Ma'ruf Amin Serukan Masyarakat tak Ikut Aksi 22 Mei Cawapres Nomor Urut 01 Ma'ruf Amin. (Foto: TKN)

MerahPutih.com - Cawapres Ma'ruf Amin menyerukan agar tak ada warga yang datang dan melakukan aksi saat pemunguman pemenang Pemilu 22 Mei mendatang. Hal ini semata-mata untuk menjaga keutuhan NKRI. Ma'ruf mengatakan jangan sampai Indonesia terpecah belah hanya karena ada ambisi politik.

"Saya harap tidak terjadi itu. Kenapa? Menjaga negara dan keutuhan bangsa, keamanan, ketenteraman. Kita harus berpikir bahwa menjaga negara, mengutamakan negara dan bangsa harus lebih kita utamakan, kita dahulukan daripada kepentingan kelompok dan kepentingan sesaat," imbuh Ma'ruf kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (18/5).

Ma'ruf melanjutkan para elite tentu harus bisa menahan diri untuk mengikuti saja apa yang menjadi aturan main yang sudah disepakati.

"Kepada para tokoh, tokoh agama maupun negarawan, kita ajak supaya kita bersama-sama mengawal ini dan meredam supaya tidak terjadi gejolak di masyarakat," jelas Ma'ruf.

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawa(i Soekarnoputri, menerima kunjungan Cawapres 01, KH Ma'ruf Amin, di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Kamis (9/5/2019). (Antaranews/Riza Harahap)
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menerima kunjungan Cawapres 01, KH Ma'ruf Amin, di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Kamis (9/5/2019). (Antaranews/Riza Harahap)

Ma'ruf berharap, masyarakat harus menunggu pengumuman dari KPU, menunggu apakah ada gugatan baik melalui Bawaslu atau melalui MK.

"Sesudah penetapan oleh KPU tentu kita akan lakukan langkah yang semestinya kalau sudah dinyatakan sebagai pemenang. saya kira itu anu saja, normal-normal saja," tandas Ma'ruf.

Hal yang sama juga diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto meminta para kepala daerah, Pangdam dan Kapolda di daerah untuk mencegah masyarakat ke Jakarta pada 22 Mei 2019. Permintaan itu disampaikan mengingat adanya potensi massa dari luar Jakarta saat pengumuman hasil rekapitulasi Pemilu 2019.

"Ada rencana-rencana dari pihak tertentu untuk mengarahkan masyarakat dari luar Jakarta ke Jakarta, dari daerah ke Jakarta, Anda juga mendengarkan, masa kita biarkan," kata Wiranto,

Wiranto juga mengimbau seluruh warga di daerah jangan sampai terpengaruh dengan ajakan ke Jakarta. "Ini hanya imbauan bukan larangan agar warga untuk tidak berbuat kerusuhan di Jakarta dan dapat melanggar hukum," katanya. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH