Luhut: Negeri Ini Bukan Negeri Satu Orang Luhut Panjaitan di Solo (MP/Ismail)

Merahputih.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap masyarakat untuk tenang jelang pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres. Berdasarkan laman resmi MK, sidang pembacaan akan akan diumumkan Kamis, 27 Juni pukul 12.30 WIB.

"Kami harap semua tenang-tenang lah, kan bagaimana pun negeri ini negeri kita ramai-ramai bukan negeri satu orang," ujar Luhut di kompleks parlemen, Selasa (25/6).

BACA JUGA: Digelar Terbatas, Ini Aturan dari MK untuk Sidang Putusan Sengketa Pilpres

Luhut juga mendorong bagi para pendukung Prabowo Subianto untuk menuruti imbauan calon presiden nomor urut 02 itu yang sebelumnya meminta para pendukungnya untuk tidak turun ke jalan menjelang putusan MK.

Pemerintah, kata Luhut, optimistis situasi akan kondusif saat putusan MK tersebut apalagi kedua tokoh baik Joko Widodo dan Prabowo Subianto berhubungan baik.

"Saya kira dengan kedewasaan kita semua, mestinya sudah tidak masalah," jelas dia.

Ilustrasi: Sidang PHPU di MK. Foto: ANTARA

Untuk diketahui, MK kini tengah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan penjelasan tentang pembatasan jumlah peserta sidang yang hadir saat pembacaan putusan permohonan yang diajukan kubu 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu.

"Kewajiban MK hanya mengirimkan surat panggilan tentu nanti akan ada koordinasi siapa yang hadir di ruang sidang nanti seperti halnya sidang kemarin ada kebijakan kuota atau pembatasan tempat duduk nanti," jelas Juru Bicara (Jubir) MK Fajar Laksono.

BACA JUGA: Ketika Jokowi Sangat Ingin Berekonsiliasi dengan Prabowo

"Nah tentu akan dikoordinasikan oleh Mahkamah Konstitusi dari pihak ini siapa yang akan hadir dari pihak ini siapa yang hadir itu akan terus dikoordinasikan," sambung dia. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH