Luhut Perintahkan Kementerian Bersinergi Atasi Kebutuhan Alat Kesehatan yang Kian Besar Kemenko Kemaritiman Luhut B Panjaitan. (ANTARA/HO Kemenko Kemaritiman dan Investasi)

MerahPutih.com - Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mendapatkan dukungan satu unit pesawat hercules milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mengambil alat-alat kesehatan ke Shanghai, Tiongkok, pada minggu depan. Alat kesehatan tersebut akan digunakan untuk penanganan COVID-19 di Indonesia.

Juru Bicara Menko Marves Jodi Mahardi menyatakan, hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antarkementerian atau lembaga sore tadi (20/3) yang diikuti K/L di bawah koordinasi Kemenko Marves dan turut dihadiri Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Munardo yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19.

Baca Juga:

Imbas Status KLB Corona, Pemkot Solo Berlakukan Work From Home Bagi ASN

“Menko Luhut menyampaikan, dalam kondisi seperti ini semua kementerian dan lembaga harus saling bersinergi. Oleh karena itu, hasil rapat tadi memutuskan Kemenko Marves bersama TNI, Kementerian Luar Negeri, BNPB, KBRI Beijing, KJRI Shanghai dll akan membantu pengambilan bantuan dari sejumlah perusahaan untuk alat-alat kesehatan seperti masker N90, N95, surgical mask dan Test Kit, dll ke Shanghai untuk kebutuhan di Indonesia yang semakin besar dan mendesak untuk segera dipenuhi,” ujar Jodi.

Ia menambahkan, selain mengenai kebutuhan alat kesehatan, rakor tersebut juga menghasilkan beberapa poin yang disetujui bersama, salah satunya Menko Luhut yang telah menyetujui penundaan kenaikan tarif 14 ruas tol yang ada di Indonesia untuk membantu beban ekonomi masyarakat.

"Tarif 14 ruas tol tersebut semula direncakan akan naik dalam waktu dekat, namun pemerintah melakukan penyesuaian, menimbang keadaan ekonomi saat ini yang terus tertekan dampak penyebaran COVID-19," kata Jodi.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kiri). ANTARA/HO-Kemenko Kemaritiman dan Investasi.
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kiri). ANTARA/HO-Kemenko Kemaritiman dan Investasi.

Mengenai dua jenis obat yang disiapkan oleh pemerintah, yaitu Avigan dan Klorokuin untuk para pasien COVID-19. Menurut Jodi, obat ini berdasarkan pengalaman dan riset beberapa negara mempunyai efek penyembuhan tertentu pada penyakit yang diakibatkan virus corona.

"Pemerintah sendiri telah menyediakan 5.000 obat Avigan dan juga 2 juta obat masih dalam proses pemesanan. Kemudian untuk Klorokuin, sudah tersedia sebanyak 3 juta. Obat ini sudah digunakan oleh rumah sakit di China," jelas dia.

Dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai perkembangan kesiapan Wisma Atlet Kemayoran yang akan dipakai menampung pasien COVID-19. Fasilitas yang dibangun untuk perhelatan Asian Games 2018 itu saat ini tengah disiapkan oleh Kementerian PUPR menjadi Rumah Sakit (RS) Darurat untuk penanganan COVID-19.

Baca Juga:

Ketua DPR Minta Pemerintah Berani Gratiskan Biaya Tes Corona

"Pada hari Senin (23/3) RS Darurat COVID-19 tersebut ditargetkan dapat mulai beroperasi,"imbuhnya.

Jodi menyampaikan, dalam kondisi darurat seperti hari ini, negara mana pun tidak akan ada yang bisa siap sepenuhnya untuk menghadapi dampaknya. Namun, Menko Luhut telah menyampaikan bahwa pemerintah akan melakukan apa saja untuk rakyat. Oleh karena itu ia meminta semua pihak tetap menjaga keharmonisan dan kekompakan, karena bukan saatnya untuk menyalahkan siapa pun.

“Sekarang saatnya untuk siapa saja yang bisa bergerak untuk segera bergerak dengan cepat, tidak bisa menunggu apalagi menunda,” tutupnya. (Pon)

Baca Juga:

Menko Airlangga Beberkan Jurus Pemerintah Hadapi Dampak Ekonomi COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Bakal Temui MA Bahas Fenomena Korting Hukuman Koruptor
Indonesia
KPK Bakal Temui MA Bahas Fenomena Korting Hukuman Koruptor

"KPK menghormati independensi itu, tetapi kami kemudian berencana, pimpinan KPK akan menghadap kepada MA untuk membicarakan ini," kata Ghufron

  Banjir Jakarta Dianggap Sebagai Tamparan Keras Buat Penyelenggara Negara
Indonesia
Banjir Jakarta Dianggap Sebagai Tamparan Keras Buat Penyelenggara Negara

Menurut Bamsoet, musibah banjir kali ini menjadi tamparan bagi para penyelenggara negara.

 Wapres Nilai Rakyat Lebih Pantas Dites Corona Ketimbang Anggota DPR dan Keluarganya
Indonesia
Wapres Nilai Rakyat Lebih Pantas Dites Corona Ketimbang Anggota DPR dan Keluarganya

"Bisa door to door. Ada juga disediakan di tempat dengan jumlah terbatas. Yang penting jangan sampai ada kerumunan yang banyak," ujar Ma'ruf.

Mengenal Lebih Dalam Uang Kertas Pecahan Rp 75.000
Indonesia
Mengenal Lebih Dalam Uang Kertas Pecahan Rp 75.000

UPK 75 Tahun RI juga sekaligus simbol kebangkitan dan optimisme dalam menghadapi tantangan termasuk dampak pandemi COVID-19

Komnas HAM Papua: Ada 154 Pengaduan Sepanjang Tahun 2019
Indonesia
Komnas HAM Papua: Ada 154 Pengaduan Sepanjang Tahun 2019

Rata-rata pihak yang diadukan adalah kelompok-kelompok yang melakukan kekerasan pada Agustus dan November lalu di antaranya di Wamena dan Jayapura.

PKS Klaim Banjir  Jakarta Tahun 2019 Berkurang dari Tahun Sebelumnya
Indonesia
PKS Klaim Banjir Jakarta Tahun 2019 Berkurang dari Tahun Sebelumnya

Banjir ibu kota tahun ini sudah berkurang dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Bagi Korporasi Belum Terserap
Indonesia
Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Bagi Korporasi Belum Terserap

Pada tahun ini, total pagu anggaran untuk penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional mencapai Rp695,2 triliun.

Jenguk Demonstran, Anggota DPR Adian Napitupulu Sambangi Polda Metro Jaya
Indonesia
Jenguk Demonstran, Anggota DPR Adian Napitupulu Sambangi Polda Metro Jaya

Ratusan orang terkait demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja pada Kamis (8/10) kemarin.

UU Nomor 5 Tentang ASN Paling Sering Diuji di MK
Indonesia
UU Nomor 5 Tentang ASN Paling Sering Diuji di MK

Regulasi manajemen ASN yang saat ini sudah berlaku memang memerlukan waktu yang cukup untuk dapat dipahami

Efek COVID-19, Susi Pudjiastuti PHK dan Rumahkan Karyawan Susi Air
Indonesia
Efek COVID-19, Susi Pudjiastuti PHK dan Rumahkan Karyawan Susi Air

"Susi air hampir 99% penerbangannyapun berhenti. Semua terkena dampak," ujar Susi