MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS, Ma'ruf Amin: APBN Semakin Membengkak Wakil Presiden Ma'ruf Amin di UNS Surakarta, Rabu (11/3) (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan saat ini pemerintah masih mengkaji dampak dari batalnya naiknya iuran BPJS Kesehatan oleh Mahkamah Konstusi (MA). Setelah dilakukan pengkajian lebih mendalam baru dibuatkan kebijakan baru.

"Pemerintah saat sedang mengkaji dampak dari batalnya naiknya iuran BPJS Kesehatan. Dampak utama yang menjadi kajian adalah pengaruh APBN," kata Kiai Ma'ruf.

Baca Juga:

Menaikan Tarif BPJS Kesehatan Dianggap Melanggar Hak Warga

Ia mengungkapkan pertama tentu yang menjadi fokus utama pemerimtah adalah dampaknya pada APBN. Menurutnya pembatalan iuran BPJS oleh MA tersebut tentu berdampak terhadap APBN. Dan ada aturan-aturan yang harus disesuaikan.

Wapres Ma'ruf Amin sebut ada potensi pembengkakan ABPN jika iuran BPJS Kesehatan batal naik
Wapres Kiai Ma'ruf memberikan keterangan kepada awak media di Solo, Jawa Tengah, Rabu (11/3) (MP/Ismail)

Mantan Ketua MUI ini membeberkan dimungkinkan pembatalan iuran BPJS tersebut akan membuat pembengkakan terhadap anggaran APBN. Dalam kondisi iuran BPJS naik saja, APBD masih defisit.

"Jika memang diberlakukan nanti, pembatalan (iuran BPJS) oleh MA tentu berdampak terhadap APBN menjadi membengkak" tandas Wapres.

Diketahui, Juru bicara MA Andi Samsan Nganro mengatakan MA mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan. Putusan itu dibacakan pada Februari lalu.

Baca Juga:

MA Ungkap Alasan Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

"Kamis 27 Februari 2020 diputus. Perkara Nomor 7 P/HUM/2020 perkara Hak Uji Materiil," ujar Andi di Jakarta, Senin (9/3).(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Pelajari Putusan MA, Pemerintah Akui Menaikkan Iuran BPJS Jadi Opsi Terbaik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Fraksi PDIP Nilai Jalur Sepeda di Jakarta Program Gagal
Indonesia
Fraksi PDIP Nilai Jalur Sepeda di Jakarta Program Gagal

Gilbert mengatakan hampir tidak ada orang yang menggunakan jalur sepeda sehingga anggaran sebesar Rp 62 miliar menjadi sia-sia

Presiden Jokowi Lantik Irjen Boy Rafli sebagai Kepala BNPT
Indonesia
Presiden Jokowi Lantik Irjen Boy Rafli sebagai Kepala BNPT

Presiden Joko Widodo melantik Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Boy Rafli Amar sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Erick Thohir Ajak Putra-Putri Terbaik Bangsa Jadi Volunter Perangi Corona
Indonesia
Erick Thohir Ajak Putra-Putri Terbaik Bangsa Jadi Volunter Perangi Corona

Indonesia mampu mengatasi agar aktivitas masyarakat kembali normal

Pemberlakuan Ganjil Genap Bagi Pengendara Motor Berpotensi Picu Kekisruhan di Jalan
Indonesia
Pemberlakuan Ganjil Genap Bagi Pengendara Motor Berpotensi Picu Kekisruhan di Jalan

Edison meminta Pemprov DKI menjelaskan urgensi menetapkan ganjil genap untuk sepeda motor.

 Pekerja Migran Sumbang Kasus Baru Positif COVID-19 di Jakarta
Indonesia
Pekerja Migran Sumbang Kasus Baru Positif COVID-19 di Jakarta

“DKI tidak hanya berasal dari penduduk DKI tapi pekerja migran yang baru kembali (ke Tanah Air), yang rata-rata lebih dari 1.000 orang yang masuk lewat bandara Soekarno-Hatta,” kata Yuri

5 Mayat Ditemukan Dalam Kulkas Kapal Ikan di Jakarta Utara
Indonesia
5 Mayat Ditemukan Dalam Kulkas Kapal Ikan di Jakarta Utara

Berdasarkan hasil keterangan dari nakhoda dan para ABK kapal tersebut, lima jenazah yang disimpan dalam freezer meninggal usai menenggak minuman keras (miras) oplosan.

Polisi Selidiki Kasus Pelecahan dan Pemerasan Rapid Test di Bandara Soetta
Indonesia
Polisi Selidiki Kasus Pelecahan dan Pemerasan Rapid Test di Bandara Soetta

Polisi telah melakukan klarifikasi pada penggelar rapid tes di area Bandara Soekarno Hatta, Banten, Tangerang.

Picu Kerumunan, Takbir Keliling Jelang Idulfitri Dilarang
Indonesia
Picu Kerumunan, Takbir Keliling Jelang Idulfitri Dilarang

Polda Metro Jaya melarang adanya takbir keliling di tengah pandemi virus corona.

Semakin Bertambah, Korban Meninggal akibat Virus Corona di Tiongkok Sudah 132
Berita
Semakin Bertambah, Korban Meninggal akibat Virus Corona di Tiongkok Sudah 132

Satu kasus baru ditemukan di Daerah Otonomi Tibet di wilayah barat daya Tiongkok.

Pemkot Solo Hanya Mampu Gaji Tenaga Kontrak dan Linmas sampai September
Indonesia
Pemkot Solo Hanya Mampu Gaji Tenaga Kontrak dan Linmas sampai September

Hal tersebut menyusul anggaran yang ada di APBD 2020 habis akibat terkuras menangani virus corona atau COVID-19.