Ma'ruf Amin: COVID-19 Sudah Mulai Naik Lagi Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Antara/Asdep KIP Setwapres)

Merahputih.com - Seluruh masyarakat diminta untuk menjaga diri dan sekitarnya di tengah meningkatnya angka kasus penularan COVID-19 di Indonesia.

Para ulama dan pimpinan pondok pesantren juga diminta untuk menjaga masyarakat di sekitarnya agar tidak tertular dan terinfeksi COVID-19.

Baca Juga:

Ma'ruf Amin Akui Masih Ada Ceramah Keagamaan yang Selipkan Khilafah

"Mari kita jaga sekeliling kita, apalagi akhir-akhir ini COVID-19 sudah mulai naik lagi," kata Wakil Presiden Ma’ruf Amin, dalam Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (8/6).

Seluruh kalangan harus berupaya menekan angka penyebaran kasus COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. Jika angka kasus COVID-19 di Indonesia berhasil ditekan dan dikendalikan, maka kegiatan masyarakat dapat kembali normal. "Di dalam segala kegiatan," tegasnya.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin rapat internal perkembangan vaksin COVID-19 secara virtual dari rumah dinas wapres di Jakarta, Sabtu (9/1/2021). (Asdep KIP Setwapres)
Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin rapat internal perkembangan vaksin COVID-19 secara virtual dari rumah dinas wapres di Jakarta, Sabtu (9/1/2021). (Asdep KIP Setwapres)

Sementara itu, Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 pada Selasa (8/6) menunjukkan penambahan kasus baru COVID-19 sebanyak 6.294 kasus. 5.805 pasien dinyatakan sembuh dan 189 orang meninggal dunia.

Sehingga akumulasi kasus COVID-19 di Indonesia sejak Maret 2020 sebanyak 1.869.325 kasus, dengan 1.717.370 orang sembuh dan 51.992 orang meninggal dunia.

Baca Juga:

Tak Pulang Kampung, Ini Kegiatan Jokowi-Ma'ruf Amin saat Lebaran

Hingga saat ini, sebagaimana dikutip Antara, tercatat kasus aktif sebanyak 99.963, yakni berupa pasien yang menjalani perawatan dan isolasi setelah terkonfirmasi COVID-19. Selain itu, terdapat 94.682 orang yang masuk kategori suspek COVID-19.

Provinsi yang melaporkan penambahan kasus terbanyak pada Selasa ialah Jawa Tengah (1.489 kasus baru), Jawa Barat (1.073 kasus baru), DKI Jakarta (755 kasus baru), Jawa Timur (389 kasus baru) dan Riau (345 kasus baru). (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Semua Pemda di Jabar Diingatkan Untuk Maksimal Dalam Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Semua Pemda di Jabar Diingatkan Untuk Maksimal Dalam Vaksinasi COVID-19

Target untuk SDM Kesehatan ini akhir Februari selesai. Kemudian, sasaran beralih ke profesi lainnya.

Sebelum Ditembak, Terduga Teroris Sempat Mondar-mandir di Halaman Mabes Polri
Indonesia
Sebelum Ditembak, Terduga Teroris Sempat Mondar-mandir di Halaman Mabes Polri

Terduga teroris tewas ditembak saat masuk ke gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Ratusan Prajurit Yonif 144 Diterjunkan ke Perbatasan RI-Malaysia
Indonesia
Ratusan Prajurit Yonif 144 Diterjunkan ke Perbatasan RI-Malaysia

Sebanyak 450 prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) 144/Jaya Yudha Curup, Bengkulu, diberangkatkan ke Kalimantan Barat (Kalbar) dalam tugas menjaga perbatasan Indonesia-Malaysia.

Kantor KAMI Diteror Petasan
Indonesia
Kantor KAMI Diteror Petasan

Namun, ia belum bisa merinci soal peristiwa tersebut. Tetapi dipastikan ledakan itu akibat petasan.

436 Rumah Warga Terkena Dampak Banjir di Jember
Indonesia
436 Rumah Warga Terkena Dampak Banjir di Jember

Banjir hingga ketinggian lebih dari satu meter. yang terjadi di Jember, Jawa Timur. Akibatnya, 436 rumah warga di daerah aliran sungai (DAS) Bedadung terkena dampaknya.

Empat Pemudik yang Provokasi Terobos Barikade Petugas Diciduk
Indonesia
Empat Pemudik yang Provokasi Terobos Barikade Petugas Diciduk

Kejadian itu bermula saat para pemudik diputar balik karena tidak mampu menunjukkan persyaratan perjalanan ke luar daerah

Warga Tolak Vaksinasi COVID-19, Wagub DKI: Didenda dan Tidak Dikasih Bansos
Indonesia
Warga Tolak Vaksinasi COVID-19, Wagub DKI: Didenda dan Tidak Dikasih Bansos

"Jadi, sudah didenda, enggak dikasih bansos," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria

Sama dengan Jokowi, Erdogan Disuntik Vaksin Sinovac
Indonesia
Sama dengan Jokowi, Erdogan Disuntik Vaksin Sinovac

Turki bakal mendatangkan lagi 25 sampai 30 juta dosis vaksin Sinovac, Tiongkok.

Pimpinan DPR Tantang Komjen Listyo Realisasikan Janji Jika Disahkan Jadi Kapolri
Indonesia
Pimpinan DPR Tantang Komjen Listyo Realisasikan Janji Jika Disahkan Jadi Kapolri

"Saya apresiasi Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang ingin melayani masyarakat dengan cepat, Seperti memesan makanan cepat saji. Tentunya hal ini harus dapat direalisasikan dalam program 100 hari kinerjanya sebagai prestasi ke depannya, usai dirinya menjabat sebagai Kapolri," pungkasnya.

Jadi Perantara Suap Djoko Tjandra, Andi Irfan Jaya Divonis 6 Tahun Penjara
Indonesia
Jadi Perantara Suap Djoko Tjandra, Andi Irfan Jaya Divonis 6 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 4 bulan kurungan terhadap Andi Irfan Jaya.