Ma'ruf Amin Tegaskan Turunnya Tingkat PPKM Ditentukan Vaksin Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Antara)

Merahputih.com - Wakil Presiden, Ma’ruf Amin menegaskan cakupan masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin COVID-19 menjadi syarat dan ketentuan untuk menurunkan tingkat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di daerah.

"Jadi vaksin ini menjadi salah satu penentu untuk turunnya tingkat (PPKM), sehingga kita benar-benar menjaga supaya imunitas masyarakat ini terjaga, walaupun Covid-19 belum hilang sama sekali," kata Ma'ruf dikutip Antara, Rabu (15/9).

Baca Juga:

Kinerja Penanganan COVID-19 di Jatim Disorot Wapres

Ia menjelaskan syarat penurunan PPKM dari tingkat III ke II ialah sedikitnya 50 persen masyarakat di suatu daerah harus sudah mendapatkan vaksin. Sementara untuk penurunan PPKM tingkat II ke I ialah sebanyak 70 persen masyarakat sudah divaksin Covid-19.

"Kami ingin ketika dari tingkat III ke tingkat II itu minimal harus dicapai di daerah itu 50 persen masyarakatnya sudah divaksin. Dari (PPKM) tingkat II ke tingkat I, kami harapkan masyarakatnya sudah tervaksin 70 persen," ungkap Ma'ruf.

Wakil Presiden
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Sekretariat Wapres)

Sebelumnya, Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Pandjaitan, dalam keterangannya Senin (13/9), mengatakan, pemerintah akan menggunakan indikator cakupan vaksinasi dalam evaluasi penurunan tingkat PPKM di wilayah Jawa dan Bali.

"Pertama, cakupan vaksinasi dosis pertama harus mencapai 50 persen dan cakupan vaksinasi lansia (lanjut usia) harus mencapai 40 persen, sebagai syarat tambahan untuk bisa turun dari level tiga ke level dua," kata dia.

Baca Juga:

Wapres Perintahkan Kepala Daerah Segera Pacu Penyerapan Anggaran

Daerah yang saat ini berada di tingkat II akan diberi waktu dua pekan untuk mengejar target yang ditentukan. "Jika (target) tidak bisa dicapai, maka akan dinaikkan statusnya kembali ke level tiga," ujar dia. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Terjunkan 4.300 Aparat ke Depok dan Tangsel
Indonesia
Polda Metro Terjunkan 4.300 Aparat ke Depok dan Tangsel

Polda Metro Jaya menyiagakan ribuan personel gabungan untuk mengamankan pagelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

Coki Pardede Diduga Pakai Sabu agar Pede di Panggung
Indonesia
Coki Pardede Diduga Pakai Sabu agar Pede di Panggung

Komedian Reza Pardede atau yang dikenal dengan nama Coki Pardede ternyata memakai narkoba lantaran sudah ketagihan.

Seluruh Kantor Pemkot Bandung Ditutup
Indonesia
Seluruh Kantor Pemkot Bandung Ditutup

Yana belum mengantongi jumlah detail pegawai Pemkot Bandung yang terpapar COVID-19. Namun, penutupan sebagai langkah cepat Pemkot Bandung mengurangi penularan.

Kelompok MIT Diduga Rampok dan Bunuh 4 Petani di Poso
Indonesia
Kelompok MIT Diduga Rampok dan Bunuh 4 Petani di Poso

Kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) kembali berulah. Mereka diduga merampok dan membunuh empat orang petani di Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (11/5)

Ubah Statuta Demi Rangkap Jabatan Rektor, Pengamat: Perparah Keadaan
Indonesia
Ubah Statuta Demi Rangkap Jabatan Rektor, Pengamat: Perparah Keadaan

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini menilai, tidak ada contoh baik dari rektorat, MWA UI, serta pemerintah.

Bawaslu Waspadai Proses Kampanye Jelang Pemungutan Suara
Indonesia
Bawaslu Waspadai Proses Kampanye Jelang Pemungutan Suara

Kampanye jadi tahapan paling panjang

Polisi Pastikan Jozeph Paul Zhang Diproses Hukum Indonesia
Indonesia
Polisi Pastikan Jozeph Paul Zhang Diproses Hukum Indonesia

"Kalau saya tidak lepaskan saya ditangkap, dipulangin. Itu namanya berkhidmat," ujar Jozeph.

Anies Positif COVID-19, DKI Tidak Bakal Tunjuk Pelaksana Harian Gubernur
Indonesia
Anies Positif COVID-19, DKI Tidak Bakal Tunjuk Pelaksana Harian Gubernur

“Bapak Gubernur sudah menyampaikan kepada kami semua, jajaran di Pemprov DKI Jakarta, agar tetap bekerja melayani masyarakat dengan giat," kata Sri.

Gibran Buka Tempat Wisata, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dilarang Masuk
Indonesia
Gibran Buka Tempat Wisata, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dilarang Masuk

"Untuk objek wisata tertutup kedepan akan kita berlakukan syarat vaksin untuk memberikan rasa aman pada pengunjung," kata Gibran.

KPK Periksa Dirjen Kemensos Terkait Kasus Suap Mensos Juliari
Indonesia
KPK Periksa Dirjen Kemensos Terkait Kasus Suap Mensos Juliari

KPK akan mendalami proses pemilihan vendor hingga penyaluran bansos