Mabes Polri Gelar Rekonstruksi Tragedi Kanjuruhan dengan 30 Adegan Tersangka dan saksi memperagakan sejumlah adegan saat rekonstruksi tragedi Kanjuruhan di lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, Rabu (19/10/2022). (ANTARA/Didik Suhartono)

MerahPutih.com - Polri melakukan rekonstruksi insiden Kanjuruhan yang menewaskan 133 orang.

Rekonstruksi ini dilakukan di lapangan sepak bola Polda Jatim, pada Rabu (19/10).

Kadivhumas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan, rekonstruksi ini dihadiri oleh Deputi Kamtibmas Polhukam, Wairwasum Polri, Kadivpropam Polri, beberapa pejabat Kejaksaan Tinggi Surabaya, Pejabat Inafis dan Labfor Polri.

"Rekonstruksi hari ini merupakan tindak lanjut atas TGIPF (Tim Gabungan Independen Pencari Fakta)," jelas dia.

Baca Juga:

FIFA Dukung PSSI dalam Penyelesaian Tragedi Kanjuruhan

Dedi menjelaskan, pada rekonstruksi, penyidik fokus pada tiga tersangka, yakni WS, BS, dan H terkait pasal 359 KUHP dan atau 360 KUHP.

"Rekonstruksi juga penyidik dalam hal ini menghadirkan 54 orang sebagai saksi dan pemeran pengganti dan 30 adegan," ungkap Dedi.

Tujuan dari rekonstruksi hari ini untuk melihat peran dari tiga tersangka tersebut.

"Secara teknis kegiatan rekonstruksi ini dituangkan dalam berita acara sebagai kelengkapan berkas yang akan diserahkan pada jaksa peneliti," kata Dedi.

Baca Juga:

Korban Meninggal Dunia Tragedi Kanjuruhan Bertambah jadi 133 Orang

Apabila sudah dinyatakan lengkap atau P-21 pada tahap satu, selanjutnya segera tahap dua yaitu penyerahan tersangka dan alat buktinya.

Ia memastikan kasus ini segera dituntaskan secara transparan, akuntabel dan mengedepankan proses pembuktian secara ilmiah.

Sementara itu, Deputi V bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenkopolhukam RI Irjen Armed Wijaya menyebut, rekonstruksi penting untuk memperjelas kondisi fakta yang ada di lapangan.

"Sebagaimana yang kita lihat di CCTV, sehingga nantinya rekonstruksi ini akan membantu Kejaksaan di dalam proses persidangan di pengadilan," pungkasnya. (Knu)

Baca Juga:

8 Korban Tragedi Kanjuruhan Masih Dirawat di RS

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PKS Sarankan Pemerintah Tambah 'Jurus' Atasi Kelangkaan Minyak Goreng
Indonesia
PKS Sarankan Pemerintah Tambah 'Jurus' Atasi Kelangkaan Minyak Goreng

Pemerintah didesak meningkatkan pengawasan kepada ekspotir CPO

Petinggi Terduga Teroris Rahasiakan Cara Gulingkan Pemerintah Jokowi
Indonesia
Petinggi Terduga Teroris Rahasiakan Cara Gulingkan Pemerintah Jokowi

Informasi rencana penggulingan pemerintah didapatkan dari para pelaku yang sudah tertangkap.

Hasto Kritik Anies Tak Ada Prestasi di Jakarta, Wagub DKI: Anggap sebagai Vitamin
Indonesia
Hasto Kritik Anies Tak Ada Prestasi di Jakarta, Wagub DKI: Anggap sebagai Vitamin

Ahmad Riza Patria menanggapi celotehan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang mempertanyakan prestasi Anies selama memimpin Jakarta.

Meski di Atas Seribu, Kasus COVID-19 Harian Alami Penurunan
Indonesia
Meski di Atas Seribu, Kasus COVID-19 Harian Alami Penurunan

Kasus baru positif harian COVID-19 di Indonesia hari ini, Kamis (15/6), kembali mengalami kenaikan signifikan.

Pemkot Bogor Kehabisan Vaksin Booster
Indonesia
Pemkot Bogor Kehabisan Vaksin Booster

Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, berharap segera mendapatkan stok vaksin penguat untuk melanjutkan program vaksinasi COVID-19 bagi seluruh masyarakat jelang Ramadan 1443 Hijriah.

Luhut Pastikan Tak Ada Jalan Damai Bagi Haris dan Fatia
Indonesia
Luhut Pastikan Tak Ada Jalan Damai Bagi Haris dan Fatia

Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti resmi menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik atas laporan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Wacana Penundaan Pemilu 2024, Pakar Hukum UNS Surakarta: Kuncinya Ada di Jokowi
Indonesia
Wacana Penundaan Pemilu 2024, Pakar Hukum UNS Surakarta: Kuncinya Ada di Jokowi

"Sekarang kuncinya ada pada Presiden Jokowi. Jika menolak usulan itu selesai sudah wacana tiga periode," pungkasnya.

LPSK Harap Ada Rumah Tahanan Khusus Justice Collaborator
Indonesia
LPSK Harap Ada Rumah Tahanan Khusus Justice Collaborator

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berharap ada rumah tahanan yang dikhususkan bagi saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum (justice collaborator) demi menjamin perlindungan.

Vaksinasi Booster di Kota Bandung Belum Sampai 50 Persen
Indonesia
Vaksinasi Booster di Kota Bandung Belum Sampai 50 Persen

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus melakukan percepatan untuk vaksinasi dosis ketiga (Booster).

Pemerintah Harus Segera Hapus Persyaratan Vaksin Meningitis
Indonesia
Pemerintah Harus Segera Hapus Persyaratan Vaksin Meningitis

selama ini vaksin meningitis menjadi salah satu kendala pemberangkatan jamaah umrah Indonesia, apalagi ketersediaan vaksin tersebut di dalam negeri sangat terbatas dalam beberapa waktu terakhir.