Mabes Polri Bakal Bentuk Direktorat Khusus Siber di 9 Polda

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 Agustus 2023
Mabes Polri Bakal Bentuk Direktorat Khusus Siber di 9 Polda
Ilustrasi kejahatan siber. (Foto: Pexels/Tima Miroshnichenko)

MerahPutih.com - Kejahatan siber kian mengkhawatirkan membuat kerugian keuangan pada warga. Dengan potensi meningkatnya kejahatan siber, Mabes Polri akan membentuk direktorat khusus untuk penanganan kejahatan ini di sembilan wilayah.


Pembentukan direkrorat khusus ini, sejalan dengan pesatnya perkembangan teknologi digital yang memicu lahirnya beragam modus kejahatan dengan memanfaatkan celah rendahnya literasi masyarakat Indonesia.

Baca Juga:

Kerjasama Antisipasi Tantangan Keamanan Siber di Ruang Digital Indonesia

Setiap Polda akan ada Direktorat Kriminal Khusus, Direktorat Siber dan Direktorat Kriminal Umum.

" Inilah yang nantinya akan menangani kasus-kasus terkait dengan kejahatan siber,” ujar Kepala Biro Pengawasan dan Penyidikan (Wassidik) Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri Brigjen Iwan Kurniawan di Jakarta, Selasa (22/8).

Meskipun belum menyebutkan secara spesifik wilayah yang akan dikembangkan, kepolisian berencana memilih sembilan wilayah berdasarkan tingginya tingkat kejahatan siber di wilayah tersebut.

“Kami melihat wilayah tersebut memang cukup banyak masalah kejahatan-kejahatan yang terkait dengan siber. Sembilan wilayah akan dibentuk direktorat khusus,” tutur Iwan.

Mantan Kapolres Jaksel ini mengakui, salah satu tantangan yang dihadapi Indonesia ke depannya adalah memastikan keamanan dan pengamanan ekosistem digital, khususnya yang terkait dengan bidang ekonomi dan keuangan.

"Jadi memang sudah harus ada mindset itu di security system kita, bahwa ini benar-benar akan terjadi. Jadi lebih baik kita antisipatif. Salah satunya dengan menambah jumlah armada Direktorat Siber-nya,” jelasnya.

Iwan menegaskan, keberadaan Direktorat Khusus Siber, akan menangani berbagai kejahatan siber yang berkembang seiring dengan berkembangnya pemanfaatan ruang-ruang digital.

“Terus terang, kasus kejahatan keuangan digital banyak sekali, karena saking banyaknya sehingga ke depan adalah bagaimana penyidik-penyidik kami yang saat ini bertugas di bidang direktorat siber ini berkembang,” katanya. (Knu)

Baca Juga:

Polda Metro Minta Masyarakat Waspada Kejahatan Siber

Bagikan
Bagikan