M. Taufik Ancam Laporkan Bawaslu DKI ke DKPP Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik. (Foto: MP/Ponco)

MerahPhtih.com - CEO Seknas Prabowo-Sandi, M. Taufik mengancam melaporkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) atas kasus penemuan formulir C1 di dalam boks disebuah mobil di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (4/5) lalu.

Lantaran Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta keberatan dengan kasus yang menyeret namanya ini.

Ketua DPD Gerindra DKI, M. Taufik. (Foto: MP/Asropih)
Ketua DPD Gerindra DKI, M. Taufik. (Foto: MP/Asropih)

"Saya akan tuntut ini, saya ajukan ke DKPP. Kan saya sudah konferensi pers, bahwa kop surat itu (seknas) selalu dibawahnya itu CEO, bukan ketua," ujar Taufik di Jakarta Kamis (9/5).

Tak hanya itu, Taufik menilai ada kejanggalan atas penangkapan formulir 1 di Menteng itu dilakukan oleh aparat kepolisian yang sedang melakukan razia.

Menurut dia, lokasi penangkapan mobil Daihatsu Sigra yang membawa ribuan formulir di Jl Besuki, Menteng, Jakarta Pusat, aneh karena jalan itu bukan jalan umum yang biasa dilakukan razia oleh aparat keamanan.

"Mana ada di jalan Besuki ada razia. Jl Besuki tuh jalan kampung," ungkapnya.

Sebelumnya Ketua Bawaslu DKI, Muhammad Jufri, berencana melakukan pemeriksaan terhadap CEO Seknas Prabowo-Sandi, M. Taufik guna mendalami temuan formulir CI dalam boks di Menteng.

"Iya mungkin (M. Taufik) diklarifikasi apa betul nama dia itu, jangan-jangan cuma di tempelin orang kita kan belum tahu," kata Jefri (8/5) kemarin.

Aparat kepolisian telah mengamankan sebuah mobil mencurigakan yang membawa ribuan formulir C1 di wilayah Jakarta Pusat.

Formulir C1 yang diamankan polisi

Ketua Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Puadi mengatakan, penemuan formulir C1 itu terjadi saat mengadakan operasi lalu lintas, polisi memberhentikan sebuah mobil jenis Sigra di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu (4/5) sekitar pukul 10.30 WIB.

"Kemudian, saat dilakukan pemeriksaan petugas menemukan dua kotak berisi ribuan form C1 Kabupaten Boyolali," kata Puadi kepada wartawan di Jakarta, Minggu (5/5). (Asp)

Kredit : asropih


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH