Luhut Ingin Program Baik di KKP Jangan Berhenti Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Kemenko Marves).

Merahputih.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Menteri Kelautan dan Perikanan ad interim Luhut Binsar Pandjaitan meminta jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tetap menjalankan program kementerian dan pekerjaan seperti biasa.

"Pokoknya program yang baik jangan terhenti, kita lakukan evaluasi jika ada yang perlu diperbaiki," kata Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (26/11).

Baca Juga:

OTT Menteri Edhy Prabowo, KPK Sita Tas Louis Vuitton hingga Jam Rolex

Luhut menyampaikan pesan tersebut saat memanggil Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar dan Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Tb Haeru Rahayu ke Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Kamis (26/11).

Permintaan tersebut juga sesuai dengan arahan Presiden Jokowi agar jajaran KKP memastikan pekerjaan di Kementerian Kelautan dan Perikanan tetap berjalan.

Menteri Edhy Prabowo
Menteri Edhy Prabowo. (Foto: MP/Ponco Sulaksono).

Luhut akan menggelar rapat dengan seluruh jajaran eselon 1 dan 2 KKP. Dalam kesempatan itu, Luhut meminta Sekjen KKP menyiapkan daftar pending issues yang perlu diputuskan oleh Menteri KP ad interim.

"Jangan sampai ada istilah tidak bisa dilakukan karena tidak ada menteri," tegas Luhut.

Baca Juga:

Menteri Edhy Mundur Dari Kabinet dan Partai Gerindra

Sebelumnya, sebagaimana dikutip Antara, Luhut ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan ad interim menyusul penetapan Edhy Prabowo sebagai salah satu tersangka kasus suap izin ekspor benih lobster pada Kamis dini hari.

Kementerian Kelautan dan Perikanan berada di bawah koordinasi Kemenko Kemaritiman dan Investasi. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gempa di Nias Utara Dirasakan Sampai Gunungsitoli
Indonesia
Gempa di Nias Utara Dirasakan Sampai Gunungsitoli

Sebagian besar merasakan getaran gempa bahkan ada warga yang panik dan lari sambil memberitahu tetangga kalau ada gempa.

Polisi Cek Keamanan Makanan yang Dimakan Rizieq di Rutan Narkoba
Indonesia
Polisi Cek Keamanan Makanan yang Dimakan Rizieq di Rutan Narkoba

Polisi juga secara berkala melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Rizieq

Delapan Pelaku Tawuran Berujung Kematian di Kemayoran Ditangkap
Indonesia
Delapan Pelaku Tawuran Berujung Kematian di Kemayoran Ditangkap

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap delapan pelaku tawuran berujung kematian terhadap ML (31) di kawasan Utan Panjang, Jakarta Pusat, Rabu (19/5).

Pusat Vaksinasi Shopee di Bandung Target 10 Ribu Sasaran
Indonesia
Pusat Vaksinasi Shopee di Bandung Target 10 Ribu Sasaran

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin didampingi Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meninjau Pusat Vaksinasi Shopee di Kiara Artha Park.

Ketua PBNU Minta Israel Hentikan Agresi Militer ke Palestina
Indonesia
Ketua PBNU Minta Israel Hentikan Agresi Militer ke Palestina

Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj meminta Israel untuk menghentikan agresi militer ke jalur Gaza, Palestina.

Presiden Jokowi Kukuhkan 68 Anggota Paskibraka 2021
Indonesia
Presiden Jokowi Kukuhkan 68 Anggota Paskibraka 2021

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengukuhkan 68 anggota Pasukan Pengibar Bendara Pusaka (Paskibraka) di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (12/8).

Polisi Amankan Ratusan Simpatisan Rizieq Shihab, Ada yang Bawa Sajam
Indonesia
Polisi Amankan Ratusan Simpatisan Rizieq Shihab, Ada yang Bawa Sajam

Satria menyebut dari ratusan simpatisan yang diamankan, pihaknya menemukan adanya senjata tajam (sajam) jenis pisau dari para pendukung mantan pentolan FPI it

KPK Sebut Laporan Harta Kekayaan 52 Pejabat Eksekutif Tidak Akurat
Indonesia
KPK Sebut Laporan Harta Kekayaan 52 Pejabat Eksekutif Tidak Akurat

Tim Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan banyak Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang tidak akurat.

Kapolri Pengganti Idham Azis Harus Bisa Merangkul dan Mendengar
Indonesia
Kapolri Pengganti Idham Azis Harus Bisa Merangkul dan Mendengar

Masa sidang DPR kali ini berlangsung cukup singkat

Masuk ke Seluruh Fasilitas Publik Bakal Diwajibkan Pakai Aplikasi Peduli Lindungi
Indonesia
Masuk ke Seluruh Fasilitas Publik Bakal Diwajibkan Pakai Aplikasi Peduli Lindungi

Penggunaan Peduli Lindungi agar mencegah laju pertumbuhan COVID-19 di tengah pelonggaran aktivitas warga yang saat ini telah berlaku.