Lurah Petamburan Langsung Isolasi Mandiri Lurah Petamburan, Setiyanto (ANTARA/Livia Kristianti)

Merahputih.com - Lurah Petamburan, Setiyanto langsung melakukan isolasi mandiri setelah mengikuti tes usap metode 'polymerase chain reaction (PCR)' dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

"Saya isolasi mandiri di rumah, karena nunggu hasil swab PCR. Mudah-mudahan sih negatif," ujar Setiyanto saat dihubungi wartawan, Selasa (17/11).

Baca Juga:

Polisi Periksa Panitia Penyelenggara Acara Rizieq Shihab

Setiyanto diketahui pada Selasa (17/11) pagi mendapatkan hasil tes cepat swab antigen positif sebelum memenuhi undangan penyelidikan di Polda Metro Jaya.

Atas hasil tes cepat yang mengindikasikan Setiyanto terpapar COVID-19 sehingga proses klarifikasi khusus Lurah Petamburan untuk kasus kerumunan massa di rumah Habib Rizieq Shihab (HRS) di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat ditunda.

"Cuma saya saja tidak memenuhi undangan untuk klarifikasi karena hasil tes cepatnya positif. Kalau Pak Camat, hasilnya nonreaktif, jadi sepertinya masih melanjutkan kegiatan di situ," jelas Setiyanto.

Massa pendukung Rizieq Shihab. (Foto: Antara).

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkapkan Lurah Petamburan Setiyanto positif COVID-19 usai dilakukan tes usap antigen.

"Kita lakukan uji swab (usap) antigen, satu orang. Lurah Petamburan positif atau reaktif," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mako Polda Metro Jaya.

Baca Juga:

Kegiatan Rizieq Shihab Juga Berimbas Terhadap Nasib 2 Kapolres

Polisi pun langsung merujuk Setiyanto ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lanjutan. Selain Lurah Petamburan, polisi juga meminta klarifikasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu.

Tidak hanya itu pihak KUA juga akan dimintai klarifikasi termasuk Satgas COVID-19, Biro Hukum Pemerintah Provinsi DKI dan beberapa tamu yang hadir dalam acara pernikahan putri Rizieq Shihab. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga Sesalkan Vaksinasi di Gerai Presisi Polres Jakarta Pusat di Hotel Borobudur
Indonesia
Warga Sesalkan Vaksinasi di Gerai Presisi Polres Jakarta Pusat di Hotel Borobudur

Ia hanya berharap, vaksinasi Presisi Polri di Polres Metro Jakarta Pusat bisa lebih praktis

Skandal Djoko Tjandra, Hakim Tolak Eksepsi Andi Irfan Jaya
Indonesia
Skandal Djoko Tjandra, Hakim Tolak Eksepsi Andi Irfan Jaya

Mejelis hakim menolak eksepsi yang diajukan terdakwa Andi Irfan Jaya atas kasus dugaan suap pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) dan pemufakatan jahat.

Kritik Listyo, YLBHI: Pam Swakarsa Berpotensi Timbulkan Konflik Horizontal
Indonesia
Kritik Listyo, YLBHI: Pam Swakarsa Berpotensi Timbulkan Konflik Horizontal

YLBHI mengkritik rencana calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang akan menghidupkan kembali Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pam Swakarsa).

PKS Pertanyakan Kehadiran Negara Bantu Rakyat Terdampak PPKM Darurat
Indonesia
PKS Pertanyakan Kehadiran Negara Bantu Rakyat Terdampak PPKM Darurat

"Harga nyawa dan kesehatan masyarakat tidak bisa ditukar dengan apapun,” jelas Mardani dalam keteranganya kepada wartawan, Selasa (20/9).

Moeldoko Klaim Ambil Alih Partai Demokrat Demi Selamatkan Bangsa dan Negara
Indonesia
Moeldoko Klaim Ambil Alih Partai Demokrat Demi Selamatkan Bangsa dan Negara

"Ada kecenderungan tarikan ideologis juga terlihat di tubuh Demokrat. Jadi, ini bukan sekadar menyelamatkan bangsa dan negara,” kata Moeldoko dari rekaman video yang ia bagikan lewat akun Instagram pribadinya @dr_moeldoko,

Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia Akibat COVID-19
Indonesia
Mantan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Tengku Zulkarnain meninggal dunia

Menkes Budi Dinilai Belum Optimal Tekan Kasus COVID-19
Indonesia
Menkes Budi Dinilai Belum Optimal Tekan Kasus COVID-19

Dalam 24 jam terakhir pemerintah mencatat penambahan 14.224 kasus positif. Jumlah ini, merupakan penambahan kasus harian tertinggi sejak kasus COVID-19 pertama kali terkonfirmasi 2 Maret 2020.

Alasan KPK Terbitkan SP3 Kasus BLBI
Indonesia
Alasan KPK Terbitkan SP3 Kasus BLBI

Pada 17 Desember 2019, KPK mengajukan upaya peninjauan kembali (PK)

Kasus Harian COVID-19 di Kota Bandung Sentuh 450, BOR Lampaui 90 Persen
Indonesia
Kasus Harian COVID-19 di Kota Bandung Sentuh 450, BOR Lampaui 90 Persen

Tempat tidur sekarang sudah 2.266 itu penuh terus

[HOAKS atau FAKTA]: Anggota FPI Digebukin Pengunjung Warteg karena Tak Bayar Nasi Bungkus
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anggota FPI Digebukin Pengunjung Warteg karena Tak Bayar Nasi Bungkus

“Laskar FPI Yang Dihajar Massa setelah Ketahuan Belum Membayar Pesanan Nasi Bungkus di Warteg JL. KS Tubun.”