Luncurkan JakOne Artri, Bank DKI Bantu Masyarakat Tambah Penghasilan dari Sampah Bank DKI meluncurkan aplikasi JakOne Artri. Foto: beritajakarta

MerahPutih.com - Bank DKI meluncurkan aplikasi JakOne Artri. Aplikasi ini membantu nasabah dan masyarakat untuk berpartisipasi peduli terhadap sekaligus menambah penghasilan dari sampah.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini mengemukakan, melalui aplikasi JakOne Artri bisa meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengelolaan sampah yang masih bisa memberikan nilai ekonomi melalui aktifitas R3 (Reduce, Reuse, dan Recycle) serta didukung dengan aplikasi yang modern.

"Kalau mereka konsisten (menabung sampah), tentunya bisa menambah penghasilan mereka” ujar Herry dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (15/11).

Baca Juga

Tekan Virus Corona, Bank DKI Terapkan Pemisahan Lokasi Kerja

Sebagai informasi, alur kegiatan komunitas JakOne Artri diawali dengan memilah sampah (botol, gelas plastik, kertas dan lain sebagainya) oleh warga.

Selanjutnya dibawa ke tempat Pengepul Sampah (Mountrash Point) untuk ditimbang dan didata sesuai kategori menggunakan aplikasi JakOne Artri. Setelah didata warga akan mendapatkan uang hasil penjualan sampah secara non-tunai melalui aplikasi JakOne Artri.

Setelah sampah terkumpul, pengepul Sampah akan mengirim notifikasi atau meminta pihak Pengusaha Sampah (Mountrash Collection Point) untuk mengambil sampah tersebut. Di sini sampah akan ditimbang kembali, untuk kemudian hasilnya akan dibayarkan kepada pengepul sampah via aplikasi JakOne Artri secara non-tunai.

Bank DKI bersama Pramuka Kwartir Jakarta Selatan dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan serta Mountrash Avatar Indonesia meluncurkan komunitas JakOne Artri Pramuka Kwartir Jakarta Selatan.
Bank DKI bersama Pramuka Kwartir Jakarta Selatan dan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan serta Mountrash Avatar Indonesia meluncurkan komunitas JakOne Artri Pramuka Kwartir Jakarta Selatan.

Untuk pengurus RT, pengurus sekolah, PKK, Pengelola Gedung, Pengurus Karang Taruna dan Pembina Komunitas juga dapat bergabung dalam komunitas JakOne Artri sebagai pengepul sampah.

Terbentuknya komunitas JakOne Artri ini setidaknya akan memberikan tiga manfaat bagi masyarakat, yaitu menjadi sumber penghasilan tambahan, menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, serta upaya menjaga kelestarian bumi secara modern.

Bank DKI akan terus merangkul berbagai komunitas di DKI Jakarta untuk bergabung dengan Komunitas JakOne Artri.

Herry menyebutkan siapapun bisa bergabung dengan komunitas JakOne Artri selama telah mendownload aplikasi JakOne Mobile dan JakOne Artri.

Baca Juga

Bank DKI Klaim Beri Relaksasi Debitur Terdampak Corona

Cara bergabung dengan JakOne Artri, menurut Herry cukup mudah. Bagi warga, pengepul sampah, maupun pengusaha sampah yang tertarik dengan komunitas JakOne Artri ini, Herry mempersilahkan untuk dapat mengunjungi situs bit.ly/jakoneartri guna memperoleh informasi persyaratan keikutsertaan. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Reshuffle Hak Jokowi, Gerindra Tak Bahas Pengganti Edhy Prabowo
Indonesia
Reshuffle Hak Jokowi, Gerindra Tak Bahas Pengganti Edhy Prabowo

Dasco juga merespon terkait kabar bahwa dirinya akan menggantikan Edhy Prabowo sebagai Menteri KKP

Peran Tiga Tersangka Baru Kasus Kebakaran Kejagung
Indonesia
Peran Tiga Tersangka Baru Kasus Kebakaran Kejagung

Polisi membeberkan peran tiga tersangka baru dalam kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung.

Perang Berakhir, Amerika Serikat Tarik Pasukan dari Afghanistan
Dunia
Perang Berakhir, Amerika Serikat Tarik Pasukan dari Afghanistan

Pemerintah Amerika Serikat menarik pasukannya dari Afghanistan pada Senin (30/8) malam.

DPR Minta Sekolah Lakukan Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka Hari Pertama
Indonesia
DPR Minta Sekolah Lakukan Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka Hari Pertama

Ketua DPR Puan Maharani meminta sekolah yang mulai menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) hari pertama melakukan berbagai evaluasi.

5 Kota Izinkan Anak 12 Tahun ke Bawah Masuk Mal, Termasuk Jakarta
Indonesia
5 Kota Izinkan Anak 12 Tahun ke Bawah Masuk Mal, Termasuk Jakarta

Uji coba pembukaan pusat perbelanjaan mal bagi anak-anak di bawah usia kurang dari usia 12 tahun dengan pengawasan dan pendampingan orang tua

8,8 Juta Keluarga Bakal Disuplai Bansos Tahap II
Indonesia
8,8 Juta Keluarga Bakal Disuplai Bansos Tahap II

Pemerintah bakal kembali melakukan penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap II yang menyasar 8,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Indef Sebut Komcad Efisienkan Anggaran Pertahanan
Indonesia
Indef Sebut Komcad Efisienkan Anggaran Pertahanan

Komcad menjadi salah satu alternatif untuk menghemat anggaran pertahanan

Mensos Siapkan Antisipasi agar Dana Bansos COVID-19 Tak Diselewengkan
Indonesia
Mensos Siapkan Antisipasi agar Dana Bansos COVID-19 Tak Diselewengkan

Menteri Sosial Tri Rismaharini memastikan ada sejumlah langkah untuk mencegah korupsi bantuan sosial selama PPKM.

Ini Komentar Gerindra Soal Pemerintah Gratiskan Vaksin COVID-19
Indonesia
Ini Komentar Gerindra Soal Pemerintah Gratiskan Vaksin COVID-19

Gerindra menyambut baik rencana pemerintah menggratiskan vaksin COVID-19 kepada seluruh rakyat.

Buka Trade Expo Virtual, Jokowi Perintahkan Jangan Biasa Saja
Indonesia
Buka Trade Expo Virtual, Jokowi Perintahkan Jangan Biasa Saja

Trade Expo virtual ini merupakan pengalaman baru untuk meningkatkan nilai tambah produk unggulan Indonesia.