Luis Milla Tak Kunjung Perpanjang Kontrak, Sampaikan Pesan Penting untuk Bima Sakti Luis Milla Aspas. (Instagram Luis Milla).

MerahPutih.com - Negosiasi perpanjangan kontrak PSSI dengan Luis Milla masih alot. Kedua belah pihak belum menyatakan kesepakatan atas perpanjangan kontrak Luis Milla sebagai pelatih Timnas Indonesia U-23 dan Senior.

PSSI memberikan batas tenggat waktu untuk Luis Milla memberikan jawaban sebelum 20 September 2018. Sebelumnya, PSSI memberikan batas waktu hingga 14-15 September 2018.

Jika tidak, kemungkinan PSSI akan mencari solusi merekrut pelatih lain guna persiapan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018, 8 November sampai 15 Desember mendatang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria menyatakan, pihaknya akan menggelar rapat dengan Komite Eksekutif (Exco) PSSI terkait nasib Luis Milla Aspas di Timnas Indonesia. Tenggat waktu pertemuan ini adalah 20 September 2018.

"Posisinya sekarang, mohon publik bersabar. Kita sesegera mungkin tidak ada yang disembunyikan. Segala hal transparan. Jadi posisinya kita memberikan deadline, tunggu. Sebelum 20 September 2018 kita ada rapat Exco PSSI," ujar Tisha saat selesai drawing Liga 3 Nasional di Hotel Novotel, Jakarta, Jumat (14/9) seperti dilansir BolaSkor.com (MP Media Grup).

"Pertemuan ini membahas laporan dari Sekjen kepada Exco, ini perkembangan yang ada. Kemudian keputusan ada di rapat Exco PSSI," katanya menambahkan.

Ratu
Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria. (BolaSkor/Franky Aruan)

Tisha memastikan bahwa pelatih kepala Timnas Indonesia sudah harus ada sebelum 10 Oktober 2018. Pada tanggal tersebut, Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan bakal beruji tanding melawan Myanmar.

"Sampai ada hal itu, mohon kita semua jangan berspekulasi. Pastinya Exco PSSI segera memutuskan. Tidak perlu diingatkan, kita tahu posisinya uji coba pada 10 oktober (melawan Myanmar), sebelum itu, kita harus punya pelatih," imbuh Tisha.

Sebelumnya, PSSI telah memastikan akan memperpanjang kontrak Milla pasca Asian Games 2018 selesai. Arsitek asal Spanyol itu mendapatkan tambahan durasi masa bakti selama setahun ke depan.

Hanya saja hingga kini, Milla tak kunjung memberikan jawaban. Bahkan hanya beberapa hari setelah Asian Games 2018 lalu, pelatih berusia 52 tahun itu langsung pulang kampung ke Spanyol.

Tisha memastikan pihaknya tetap memprioritaskan Luis Milla Aspas sebagai pelatih Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2018. Jika arsitek asal Spanyol itu menolak, baru Federasi Sepak Bola Indonesia ini akan mencari penggantinya.

PSSI telah menawarkan Milla perpanjangan kontrak setahun setelah Asian Games 2018. Tapi hingga kini, juru taktik berusia 52 tahun itu tak kunjung memberikan jawaban.

PSSI akan memutuskan nasib Milla pada rapat dengan Komite Eksekutif (Exco) paling lama 20 September 2018. Pertemuan ini bakal menentukan posisi pelatih Timnas Indonesia.

Apalagi pada 10 Oktober mendatang, Timnas Indonesia akan beruji tanding melawan Myanmar sebagai persiapan untuk Piala AFF 2018. Kata Tisha, skuat sudah harus dipersiapkan minimal dua pekan sebelum pertandingan.

"Ya, itulah deadline internal kita. Tak bisa tidak melibatkan pelatih. Kalau kita uji tanding tanggal 10 Oktober, artinya kita harus menyusunnya pada 14 hari sebelumnya," ujar Tisha.

Sementara itu mantan asisten pelatih Timnas Indonesia U-23 dan Senior, Bima Sakti, membeberkan pesan penting dari Luis Milla yang selalu diingat dirinya. Pesan ini dijadikan motivasi untuk Bima Sakti terus berkiprah di dunia kepelatihan sepak bola.

Luis Milla
Luis Milla bersama Bima Sakti. (Ist)

"Ada satu kata dari coach Luis yang akan selalu saya ingat. Coach Bima, kamu buat program latihan bisa saja salah, bikin taktik bermain bisa saja kalah, tapi yang terpenting kamu harus kerja tulus dan jujur," tulis Bima dalam akun Instagram miliknya

Bima Sakti dan Luis Milla memang bekerja sama sejak awal tahun lalu. Sudah ada hampir dua tahun keduanya bahu-membahu membentuk Timnas Indonesia U-23 dan Senior. Keduanya memang memiliki hubungan dekat. (*/BolaSkor.com)


Tags Artikel Ini

Thomas Kukuh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH