MA Tolak Permohonan Pembatalan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Logo BPJS Kesehatan (Foto: antaranews)

MerahPutih.com - Mahkamah Agung menolak permohonan uji materi Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yang menetapkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Dalam amar putusan, uji materi yang diajukan Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) itu diputus pada tanggal 6 Agustus 2020 oleh Hakim Agung Supandi, Yodi Martono Wahyunadi, dan Is Sudaryono.

Baca Juga

Syarat Subsidi Pekerja Swasta Rp600 Ribu Sebulan Wajib Rutin Bayar BPJS

Sementara, kuasa hukum KPCDI Rusdianto Matulatuwa mengatakan bahwa uji materi Perpres Nomor 64 Tahun 2020 menyoal kenaikan iuran serta denda sebesar 5 persen untuk peserta yang telat membayar iuran.

"Kalau Perpres Nomor 75 Tahun 2019 hanya bicara kenaikan iuran. Di Perpres Nomor 64 Tahun 2020 mengatur lebih jauh tentang denda," ujarnya dilansir Antara

Maysarakat sedang mengurus BPJS Kesehatan di Solo
Warga mengantre pelayanan BPJS Kesehatan di Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Sebelumnya, Mahkamah Agung mengabulkan sebagian permohonan uji materi yang diajukan KPCDI dan membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang diatur Perpres Nomor 75 Tahun 2019.

Namun, Presiden kemudian mengeluarkan Perpres Nomor 64 Tahun 2020 yang secara substansi mengatur kenaikan iuran BPJS Kesehatan lagi.

Pemerintah menetapkan kenaikan iuran peserta mandiri BPJS Kesehatan secara bertahap pada bulan Juli 2020, kemudian pada bulan Januari 2021, sementara peningkatan tarif peserta mandiri dengan manfaat perawatan kelas III disubsidi oleh Pemerintah.

Baca Juga

IDI Kritik Kenaikan BPJS Kesehatan Tidak Berbanding Lurus Dengan Kualitas Pelayanan

Berdasarkan Perpres Nomor 64 Tahun 2020, Pemerintah menetapkan iuran peserta mandiri kelas III sebesar Rp42 ribu mulai Juli 2020. Namun, peserta cukup membayarkan iuran sebesar Rp25.500,00 karena sisanya sebesar Rp16.500,00 disubsidi oleh pemerintah pusat, sesuai dengan Pasal 34 Ayat (1) Perpres. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Bakal Lakukan Ini Jika Menemukan Pengendara yang Nekat Mudik
Indonesia
Polisi Bakal Lakukan Ini Jika Menemukan Pengendara yang Nekat Mudik

Jadi dari Sumatera mau ke Jawa enggak bisa, Jawa Sumatera enggak bisa

Puncak Musim Kemarau Diperkirakan Masih akan Terjadi pada Agustus-September
Indonesia
Puncak Musim Kemarau Diperkirakan Masih akan Terjadi pada Agustus-September

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan puncak kemarau masih akan terjadi antara Agustus hingga September 2020.

Djoko Tjandra Jadi Tersangka Pemberi Suap untuk Pinangki
Indonesia
Djoko Tjandra Jadi Tersangka Pemberi Suap untuk Pinangki

Pemberian suap diduga berkaitan dengan permohonan Peninjauan Kembali (PK) dan pengurusan fatwa ke Mahkamah Agung (MA).

Catat Nih! Polri Tak Keluarkan Ijin Keramaian Saat Pilkada 2020
Indonesia
Catat Nih! Polri Tak Keluarkan Ijin Keramaian Saat Pilkada 2020

Polri akan bertindak tegas untuk menegakkan aturan

Polda Metro Jaya Cokok 4 Pelaku Pembunuhan Sadis Bos Pabrik Roti Asal Taiwan
Indonesia
Polda Metro Jaya Cokok 4 Pelaku Pembunuhan Sadis Bos Pabrik Roti Asal Taiwan

Tersangka mengaku menghabisi korban karena sakit hati Hsu Ming Hu tidak mau bertanggung jawab atas kehamilannya.

Anggota Komisi III Ini Siap Tampung Informasi Soal Kematian Pengawal Rizieq
Indonesia
Anggota Komisi III Ini Siap Tampung Informasi Soal Kematian Pengawal Rizieq

Investigasi khusus ini harus melibatkan Komnas HAM

Tunjangan Rumah Dewan, Pimpinan DPRD: Ahok Tanya Dulu Jangan Ngamuk-Ngamuk
Indonesia
Tunjangan Rumah Dewan, Pimpinan DPRD: Ahok Tanya Dulu Jangan Ngamuk-Ngamuk

Seharusnya Ahok mencari kebenaran informasi itu melalui anggota DPRD, bukan hanya melihat di medsos.

Bank Syariah Indonesia Segera Rebranding Kantor dan Target Bisnis
Indonesia
Bank Syariah Indonesia Segera Rebranding Kantor dan Target Bisnis

Bank juga akan memperkuat lini bisnis konsumer baik otomotif dan KPR serta ritel dengan basis pembiayaan menggunakan gaji nasabah atau payroll dengan produk mitra guna.

Sah! Eri-Armuji Ditetapkan sebagai Pemenang Pilkada Surabaya 2020
Indonesia
Sah! Eri-Armuji Ditetapkan sebagai Pemenang Pilkada Surabaya 2020

"Eri-Armuji mendapatkan 597.540 suara. Sedangkan, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno mengantongi 451.794 suara. Sehingga, terdapat selisih 145.746 suara," kata Komisioner KPU Kota Surabaya Devisi Teknis Penyelenggaraan, Soeprayitno

OTT Menteri Edhy Prabowo, KPK Sita Tas Louis Vuitton hingga Jam Rolex
Indonesia
OTT Menteri Edhy Prabowo, KPK Sita Tas Louis Vuitton hingga Jam Rolex

KPK telah menetapkan 7 orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penetapan ekspor benih lobster atau benur.