mendapatkan nomor ponsel penyidik berikut atasannya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung me-launching SP2HP di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/4). (Foto: MP/Divisi Humas Polri)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung me-launching SP2HP di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/4). (Foto: MP/Divisi Humas Polri)

Dengan begitu, pelapor bisa melakukan komunikasi dan menanyakan langsung jika perkaranya jalan di tempat.

“Masyarakat akan mengetahui batasan waktu penanganan suatu perkara sehingga masyarakat mendapatkan kepastian hukum,” tekan Sigit.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menambahkan, diluncurkannya aplikasi SP2HP online dan e-PPNS ini merupakan salah satu bentuk penjabaran dari program prioritas Kapolri.

Baca Juga:

Ketua MPR Minta TNI-Polri Habisi KKB, Urusan HAM Bicarakan Kemudian

Di samping itu, dengan adanya aplikasi tersebut, pelapor dan penasihat hukum mengetahui persis perkembangan perkara yang sudah masuk menjadi laporan kepolisian.

“Dengan adanya lauching ini para pelapor atau penasehat hukum dapat melihat perkembangan daripada laporan yang dilaporkan,” tandas Agus.

Adapun SP2HP nantinya dikelola oleh Kepala Biro Operasional (Karobinops) sementara e-PPNS oleh Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) PPNS Bareskrim. (Knu)

Baca Juga:

Hotel Tempat Karantina Warga India Dijaga Ketat TNI-Polri

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kerugian Sementara Banjir di Kalsel Capai Rp1,3 Triliun
Indonesia
Kerugian Sementara Banjir di Kalsel Capai Rp1,3 Triliun

Citra satelit radar menunjukkan luas wilayah yang tergenang akibat banjir di Kalimantan Selatan sekitar 164.090 hektare.

Jakarta Minta Rusun Kosong Milik Swasta Dijadikan Program DP 0 Rupiah
Indonesia
Jakarta Minta Rusun Kosong Milik Swasta Dijadikan Program DP 0 Rupiah

"Kalau misalnya memenuhi kualifikasi hunian terjangkau, bisa kita kerjasamakan program DP nol," ujar Sarjoko.

Pimpinan Komisi III Minta Isu Nilai E Penanganan COVID-19 di DKI Tak Perlu 'Digoreng' Lagi
Indonesia
Pimpinan Komisi III Minta Isu Nilai E Penanganan COVID-19 di DKI Tak Perlu 'Digoreng' Lagi

Menurut dia, isu penanganan pandemi sangat terkait dengan kepercayaan publik

Bawaslu Bersiap Hadapi Kompleksitas Pemilu 2024
Indonesia
Bawaslu Bersiap Hadapi Kompleksitas Pemilu 2024

Di antara bentuk kesiapan menghadapi kompleksitas Pemilu dan Pilkada 2024 dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di jajaran Bawaslu.

Menko Luhut Pastikan Vaksinasi Nasional COVID-19 Dimulai Rabu
Indonesia
Menko Luhut Pastikan Vaksinasi Nasional COVID-19 Dimulai Rabu

Dampak vaksinasi ini diprediksi akan mulai kelihatan dalam tiga bulan ke depan.

Listyo Sigit Diyakini Bisa Bangun Polri Lebih Berintegritas di Tengah Polemik Kasus Narkoba Eks Kapolsek Astanaanyar
Indonesia
Listyo Sigit Diyakini Bisa Bangun Polri Lebih Berintegritas di Tengah Polemik Kasus Narkoba Eks Kapolsek Astanaanyar

Ia berharap tidak kembali terjadi hal-hal serupa yang bisa merusak citra kepolisian

[Hoaks atau Fakta]: Jomblo Bakal Disuntik Mati
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Jomblo Bakal Disuntik Mati

Berdasarkan hasil penelusuran, pria tersebut adalah penyiar berita Kazakh yang viral karena mengucapkan twitter lidah dalam bahasa Kazakh.

Kedubes Prancis Dijaga Ketat Aparat Kepolisian
Indonesia
Kedubes Prancis Dijaga Ketat Aparat Kepolisian

Polisi memastikan pengamanan di Kedubes Prancis diperketat pasca-kontroversi ucapan Presiden Emanuel Macron.

Klaster Baru Jadi Penyebab Melonjaknya Kasus Positif Corona di Indonesia
Indonesia
Klaster Baru Jadi Penyebab Melonjaknya Kasus Positif Corona di Indonesia

Bentuk klaster ada beberapa macam, kegiatan sosial pertama awalnya kelompok masyarakat.

Penusuk Syekh Ali Jaber Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup
Indonesia
Penusuk Syekh Ali Jaber Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Penyidik Polres Lampung bakal melakukan rekonstruksi kasus penusukan terhadap Syekh Ali Jaber besok.