M Luthfi Janji Transparan dan Kerja Cakap Demi Kesejahteraan Rakyat Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi pada acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14-2-2014). ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/rwa.

MerahPutih.com - Muhammad Luthfi merasa terhormat diberi amanah oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Perdagangan di Kabinet Indonesia Maju.

Ia berjanji akan bekerja sekuat mungkin, sepandai mungkin, dan secakap mungkin untuk memastikan perekonomian Indonesia lebih baik pada masa yang akan datang.

Luthfi mengatakan, ekonomi dunia saat ini berada pada situasi sangat sulit.

Baca Juga:

Sandiaga Uno Jadi Menteri Baru Jokowi Terkaya

Menurut dia, Kementerian Perdagangan merupakan suatu lembaga yang memiliki mekanisme memastikan arus barang dan kegiatan ekonomi berjalan baik. Juga harus ikut mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.

"Saya berjanji transparan dan kementerian akan memastikan ekonomi berjalan baik secara efisien untuk kesejahteraan bangsa dan negara," katanya kepada wartawan, Selasa (22/12).

Presiden Jokowi saat mengumumkan para menteri baru di Istana Negara, Selasa (22/12). (Foto: MP/Setpres)
Presiden Jokowi saat mengumumkan para menteri baru di Istana Negara, Selasa (22/12). (Foto: MP/Setpres)

Luthfi berjanji akan bekerja sebaik mungkin sebagai menteri perdagangan. Dia ingin memastikan ekonomi Indonesia lebih baik.

Pada kesempatan itu, Luthfi mengibaratkan menteri perdagangan sebagai wasit pertandingan tinju.

Baca Juga:

Politikus Demokrat: Risma Perlu Belajar Lagi di Kementerian Sosial

Sementara penjual dan pembeli adalah petinjunya. Lalu rakyat Indonesia adalah penonton.

“Ketika wasit tidak melakukan sesuatu dengan hal yang semestinya dilakukan, penonton dan petinju-petinju ini akan melihat kecurangan atau kekurangan,” ungkap Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat ini. (Knu)

Baca Juga:

Ditunjuk Jadi Menteri Sosial, Risma: Saya Tetap Arek Suroboyo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
RS Rujukan COVID-19 Penuh, Pasien Dirawat di Halaman
Indonesia
RS Rujukan COVID-19 Penuh, Pasien Dirawat di Halaman

DKI pun sudah menambah fasilitas penanganan COVID-19 seiring bertambahnya pasien corona secara drastis.

Harkitnas Jadi Momentum Gotong Royong Pulihkan Ekonomi Nasional
Indonesia
Harkitnas Jadi Momentum Gotong Royong Pulihkan Ekonomi Nasional

"Konsep gotong royong dalam upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi ini perlu terus di tingkatkan, pertama mendukung pemerintah dalam proses vaksinasi nasional, membranding produk lokal, dan supporting UMKM," ujarnya.

MPR Bantan Bikin Skenario Presiden 3 Periode Saat Bahas Haluan Negara
Indonesia
MPR Bantan Bikin Skenario Presiden 3 Periode Saat Bahas Haluan Negara

iIsu masa jabatan presiden tiga periode hanya skenario halu dari para petualang politik karena memasuki tahun kedua.

Donasi Oksigen Konsentrator Capai 17 Ribu
Indonesia
Donasi Oksigen Konsentrator Capai 17 Ribu

"Setiap 1.000 oksigen konsentrator bisa memproduksi sekitar 20 ton oksigen per hari. Ini sudah ada donasi 17 ribu dan mulai berdatangan. Kita rencana sudah beli 20 ribu unit yang nanti akan kita distribusikan ke seluruh rumah sakit," kata Menkes.

Korupsi Lahan DKI, Pengusaha Rudy Hartono Iskandar Mangkir dari Panggilan KPK
Indonesia
Korupsi Lahan DKI, Pengusaha Rudy Hartono Iskandar Mangkir dari Panggilan KPK

Pengusaha Rudy Hartono Iskandar dan Wakil Direktur PT Adonara Propertindo Anja Runtunewe mangkir panggilan KPK.

Viral Toyota Yaris Halangi Laju Ambulans di Ciputat, Pengemudi Kena Tilang
Indonesia
Viral Toyota Yaris Halangi Laju Ambulans di Ciputat, Pengemudi Kena Tilang

Sebuah video viral memperlihatkan mobil Toyota Yaris menghalangi laju ambulans di Jalan Ciater Raya, Serua, Ciputat, Kota Tangerang Selatan.

Vaksinasi COVID-19 Belum Jadi Syarat Perjalanan
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Belum Jadi Syarat Perjalanan

Vaksinasi untuk ibu hamil ditunda

Gubernur Bali Hapus Kebijakan Ganjil Genap di Sanur dan Kuta
Indonesia
Gubernur Bali Hapus Kebijakan Ganjil Genap di Sanur dan Kuta

Kebijakan itu sebelumnya telah berjalan sejak 25 September 2021.

Pengamat Yakin Tak Mungkin Ada Kudeta Militer di Indonesia, Ini Alasannya
Berita
Pengamat Yakin Tak Mungkin Ada Kudeta Militer di Indonesia, Ini Alasannya

Pada tanggal 1 Februari, Suu Kyi seharusnya melanjutkan masa jabatan periode kedua

Operasi Pasar 3.000 Liter Minyak Goreng Digelar di Ciracas Jaktim
Indonesia
Operasi Pasar 3.000 Liter Minyak Goreng Digelar di Ciracas Jaktim

Saat ini harga beberapa bahan pokok melambung, seperti telur, cabai rawit dan merah, juga minyak goreng.