Ma'ruf Amin Berharap Hari Konstitusi Jadi Momentum Evaluasi Kegiatan Seluruh Elemen Bangsa Tangkapan layar Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghadiri peringatan Hari Konstitusi Tahun 2020 secara virtual di Jakarta, Selasa (18/8). (Antaranews/Fransiska Ninditya)

Merahputih.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menghadiri acara peringatan Hari Konstitusi Tahun 2020, yang diselenggarakan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), secara virtual lewat sambungan telekonferensi dari rumah dinas wapres di Jakarta, Selasa (18/8).

Dalam sambutannya, Wapres mengatakan peringatan Hari Konstitusi, yang diselenggarakan setiap tahun, menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kegiatan seluruh elemen bangsa dalam menjalankan konstitusi.

"Peringatan ini merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi dan refleksi atas apa yang telah kita lakukan sebagai bangsa dan negara dalam menjalankan amanat konstitusi," kata Ma'ruf Amin dalam sambutannya di Jakarta, Selasa (18/8).

Evaluasi tersebut dapat dilakukan dengan membuka kembali catatan kegiatan yang telah dilakukan oleh seluruh penyelenggara negara, serta melaksanakan rencana program yang belum dikerjakan.

"Saya ingin mengajak kita, sebagai penyelenggara negara, secara bersama-sama melihat dimana posisi kita hari ini, membuka kembali catatan tentang apa saja yang telah kita lakukan sampai hari ini, dan apa saha yang masih perlu dituntaskan," jelas Wapres.

Khususnya di tengah masa pandemi, Ma'ruf mengatakan COVID-19 telah mempengaruhi daya tahan dan kemampuan bangsa Indonesia dalam melaksanakan pembangunan, terutama di bidang kesejahteraan masyarakat, termasuk sektor kesehatan dan pendidikan.

"Wabah COVID-19 yang semula merupakan masalah kesehatan, kini telah menimbulkan disrupsi terhadap sendi-sendi kehidupan sosial, budaya, peribadatan dan kegiatan keagamaan, ekonomi masyarakat, serta tidak luput pula kondisi keuangan negara," tukasnya.

Oleh karena itu, Ma'ruf mengajak seluruh penyelenggara negara dan masyarakat untuk terus optimistis dalam melewati cobaan pandemi dan muncul sebagai bangsa yang teruji kualitasnya.

Sementara itu, sebagaimana dikutip Antara, Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan konstitusi memiliki arti penting bagi sebuah negara. Konstitusi mengatur hal-hal yang bersifat fundamental dalam suatu negara, sehingga peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia merupakan satu kesatuan dengan peringatan Hari Konstitusi pada 18 Agustus 1945

"Tanpa konstitusi, negara tidak akan pernah lahir. Maknanya, bahwa kelahiran sebuah negara sangat erat dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari konstitusi negara tersebut," ujar Bambang.

Peringatan Hari Konstitusi Tahun 2020 diselenggarakan di Gedung MPR/DPR Senayan Jakarta, Selasa, dengan dihadiri Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD, sejumlah pimpinan fraksi partai, serta diikuti secara virtual oleh beberapa anggota MPR. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Masih 'Tersandera' Partai Politik
Indonesia
Jokowi Masih 'Tersandera' Partai Politik

Setengah dari seluruh kursi menteri diisi unsur Parpol

Muhammad-Saraswati Beberkan Bukti Kecurangan Pilkada Tangsel di Sidang Sengketa
Indonesia
Muhammad-Saraswati Beberkan Bukti Kecurangan Pilkada Tangsel di Sidang Sengketa

Kuasa hukum Muhammad-Sara yakni Swardi Aritonang menduga, proses pilkada di Tangsel penuh kecurangan

Datangi Pasukan Khusus, Panglima TNI Pastikan Kesiapan Jika Berperang
Indonesia
Datangi Pasukan Khusus, Panglima TNI Pastikan Kesiapan Jika Berperang

Di hadapan prajurit Marinir, Panglima TNI mengatakan bahwa kesiapsiagaan adalah hal yang utama

Realisasi Penerimaan Pajak DKI Jakarta Capai 29,7 Persen
Indonesia
Realisasi Penerimaan Pajak DKI Jakarta Capai 29,7 Persen

Realisasi pajak itu terdiri dari Rp 14,8 triliun sektor pajak dan Rp 334 miliar dari sektor retribusi.

KAI Daop 4 Operasionalkan Kembali KA Sembrani Mulai 10 Juli
Indonesia
KAI Daop 4 Operasionalkan Kembali KA Sembrani Mulai 10 Juli

KA Sembrani akan berangkat dari Stasiun Semarang Tawang pada pukul 21.45 WIB menuju Jakarta dan pukul 01.21 WIB untuk tujuan Surabaya.

Kampung Tangguh Jadi Senjata untuk Menekan Penyebaran Corona di Jakarta
Indonesia
Kampung Tangguh Jadi Senjata untuk Menekan Penyebaran Corona di Jakarta

Polisi membentuk Kampung Tangguh di sejumlah wilayah ibu kota untuk menekan penyebaran corona yang jumlahnya terus melonjak.

Pakar Kesehatan Ungkap Pasien Corona Meninggal Tidak Tulari Virus ke Orang Lain
Indonesia
Pakar Kesehatan Ungkap Pasien Corona Meninggal Tidak Tulari Virus ke Orang Lain

"Setiap virus hanya bisa hidup dengan cara menumpang pada sel manusia. Maka ketika pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 meninggal dunia, virus yang ada di dalam tubuhnya ikut mati," terang Joni

Update COVID-19 Selasa (12/5): 14.749 Positif, 1.007 Meninggal Dunia
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (12/5): 14.749 Positif, 1.007 Meninggal Dunia

"COVID-19 bisa sembuh dan ini memotovasi kita untuk hidup sehat. Kondisinya bagus dan tak dikhawatirkan menular. Mereka sembuh dan punya kekebalan imunitas yang baik," sambungnya.

 Tiga Perawat RSUD Bung Karno Solo Ditolak Warga, Terpaksa Tidur di Rumah Sakit
Indonesia
Tiga Perawat RSUD Bung Karno Solo Ditolak Warga, Terpaksa Tidur di Rumah Sakit

Direktur RSUD Bung Karno Solo, dr Wahyu Indianto membenarkan adanya kejadian tiga anak buahnya yang selama ini tinggal di indekos tiba-tiba ditolak pemilik indekos.

 Presiden Jokowi Kirim Karangan Bunga ke Rumah Pribadi Didi Kempot di Solo
Indonesia
Presiden Jokowi Kirim Karangan Bunga ke Rumah Pribadi Didi Kempot di Solo

Presiden Jokowi pun ikut berduka cita dengan mengirimkan karangan bunga di rumah pribadi Didi Kempot.