MA Diharap Tingkatkan Kualitas Aplikasi e-Court Presiden Jokowi. Foto: Biro Setpres

Merahputih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Mahkamah Agung (MA) terus meningkatkan kualitas aplikasi e-court sebagai salah satu bentuk pemanfaatan teknologi informasi dalam dunia peradilan.

"Saya berharap Mahkamah Agung terus meningkatkan kualitas aplikasi e-court termasuk standarisasi kewajiban para pihak, pemeriksaan saksi dan juga perluasan aplikasi e-court untuk perkara-perkara perdata yang bersifat khusus," ujar Jokowi.

Baca Juga:

Politisasi SARA dan Ujaran Kebencian Marak, Pengamat: Demokrasi Indonesia Suram

Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidato virtual di acara Sidang Pleno Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung 2020 yang ditayangkan langsung Youtube Sekretariat Presiden dari Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/2).

Presiden saat menaiki tangga pesawat kepresidenan Indonesia-1 di Halim Perdanakusuma Jakarta, Minggu (14/2/2021), untuk berangkat ke Jawa Timur meresmikan Bendungan Tukul yang terletak di Desa Tukul, Kabupaten Pacitan, Jatim. ANTARA/HO-Biro Pers Setpres.
Presiden saat menaiki tangga pesawat kepresidenan Indonesia-1 di Halim Perdanakusuma Jakarta, Minggu (14/2/2021), untuk berangkat ke Jawa Timur meresmikan Bendungan Tukul yang terletak di Desa Tukul, Kabupaten Pacitan, Jatim. ANTARA/HO-Biro Pers Setpres.

Jokowi mencatat sebelum pandemi, MA sudah memiliki rencana besar untuk menggunakan teknologi informasi di lingkungan peradilan. Datangnya pandemi, justru mempercepat terwujudnya rencana besar tersebut.

Kepala Negara menyampaikan bahwa pemerintah memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya, pada upaya-upaya yang telah dilakukan MA untuk memperluas e-court dan e-litigation.

Baca Juga

Wisata Bendungan di Malang Kembali Dibuka

Namun demikian Presiden mengingatkan akselerasi penggunaan teknologi bukanlah tujuan akhir. Percepatan penggunaan teknologi adalah pintu masuk untuk transformasi lebih luas dan lebih besar dalam penyelenggaraan peradilan, untuk mempercepat terwujudnya peradilan yang modern. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Alasan Demokrat Versi KLB Tak Kunjung Serahkan Berkas ke Kemenkumham
Indonesia
Alasan Demokrat Versi KLB Tak Kunjung Serahkan Berkas ke Kemenkumham

Sekjen Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Jhoni Allen Marbun mengakui, pihaknya belum melaporkan hasil KLB Deli Serdang, Sumatera Utara,

Jelang Haornas 2020, Kemenpora Gelar Workshop IPTEK Olahraga
Indonesia
Jelang Haornas 2020, Kemenpora Gelar Workshop IPTEK Olahraga

Terdapat beberapa pakar keolahragaan yang menjadi panelis

Bawaslu Temukan 18.668 Masalah di TPS, Ini Rinciannya
Indonesia
Bawaslu Temukan 18.668 Masalah di TPS, Ini Rinciannya

Temuan ini merupakan laporan yang dikirim pengawas pemilu secara cepat melalui aplikasi Sistem Informasi Pengawasan Pilkada (Siwaslu) hingga pukul 13.00 atau ketika TPS sudah ditutup.

PMI Jabodetabek Siagakan Personel Bantu Evakuasi
Indonesia
PMI Jabodetabek Siagakan Personel Bantu Evakuasi

PMI juga sedang berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Maulid Saat Pandemi, Anies Berharap Tidak Timbulkan Klaster Baru
Indonesia
Maulid Saat Pandemi, Anies Berharap Tidak Timbulkan Klaster Baru

Dalam kondisi mewabahnya virus corona semua masyarakat diuji tentang seberapa melekatnya sifat nabi selama ini menjadi tauladan bagi umat muslim.

KPU Jelaskan Ada Empat Calon Kepala Daerah Meninggal
Indonesia
KPU Jelaskan Ada Empat Calon Kepala Daerah Meninggal

Hingga 4 Oktober, KPU mencatat Bakal Calon Bupati Berau Muharram digantikan oleh Sri Juniarsih

Ojol Diberdayakan Bantu Pembagian 2 Ribu Paket Sembako
Indonesia
Ojol Diberdayakan Bantu Pembagian 2 Ribu Paket Sembako

Pemberian bantuan ini, diperuntukan kepada warga binaan, karyawan yang di PHK, warga Papua yang ada di Jakarta Pusat

KPK Tahan Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia
Indonesia
KPK Tahan Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia

Taufik bakal mendekam di sel tahanan hingga 15 Juli 2020 mendatang.

Sebetulnya Jokowi dan Anies Sehati dalam Proyek Reklamasi Teluk Jakarta
Indonesia
Sebetulnya Jokowi dan Anies Sehati dalam Proyek Reklamasi Teluk Jakarta

Perpres itu telah memberikan kepastian hukum dan sejalan dengan keputusan Gubernur Anies

Curhat Gilang Pradipta yang Gagal Masuk Sekolah Negeri karena Kalah Selisih Umur dengan Temannya
Indonesia
Curhat Gilang Pradipta yang Gagal Masuk Sekolah Negeri karena Kalah Selisih Umur dengan Temannya

"Saya bingung aja, temen yang umurnya di bawah saya dapet negeri tapi saya engga," kata Gilang