Luhut Batal Ketemu Prabowo, Padahal Mau Bisiki Nasihat Penting Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan. (Foto: merahputih.com/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memberi saran kepada calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subiatno agar tidak terprovokasi orang-orang di sekitarnya terkait proses penghitungan hasil pemilihan presiden (pilpres) 2019.

"Ya Pak Probowo kan orang baik, jadi saya hanya titip saja mau bilang jangan terlalu didengari lah pikiran-pikiran yang terlalu gak jelas basisnya karena Pak Prabowo orang rasional," kata Luhut, di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Senin (22/4).

Luhut juga mengingatkan kepada senior atau elite partai di sekitar Prabowo agar menahan diri berkomentar untuk hal-hal yang belum jelas. Mereka juga diminta harus memberikan informasi yang sahih kepada Prabowo.

"Tapi Pak Prabowo orang arif, dia tahu apa yang harus dilakukan hanya titip saja orang-orang di sekitarnya jangan memberi informasi-informasi yang tidak benar, saya juga kenal orang-orang di sekitarnya," tutup Luhut.

Luhut
Menko Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan (MP/Ismail)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo yang juga calon presiden petahana mengatakan sudah mengutus seseorang untuk berbicara dengan Prabowo Subianto. Direktur Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menjelaskan Luhut yang diutus untuk menemui Prabowo.

Namun, pertemuan yang seharusnya akan dilakukan di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara pada Minggu (22/4) itu batal. Kemarin, Prabowo punya agenda internal di kediamannya di Hambalang, Bogor yaitu memantau dan melakukan tabulasi terhadap penghitungan suara di semua daerah.

Capres Prabowo Subianto. Foto: BPN

Dilansir Antara, Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sendiri sudah tiga kali mendeklarasikan kemenangan pada 17-18 April lalu. Deklarasi itu menurut Prabowo berdasarkan hasil "real count" yang dilakukan oleh tim internal BPN. Prabowo mengklaim menang berdasarkan lebih dari 62 persen "real count" dari formulir C1 yang telah rekapitulasi.

Pada Jumat (19/4) Prabowo yang didampingi Amien Rais, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, dan sejumlah tokoh bahkan melakukan selamatan dan menegaskan bahwa mereka tidak percaya lembaga survei. Bahkan, Prabowo menyuruh lembaga survei pindah ke Antartika. (*)



Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH