M. Taufik Harap Pemilihan Ketua KNPI DKI Selesaikan Polemik 4 Kubu Ketua Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta Mohammad Taufik. Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Ketua Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta, Mohammad Taufik harus turun gunung menyelesaikan polemik 4 kubu di KNPI DKI.

Solusinya dengan menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) XIV dengan pemilihan calon ketua KNPI DKI. Hari ini pun dilangsungkan agenda debat kandidat dan pernyataan fakta integritas para calon.

Baca Juga

4 Kubu KNPI Jakarta Sepakat Bikin Musda Bareng

Wakil Ketua DPRD DKI ini menilai, ajang tersebut bisa menjadi wadah penyatuan KNPI yang terbelah, sehingga kegiatan KNPI yang membawahi 108 OKP ini bangkit kembali yang mati suri selama dua periode.

"Acara ini bagian dari penyatuan diri, penyatuan pikiran dan penyatuan langkah. Supaya KNPI di Jakarta tetap satu, kalau KNPI terbelah-belah kan kayak kemarin nggak ada kegiata apapun," ujar Taufik saat ikuti agenda debat kandidat dan pernyataan fakta integritas KNPI DKI, Kamis (25/3) malam.

Musyawarah Provinsi (Musprov) XIV
Musyawarah Provinsi (Musprov) XIV KNPI DKI Jakarta. Foto: MP/Asropih

Adapun sebanyak tiga kandidat yang memperebutkan kursi KNPI Jakarta mereka yakni, Gusti Arif, Fitria Oktarina, dan Ronny Bara Pratama

"Poin paling penting adalah mereka mau bersatu, dan saya bersyukur ada kesadaran kolektif antara mereka, bahwa KNPI memang harus satu," ucap Taufik melanjutkan.

Taufik menuturkan, secara keseluruhan ketiga kandidat tersebut memiliki visi dan misi yang baik dalam membangun kepemudaan di ibu kota.

"Intinya semua visi dan misi baik dan bagus untuk kepentingan kepemudaan," papar Taufik.

Taufik juga menyoroti salah satu sosok calon yaitu Ronny Bara Pratama yang berkomitmen membangun kemandirian dan perekonomian bagi pemuda Jakarta.

"Saya kira bagus memang kan harus begitu, ujungnya kan harus ada kemandirian," pungkas politikus Gerindra ini. (Asp)

Baca Juga

Ketum KNPI Duga Bekingan Abu Janda Ingin Merusak NKRI

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
ETLE Mobile Diklaim Lebih Canggih dan Akurat Ketimbang ETLE Statis
Indonesia
ETLE Mobile Diklaim Lebih Canggih dan Akurat Ketimbang ETLE Statis

ETLE mobile menangkap pergerakan kendaraan yang hasilnya berupa video atau foto

Pentolan KAMI Diduga Ajak Merusuh dan Siapkan Logistik
Indonesia
Pentolan KAMI Diduga Ajak Merusuh dan Siapkan Logistik

Mabes Polri membongkar modus beberapa oknum Koalisi Aksi Selamatkan Indonesia (KAMI) jelang kasus kericuhan demo UU Cipta Kerja.

Menag Yaqut Instruksikan Anak Buahnya Perketat Prokes di Rumah Ibadah
Indonesia
Menag Yaqut Instruksikan Anak Buahnya Perketat Prokes di Rumah Ibadah

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengintruksikan anak buahnya untuk memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan di rumah ibadah.

Survei Voxpopuli: Elektabilitas PDI-P dan Gerindra Turun Tajam
Indonesia
Survei Voxpopuli: Elektabilitas PDI-P dan Gerindra Turun Tajam

Survei Voxpopuli Research Center dilakukan pada 26-31 Desember 2020

Angkasa Pura I Bersiap Antisipasi Erupsi Merapi
Indonesia
Angkasa Pura I Bersiap Antisipasi Erupsi Merapi

Data Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Gunung Api Merapi dengan tingkat aktivitas Level III (Siaga) sejak tanggal 5 November 2020 pukul 12:00 WIB.

Dituding 'Bekingi' Mafia Tanah, Ini Penjelasan Polda Metro Jaya
Indonesia
Dituding 'Bekingi' Mafia Tanah, Ini Penjelasan Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya menerima laporan berkaitan sengketa tanah itu sekitar 6 bulan lalu di tahun 2020

 Pulihkan UMKM, Pemkab Sleman Gelar Pasar Lebaran
Indonesia
Pulihkan UMKM, Pemkab Sleman Gelar Pasar Lebaran

Kegiatan ini dapat membantu UMKM dalam memasarkan produknya mengingat selama pandemi COVID-19 banyak UMKM yang mengalami kelesuan pemasaran.

Jokowi Apresiasi Para Tenaga Medis yang Bekerja Penuh Dedikasi
Indonesia
Jokowi Apresiasi Para Tenaga Medis yang Bekerja Penuh Dedikasi

Ia mengingatkan seluruh masyarakat agar disiplin

Izinkan Rizieq Shihab Sidang Tatap Muka, Hakim Terpengaruh Tekanan Massa
Indonesia
Izinkan Rizieq Shihab Sidang Tatap Muka, Hakim Terpengaruh Tekanan Massa

"Bisa saja ada tekanan dan pengaruh kekuatan lain di luar sidang. Inilah yang harus dijawab, agar perubahan acara persidangan secara Offline, tidak menimbulkan masalah hukum baru," sebut Petrus.