Lurah Kebon Melati Akui Warganya Tak Taat PSBB Lurah Kebon Melati Winetrin berkomunikasi dengan warganya yang memiliki hasil "rapid test" reaktif di Balai Latihan Kesenin Jakarta Pusat, Senin (18/5/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

MerahPutih.com - Lurah Kebon Melati Winetrin mengakui bahwa warganya masih tidak mentaati aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal itu menyebabkan wilayahnya mengalami peningkatan kasus COVID-19.

Hingga Kamis (21/5) pukul 13.30 WIB, tercatat 60 kasus corona terkonfirmasi berada di Kelurahan Kebon Melati.

Baca Juga:

Terus Meningkat, 50 Persen Pasien Positif Corona di Yogyakarta Sembuh

Kepala Puskesmas Kecamatan Tanah Abang Sari Ulfa mengatakan, dua orang terkonfirmasi positif corona dari 14 jiwa yang dilakukan swab test. Sebanyak 14 warga Kelurahan Kebon Melati itu dilakukan swab karena mereka reaktif saat menjalani rapid test.

Lurah Kebon Melati Winetrin mengantarkan warganya pemilik hasil 'rapid test' reaktif untuk memilih bilik isolasi mandiri sementara, di Balai Latihan Kesenian Jakarta Pusat, Senin (18/5/2020) (ANTARA/Livia Kristianti)
Lurah Kebon Melati Winetrin mengantarkan warganya pemilik hasil 'rapid test' reaktif untuk memilih bilik isolasi mandiri sementara, di Balai Latihan Kesenian Jakarta Pusat, Senin (18/5/2020) (ANTARA/Livia Kristianti)

"Kalau dari 14 kemarin, yang sudah keluar hasil ada tujuh, dua positif dan lima negatif," kata Sari di Jakarta, Kamis (21/5).

Saat ini, dua warga Kelurahan Kebon Melati yang mendapatkan hasil positif COVID-19 diharuskan menjalani pemeriksaan kesehatan lebih lanjut di Puskesmas Kecamatan Tanah Abang.

Baca Juga:

Tinjau Penyaluran BST di Solo, Mensos: Sebelum Lebaran Harus Mencapai 8,3 Juta KK

Sari melanjutkan, ada 7 orang lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan swab test dan tetap menjalani isolasi mandiri.

"Tujuh oran belum keluar, masih menunggu hasil," tutup Sari. (Asp)

Baca Juga:

39 Ribu Kepala Keluarga di Kabupaten Sleman Terima Bansos Tunai

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet Bunuh Diri Lompat dari Atas Gedung
Indonesia
Pengamat: Gatot Nurmantyo Harusnya Jadi Penuntun
Indonesia
Pengamat: Gatot Nurmantyo Harusnya Jadi Penuntun

Kepentingan bangsa dan negara lebih besar, itu yang mestinya dipikul Gatot

Respon Wijaya Karya Salah Satu Manajernya Ditahan KPK
Indonesia
Respon Wijaya Karya Salah Satu Manajernya Ditahan KPK

Wijaya Karya juga mendorong bagi seluruh jajarannya untuk berkomitmen dan konsisten dalam menerapkan etika bisnis, aturan hukum

[HOAKS atau FAKTA]: Hanya Anies, Gubernur di Indonesia yang Didatangi 40 Dubes Tanpa Diundang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Hanya Anies, Gubernur di Indonesia yang Didatangi 40 Dubes Tanpa Diundang

Foto tersebut mirip dengan foto karya Jurnalis Tribun News, Pebby Ade Liana

LPSK Persilakan Pelapor Abu Janda Ajukan Perlindungan
Indonesia
LPSK Persilakan Pelapor Abu Janda Ajukan Perlindungan

Dalam UU tersebut, subyek perlindungan yang diberikan LPSK terdiri atas saksi, korban, pelapor, saksi pelaku dan ahli

Dilema Sri Mulyani Ambil Keputusan Saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Dilema Sri Mulyani Ambil Keputusan Saat Pandemi COVID-19

Pemerintah perlu membantu masyarakat secara cepat, namun mungkin akurasinya yang inclusion exclusion error datanya belum sempurna.

Transisi Kekuasaan AS Dipastikan Mulus
Dunia
Transisi Kekuasaan AS Dipastikan Mulus

Biden sendiri umumnya mengabaikan Trump dan menegaskan, tidak banyak mempengaruhi perencanaan yang sudah dibuatnya.

MAKI Minta Nama yang Disebut Dalam Pledoi Terdakwa Jiwasraya Segera Diperiksa
Indonesia
MAKI Minta Nama yang Disebut Dalam Pledoi Terdakwa Jiwasraya Segera Diperiksa

"Semoga dari nota pembelaan terdakwa kemarin aparat penegak hukum bisa membongkar secara terang-benderang kasus korupsi Jiwasraya," kata Boyamin

KPK Amankan Dokumen Penting dari Kantor Bupati Bandung Barat
Indonesia
KPK Amankan Dokumen Penting dari Kantor Bupati Bandung Barat

Penggeledahan berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung Barat.

Kepala BNPB Imbau Warga tak Percaya Info Sesat soal Gempa Sulbar
Indonesia
Kepala BNPB Imbau Warga tak Percaya Info Sesat soal Gempa Sulbar

"Jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," kata Doni